GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mau Bayar Utang ke Bank Mandiri, MD Entertainment Bidik Rp791,82 Miliar Lewat Right Issue: SBS Korea Suntik Modal Jumbo

MD Entertainment berupaya menghimpun dana segar ratusan miliar rupiah melalui right issue guna membayar utang dan memperkuat ekspansi bisnis di industri hiburan.
Sabtu, 28 Juni 2025 - 20:27 WIB
PT MD Entertainment Tbk (FILM).
Sumber :
  • MD Entertainment

Jakarta, tvOnenews.com - PT MD Entertainment Tbk (FILM) resmi meluncurkan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) alias right issue.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat struktur modal perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui aksi tersebut, MD Entertainment berupaya menghimpun dana segar untuk membayar utang dan memperkuat ekspansi bisnis di industri hiburan yang semakin kompetitif.

Selain untuk memperbaiki posisi keuangan, langkah ini juga ditujukan agar perusahaan memiliki ruang lebih dalam menjawab tantangan pertumbuhan digital.

Sebanyak 989.778.796 saham baru akan diterbitkan melalui right issue ini, dengan target perolehan dana sebesar Rp791,82 miliar.

Setiap pemegang 10 saham lama mendapatkan satu Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Salah satu sorotan dalam aksi ini adalah masuknya perusahaan media ternama asal Korea Selatan, SBS Co., Ltd., sebagai investor strategis.

SBS diketahui memperoleh 413,8 juta HMETD dari pengalihan hak milik PT MD Corp Enterprises.

Selain itu, SBS telah menyatakan komitmen penuh untuk mengeksekusi seluruh hak tersebut. Total nilai investasinya mencapai US$20 juta atau setara Rp331 miliar.

Direktur Utama FILM Manoj Punjabi, juga memastikan akan mengeksekusi semua HMETD yang menjadi haknya, termasuk HMETD yang ia peroleh dari pembelian hak milik PT MD Corp Enterprises.

Dana akan Dipakai untuk Bayar Utang ke Bank Mandiri

Dana hasil pelaksanaan PMHMETD I ini sebagian besar akan digunakan untuk melunasi pinjaman kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk senilai Rp748,2 miliar.

Diketahui bahwa utang tersebut digunakan dalam pengambilalihan PT MDTV Media Technologies Tbk (dahulu PT Net Visi Media Tbk atau NET TV) beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, sisa dana yang akan diserok dari right issue tersebut akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja, termasuk produksi film dan operasional lainnya.

"Sisanya akan digunakan untuk modal kerja (working capital) Perseroan termasuk namun tidak terbatas untuk biaya produksi film, konten, gaji karyawan, dan biaya utilitas seperti biaya rutin operasional yang mencakup listrik, air dan internet," tulis manajemen MD FILM dalam prospektus yang dirilis di Bursa Efek Indonesia, Sabtu (28/6/2025).

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban bunga perusahaan, memperbaiki rasio keuangan, dan memperkokoh fondasi pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika industri hiburan digital yang semakin menantang.

SBS Co., Ltd. sendiri dikenal sebagai salah satu raksasa media dan hiburan di Korea Selatan.

Mereka mengoperasikan layanan televisi dan radio nasional serta unggul dalam produksi drama, program variety, dan berita.

Selain itu, SBS juga aktif mendistribusikan konten dan membangun kemitraan strategis di berbagai negara Asia, sehingga berperan penting dalam mendorong pengaruh budaya pop Korea di pasar global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran SBS sebagai investor strategis dalam aksi right issue MD Entertainment tidak hanya memberi dukungan finansial, tetapi juga membuka peluang kemitraan global yang dapat memperluas jangkauan konten MD di pasar internasional.

Lewat upaya pelunasan utang dan penguatan modal kerja, MD tampaknya cukup serius menyongsong era baru industri hiburan digital yang semakin kompetitif. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Cium Pipi dan Bibir Jadi Pemandangan Biasa yang Dilakukan Kiai Ashari kepada Santriwati di Ponpes Ndholo Kusumo Pati

Menurut keterangan korban, aksi Kiai Ashari yang sering mencium pipi dan bibir santriwati menjadi fenomena yang biasa terjadi di Ponpes Ndholo Kusumo Pati.
Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT