News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian PKP: Rumah Subsidi 18 Meter Persegi Cuma Opsi Tambahan

Sri menjelaskan usulan tersebut bertujuan untuk merespons kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda, yang menginginkan rumah subsidi dekat lokasi kerja.
Kamis, 12 Juni 2025 - 11:11 WIB
Ilustrasi Rumah Subsidi
Sumber :
  • tvOnenews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyatakan usulan rumah subsidi seluas 18 meter persegi bersifat opsi tambahan, bukan menggantikan regulasi sebelumnya.

“Itu tidak diganti, tetapi kami menambah fiturnya. Nanti masyarakat yang akan memilih opsinya,” kata Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati saat ditemui usai rapat koordinasi lanjutan di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dikutip Kamis (12/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri menjelaskan usulan tersebut bertujuan untuk merespons kebutuhan masyarakat, terutama generasi muda, yang menginginkan rumah subsidi dekat lokasi kerja.

Seiring dengan harga lahan yang kian mahal, pemerintah membuat skema desain rumah yang lebih kecil agar harganya tetap bisa dijangkau oleh masyarakat.

“Jadi, tujuannya agar (rumah subsidi) bisa mendekat ke perkotaan atau dengan harga yang lebih baik, sehingga masyarakat desil tertentu yang selama ini tidak berpikir bisa memiliki rumah, nantinya mereka bisa punya rumah,” jelas Sri.

Dengan kehadiran berbagai pilihan, masyarakat bisa memilih rumah subsidi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Sebagai contoh, lanjut dia, masyarakat yang sudah memiliki anak kemungkinan akan mengambil rumah dengan ukuran yang lebih besar.

Sedangkan bagi yang lajang bisa memilih rumah lebih kecil dengan harga yang juga relatif lebih murah.

Menurut Sri, wilayah yang menjadi sasaran utama pembangunan rumah subsidi termasuk metropolitan dan aglomerasi. Dalam konteks ini, wilayah di luar Jabodetabek juga menjadi cakupan target pembangunan.

Rencana ini masih dalam proses pembahasan. Kementerian PKP berencana untuk mengundang berbagai asosiasi dan ahli, seperti Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), guna menyempurnakan regulasi.

Sri pun menyebut pengembang dan perbankan menyambut baik inisiatif ini. Mereka juga aktif memberikan masukan teknis kepada pemerintah, seperti lebar bangunan.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho memastikan pembiayaan rumah subsidi tetap menggunakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dengan skema 75 persen APBN dan 25 persen perbankan.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah berencana untuk memperkecil luas tanah dan bangunan rumah subsidi sebagaimana yang tertuang dalam draf Keputusan Menteri PKP Nomor/KPTS/M/2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk rumah tapak, luas tanah paling kecil akan menjadi 25 meter persegi dan paling tinggi 200 meter persegi.

Sementara, luas bangunan diatur paling rendah 18 meter persegi dan paling luas 36 meter persegi. (ant/nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, mengungkapkan sejumlah atlet panjat tebing Indonesia sempat mendapatkan tawaran berpindah kewarganegaraan Turki.
Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Persija Jakarta siap curi tiga poin dari Bhayangkara FC di Lampung. Mauricio Souza tetap percaya diri meski lawan sedang dalam tren tak terkalahkan.
Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga alami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Tiga Jenazah Prajurit TNI Siap Dipulangkan, 90 Personel Gabungan Dikerahkan di Bandara Soetta

Tiga Jenazah Prajurit TNI Siap Dipulangkan, 90 Personel Gabungan Dikerahkan di Bandara Soetta

Polda Metro Jaya mengerahkan 90 personel gabungan untuk menjaga pengamanan kedatangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon.
Manfaatkan Jeda F1 2026, Scuderia Ferrari Komitmen Kejar Ketertinggalan dari Mercedes

Manfaatkan Jeda F1 2026, Scuderia Ferrari Komitmen Kejar Ketertinggalan dari Mercedes

Tim Scuderia Ferrari memanfaatkan jeda panjang Formula 1 untuk mengejar ketertinggalan dari Mercedes-AMG Petronas Formula One Team
Erick Thohir Beberkan Jadwal Padat John Herdman Bersama Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2025: 3 Ajang Sekaligus

Erick Thohir Beberkan Jadwal Padat John Herdman Bersama Timnas Indonesia Usai FIFA Series 2025: 3 Ajang Sekaligus

Ketum PSSI Erick Thohir ungkap jadwal padat Timnas Indonesia 2026. John Herdman harus hadapi tiga turnamen beruntun, dari FIFA Matchday hingga AFF dan ASEAN Cup

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT