News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Babak Baru Kasus Sritex, Kejagung Periksa Duo Iwan Lukminto dan Petinggi Bank BJB hingga Bank DKI

Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung kembali memeriksa sejumlah saksi terkait kasus korupsi kredit PT Sritex.
Rabu, 11 Juni 2025 - 16:15 WIB
Iwan Setiawan Lukminto ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus korupsi kredit Sritex.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa dua orang Direktur Utama (Dirut) masing-masing dari PT Sri Rejeki Isman (PT Sritex) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) sebagai saksi terkait perkara dugaan korupsi pemberian kredit kepada Sritex.

Selain Dirut, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung juga memeriksa 3 orang anggota direksi Bank BJB sebagai saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung mengatakan, Tim Jaksa Penyidik Jampidsus pemeriksaan pada Selasa, 10 Juni 2025 dilakukan terhadap 13 orang saksi dari tiga bank BPD, PT Sritex dan anak usahanya, serta perusahaan penggugat Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) PT Sritex.

"Tiga belas orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usaha atas nama Tersangka ISL dkk,"

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, dalam keterangan resmi, Rabu (11/6/2025).

Periksa Adik Tersangka ISL

Menurut Kapuspenkum, Dirut PT Sritex yang diperiksa Jaksa Penyidik JAM PIDSUS adalah inisial IKL.

Mengutip laman Sritex.co.id, posisi Dirut di perusahaan tekstil yang berlokasi di Sukoharjo, Solo terakhir kali dijabat oleh Iwan Kurniawan Lukminto yang merupakan adik dari Tersangka Iwan Setiawan Lukminto (ISL).

Sebelumnya, Iwan Kurniawan yang telah bergelut dalam dunia pertekstilan lebih dari 20 tahun itu menjabat sebagai wakil Dirut sejak tahun 2014 sampai 2023.

Pemeriksaan IKL merupakan yang kedua kali dilakukan Jaksa Penyidik JAM PIDSUS. Sebelumnya pria yang juga menjabat Dirut PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industri, dan PT Primayudha Mandiri Jaya pernah diperiksa sebagai saksi pada 3 Juni 2025.

Selain IKL, Jaksa Penyidik juga memanggil direksi perusahaan yang terafiliasi dengan PT Sritex berinisial LW. Yang bersangkutan merupakan direktur dari PT Adi Kencana Mahkota Buana.

Saksi Direksi Bank BJB

Pada pemeriksaan kali ini, Kejagung juga memanggil Dirut dan jajaran direksi Bank BJB untuk diperiksa sebagai saksi. Orang nomor satu BPD di Jabar dan Banten yang diperiksa itu adalah inisial YR.

Sementara anggota direksi yang dipanggil menjadi saksi adalah RL selaku Direktur Informasi Teknologi (IT) dan Treasury,  NK selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, SRT selaku Direktur Keuangan dan Retail, serta TS selaku Direktur Operasi PT Bank BJB.

Masih dari kalangan perbankan, Kejagung juga menghadirkan empat  orang saksi dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) dan PT Bank DKI. Saksi dari BPD Jateng yang diperiksa sebagi saksi adalah inisial NLH yang bekerja sebagai karyawan bank daerah tersebut.

Sisanya adalah tiga saksi dari Bank DKI yaitu dua orang karyawan dari Departemen Pencarian Pinjaman Tahun 2020 masing-masing inisial PD selaku Asisten dan HH selaku officer.

Periksa Adik Tersangka ISL

Menurut Kapuspenkum, Dirut PT Sritex yang diperiksa Jaksa Penyidik Jampidsus adalah inisial IKL.

Mengutip laman Sritex.co.id, posisi Dirut di perusahaan tekstil yang berlokasi di Sukoharjo, Solo terakhir kali dijabat oleh Iwan Kurniawan Lukminto yang merupakan adik dari Tersangka Iwan Setiawan Lukminto (ISL).

Sebelumnya, Iwan Kurniawan yang telah bergelut dalam dunia pertekstilan lebih dari 20 tahun itu menjabat sebagai wakil Dirut sejak tahun 2014 sampai 2023.

Pemeriksaan IKL merupakan yang kedua kali dilakukan Jaksa Penyidik JAM PIDSUS. Sebelumnya pria yang juga menjabat Dirut PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industri, dan PT Primayudha Mandiri Jaya pernah diperiksa sebagai saksi pada 3 Juni 2025.

Selain IKL, Jaksa Penyidik juga memanggil direksi perusahaan yang terafiliasi dengan PT Sritex berinisial LW. Yang bersangkutan merupakan direktur dari PT Adi Kencana Mahkota Buana.

Saksi Direksi Bank BJB

Pada pemeriksaan kali ini, Kejagung juga memanggil Dirut dan jajaran direksi Bank BJB untuk diperiksa sebagai saksi. Orang nomor satu BPD di Jabar dan Banten yang diperiksa itu adalah inisial YR.

Sementara anggota direksi yang dipanggil menjadi saksi adalah RL selaku Direktur Informasi Teknologi (IT) dan Treasury,  NK selaku Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, SRT selaku Direktur Keuangan dan Retail, serta TS selaku Direktur Operasi PT Bank BJB.

Masih dari kalangan perbankan, Kejagung juga menghadirkan empat  orang saksi dari Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (BPD Jateng) dan PT Bank DKI. Saksi dari BPD Jateng yang diperiksa sebagi saksi adalah inisial NLH yang bekerja sebagai karyawan bank daerah tersebut.

Sisanya adalah tiga saksi dari Bank DKI yaitu dua orang karyawan dari Departemen Pencarian Pinjaman Tahun 2020 masing-masing inisial PD selaku Asisten dan HH selaku officer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu saksi lain dari Bank DKI adalah inisial FSP selaku Pemimpin Group Administrasi Kredit dan Pembiayaan tahun 2020.

Kejagung juga memeriksa dua orang saksi yang menjadi pengacara CV Prima Karya selaku Penggugat PKPU PT Sritex masing-masing berinisial SMT dan ER. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT