News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

API Tanggapi Isu BMAD: Tak Benar Pemerintah Dukung Impor Ilegal

API membantah tuduhan APSyFI soal mafia BMAD. Pemerintah punya data akurat. Tudingan PHK massal hingga impor ilegal dinilai ngawur.
Rabu, 25 Juni 2025 - 13:02 WIB
Badai PHK Hantam Industri Tekstil dan Produk Tekstil di Tengah Rencana BMAD
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Panas! Konflik internal di tubuh industri tekstil nasional makin memuncak. Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) secara terbuka membantah keras tudingan dari Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) yang menuding pemerintah ditunggangi mafia dalam pembatalan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD).

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan API, Anne Patricia Sutanto, menyebut tudingan tersebut “keji dan ngawur”. Ia menegaskan, keputusan pemerintah menolak pemberlakuan BMAD dilakukan melalui proses diskusi panjang dan terbuka, yang melibatkan semua pihak, termasuk APSyFI sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sudah beberapa kali pemerintah mengundang API, APSyFI, hingga APINDO. Mereka juga ikut hadir dan mendengar langsung pemaparan. Tapi sekarang malah menuduh seenaknya,” tegas Anne kepada wartawan, Rabu (25/6/2025).

Impor Ilegal? Tuduhan Tak Berdasar!

Anne juga membantah keras tudingan bahwa pemerintah mendukung impor ilegal akibat pembatalan BMAD. Menurutnya, pernyataan itu sangat tidak bertanggung jawab.

Ia menekankan, Kementerian Perindustrian selama ini justru aktif memberantas impor ilegal, dengan memperkuat regulasi dan penerapan sistem berbasis data seperti siiNas, PI, dan Pertek agar harmonisasi produksi dan impor tetap sesuai prinsip ekonomi Pancasila.

Soal PHK Massal, API Balik Serang

Pernyataan APSyFI soal PHK besar-besaran dan ancaman penutupan industri TPT juga dinilai sebagai bentuk provokasi tanpa dasar. Anne menegaskan, justru industri hulu yang tidak efisien bisa menjadi beban bagi industri tekstil hilir nasional.

“Anggota APSyFI banyak yang belum merevitalisasi mesin dan masih dibebani biaya raw material tinggi. Tapi malah menyalahkan industri hilir? Itu tidak masuk akal,” katanya.

Dukung Penuh Pemerintah Prabowo-Gibran

API bersama APINDO tetap menyatakan dukungan terhadap keputusan pemerintah dalam menolak BMAD. Mereka yakin pemerintah memiliki data yang lebih lengkap dan akurat, serta mempertimbangkan dampaknya terhadap industri tekstil nasional secara menyeluruh.

“Kalau APSyFI tidak puas, perbaiki dulu data anggotanya. Jangan sampai nanti Indonesia ditantang negara lain di WTO gara-gara data BMAD tidak bisa dipertanggungjawabkan,” sindir Anne.

Reputasi Indonesia Dipertaruhkan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, API meminta APSyFI untuk berhenti menyebar tuduhan yang bisa memperkeruh iklim industri nasional. Tuduhan sembarangan kepada kementerian atau lembaga negara bisa berdampak negatif terhadap reputasi Indonesia di mata dunia internasional.

“Kalau tuduhan ini dijadikan dasar negara lain menggugat Indonesia di WTO, yang rugi siapa? Semua. Jadi mari benahi data dan bangun kolaborasi, bukan menyebar konflik,” pungkas Anne. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan sinyal kuat bahwa dua tembok kokoh lini belakang Skuad Garuda, Kevin Diks dan Jay Idzes, dipastikan masuk dalam
Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

IRARI Jatim akhirnya buka suara terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret TFR. Organisasi membentuk tim independen dan menegaskan keselamatan
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Ini Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 Agustus 2026: Virgo Dapat Peran Penting

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Ini Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 Agustus 2026: Virgo Dapat Peran Penting

Memasuki 11 Agustus 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki momentum positif dalam urusan karier. Siapa saja yang penuh keberuntungan di tempat kerja besok?
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Hyundai Hillstate Resmi Lepas Outside Hitter Muda Seo Ji-hye Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate Resmi Lepas Outside Hitter Muda Seo Ji-hye Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate resmi melepas outside hitter muda, Seo Ji-hye jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027. Kabar tersebut diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi klub pada Senin (10/8/2026) pagi WIB.
Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Investor Pasar Modal Tetap Penuh Senyum

Ekonomi RI Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Investor Pasar Modal Tetap Penuh Senyum

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29 persen pada kuartal II 2026 menjadi salah satu modal penting untuk menjaga kepercayaan investor.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT