News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Celios Adukan BPS ke PBB, Minta Investasi Kejanggalan Data Pertumbuhan Ekonomi 5,12 Persen

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menilai data yang dirilis BPS tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil.
Minggu, 10 Agustus 2025 - 08:30 WIB
Ilustrasi gedung perkantoran di Jakarta.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyurati Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar turun tangan mengaudit Badan Pusat Statistik (BPS) soal laporan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12 persen pada kuartal II 2025.

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menilai data yang dirilis BPS tersebut tidak sesuai dengan kondisi riil. Ia menegaskan BPS seharusnya bebas dari kepentingan politik, transparan, dan menjaga integritas data.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Surat yang dikirimkan ke PBB memuat permintaan untuk meninjau ulang data pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2025 yang sebesar 5,12 persen yoy," ujar Bhima dalam keterangannya, dikutip Minggu (10/8/2025).

CELIOS meminta Badan Statistik PBB, yakni United Nations Statistics Division (UNSD) dan UN Statistical Commission melakukan investigasi teknis atas metode penghitungan produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Hal yang paling disorot khususnya data di kuartal II 2025.

Bhima mengklaim sudah melihat ulang seluruh indikator yang disampaikan BPS. Akan tetapi, fakta yang ditemukannya justru berbeda.

Misalnya, klaim BPS soal industri manufaktur yang tumbuh tinggi terjadi ketika Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur tercatat kontraksi.

"Porsi manufaktur terhadap PDB juga rendah, yakni 18,67 persen dibanding kuartal I 2025 yang sebesar 19,25 persen. Artinya, deindustrialisasi prematur terus terjadi. Data PHK (pemutusan hubungan kerja) massal terus meningkat dan industri padat karya terpukul oleh naiknya berbagai beban biaya. Jadi, apa dasarnya industri manufaktur bisa tumbuh 5,68 persen yoy?," terang Bhima.

Direktur Ekonomi CELIOS Nailul Huda juga menilai ada keanehan karena pertumbuhan kuartal II 2025 justru lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang ada momen Ramadan dan Idulfitri. Ia menilai ada kejanggalan dan anomali dari laporan BPS tersebut.

Ekonomi Indonesia di kuartal I 2025 hanya tumbuh 4,87 persen secara tahunan. Secara historis, pertumbuhan ekonomi lebih besar pada kuartal yang memiliki momen puasa dan lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Direktur Kebijakan Fiskal CELIOS Media Wahyu Askar menilai tekanan institusional atau intervensi dalam penyusunan data oleh BPS bertentangan dengan fundamental principles of official statistics.

"Data yang kredibel bukan hanya persoalan teknis, tetapi berdampak langsung terhadap kredibilitas internasional Indonesia dan kesejahteraan rakyat. Data ekonomi yang tidak akurat, khususnya jika pertumbuhan dilebih-lebihkan, dapat menyesatkan pengambilan kebijakan," ujar Media.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Palu, Sulawesi Tengah, diguncang gempa Magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 10:27 WIB. 
Buktikan Kualitas Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A 

Buktikan Kualitas Pendidikan dan Inklusi Nyata, SMP Labschool UNY Yogyakarta Raih Akreditasi A 

SMP Labschool UNY Yogyakarta terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang progresif.
Selat Hormuz Dibuka, Pengamat: Harga Minyak Turun Potensi Redam Tekanan Inflasi Global

Selat Hormuz Dibuka, Pengamat: Harga Minyak Turun Potensi Redam Tekanan Inflasi Global

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas menilai, pembukaan Selat Hormuz menjadi faktor penting yang berpotensi mengubah arah pergerakan harga energi dalam beberapa bulan ke depan.
Profil Vozinha, Kiper Tanjung Verde Berusia 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026

Profil Vozinha, Kiper Tanjung Verde Berusia 40 Tahun yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026

Profil Vozinha, kiper 40 tahun Tanjung Verde yang tampil gemilang saat menahan Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026. Simak kisah haru hingga perjalanan kariernya.
Patroli Cegah Tawuran di Bekasi, Brimob Polda Metro Jaya Amankan Satu Pria Diduga Terlibat Penyalahgunaan Obat Terlarang

Patroli Cegah Tawuran di Bekasi, Brimob Polda Metro Jaya Amankan Satu Pria Diduga Terlibat Penyalahgunaan Obat Terlarang

Tim Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan seorang remaja diduga terlibat dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang di Kabupaten Bekasi.
Terjadi Gempa Magnitudo 6,7, Pasien RS Anuntaloko Parigi Langsung Dievakuasi

Terjadi Gempa Magnitudo 6,7, Pasien RS Anuntaloko Parigi Langsung Dievakuasi

Gempa Magnitudo 6,7 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6/2026). 

Trending

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Wasit Liga Indonesia Bertingkah di Piala Dunia, Bikin Gestur White Supremacy: Untungnya Dibela FIFA

Seorang wasit yang memiliki rekam jejak pernah memimpin pertandingan di kompetisi Liga Indonesia Shaun Evans sempat menjadi sorotan tajam di Piala Dunia 2026 ..
Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Jersey Haiti Dianggap Bermuatan Politik, FIFA Larang Dipakai di Piala Dunia 2026

Kabar mengejutkan datang dari kontestan Piala Dunia 2026. Timnas Haiti terpaksa harus mengganti desain jersey yang sedianya bakal mereka gunakan sepanjang ... -
Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott Resmi Dipertahankan Ipswich Town untuk Musim 2026-2027, Kesempatan Pemain Timnas Indonesia Pertama di Liga Inggris Terbuka Lebar

Elkan Baggott sempat dirumorkan menjadi pemain yang hengkang dari klub setelah kepergian sang manajer tim, Kieran McKenna dari Ipswich Town. 
Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Debutan Kembali Bikin Geger, Giliran Tanjung Verde yang Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026

Skor akhir 0-0 membuat Tanjung Verde sukses mencuri perhatian dunia setelah menahan imbang raksasa Eropa, Spanyol pada laga Grup H, Senin (15/6/2026) waktu setempat.
Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Polisi Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Daftar G Ilegal, 14 Tersangka Ditangkap

Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat membongkar peredaran obat keras daftar G ilegal yang terjadi dalam periode Mei 2026 di wilayah hukumnya.
Tanpa Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Lolos ke Final Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Tanpa Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Lolos ke Final Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Meski tak diperkuat pemain asing maupun andalannya seperti Megawati Hangestri, namun Hyundai Hillstate nyatanya berhasil lolos ke finaal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Viral, Detik-detik Pria Diduga Lecehkan Anjing di Kafe Jakut, Ini Kata Polisi

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria terekam CCTV diduga melecehkan anjing di sebuah kafe di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT