News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Ajaib Sekuritas Sebut Tak Ada Kejanggalan dalam Kisruh Transaksi Rp1,8 Miliar, Investor: Bohong Besar!

Investor membantah keras Direktur Utama Ajaib yang menyatakan tidak ditemukan adanya kejanggalan dalam proses maupun hasil transaksi senilai Rp1,8 miliar.
Selasa, 8 Juli 2025 - 22:58 WIB
Pernyataan Direktur Ajaib soal transaksi saham Rp1,8 miliar dibantah nasabah.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus sengkarut investasi yang viral antara Ajaib Sekuritas dan investor asal Bali bernama I Nyoman Tri Atmajaya Putra masih memanas.

Belum lama ini, Direktur Utama Ajaib Sekuritas Juliana  telah buka suara terkait sengkarut transaksi saham senilai Rp 1,8 miliar yang viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara terbuka, Juliana menegaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi internal pihak Ajaib, tidak ditemukan adanya kejanggalan dalam proses maupun hasil transaksi yang dilakukan Nyoman.

Ia juga menjelaskan bahwa nasabah tersebut memang aktif bertransaksi hingga miliaran dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami telah melakukan penelusuran menyeluruh terhadap transaksi yang dimaksud dan tidak menemukan indikasi adanya kejanggalan. Selama beberapa tahun terakhir, nasabah bersangkutan telah aktif bertransaksi dalam jumlah miliaran rupiah, dengan portofolio saham yang juga bernilai lebih dari Rp1 miliar," ujar Juliana dalam pernyataan resminya yang diunggah di akun Instagram Ajaib, dikutip Selasa (8/7/2025).

Terkait tanda tanya soal bagaimana nasabah bisa melakukan transaksi senilai lebih dari Rp1 miliar, Juliana menilai bahwa itu sejalan dengan nilai portofolio saham Nyoman yang memang besar.

Juliana juga yakin bahwa transaksi itu melalui proses otentikasi di perangkat ponsel (trusted device) yang terdaftar di sistem Ajaib.

"Kami juga tidak menemukan kejanggalan apapun dalam prosesnya. Sebab, transaksi tersebut telah melewati proses konfirmasi di handphone beliau," jelasnya.

Bantahan Keras Investor

Terkait respons Dirut Ajaib, Nyoman membantahnya dengan keras. Ia menjelaskan bahwa pola transaksi yang dilakukannya setiap hari selalu konsisten.

Nyoman justru heran dengan pernyataan dirut yang mendasarkan transaksi tersebut wajar lantaran portofolionya sebagai nasabah saat ini sudah miliaran.

"Lalu karena kebetulan sekarang nilai portofolio saya sudah miliaran, yang saya kumpulkan dengan disiplin nabung selama 3 tahun lebih, kok logikanya jadi dibalik? Transaksi abnormal ini dianggap wajar?" ujar pria yang disapa Niyo tersebut.

Lebih lanjut, Niyo menjelaskan bahwa tidak pernah ada konfirmasi yang diterima soal pre-order senilai Rp1,8 miliar.

Ia tetap tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah merasa melakukan transaksi besar tersebut.

"Bohong besar. Nggak pernah ada konfirmasi pre order yang muncul di layar saya. Langsung kebeli saham senilai Rp1,8 miliar tanpa seizin dan sepengetahuan saya," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Niyo pun lantas meminta Ajaib untuk jujur dan tidak membohongi nasabah.

"Jangan akali nasabah paka kata konfirmasi pre order kalau kenyataannya nggak pernah ada konfirmasi apapun yang saya klik. Kalau memang benar ada, Ajaib pasti menunjukkan log-nya pada saat saya meminta secara resmi pada 30 Juni 2025," pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT