News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Wujudkan Aksi Nyata di Hari Konservasi Alam Nasional 2025

Menyongsong HKAN 2025, Pertamina Patra Niaga lakukan aksi nyata untuk konservasi fauna, konservasi flora, dan konservasi ekosistem di berbagai wilayah operasional perusahaan.
Senin, 11 Agustus 2025 - 19:27 WIB
Pertamina Patra Niaga peringati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com – Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2025, Pertamina Patra Niaga kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui serangkaian program konservasi yang melibatkan masyarakat dan pemerintah daerah.

Mengusung tema “Hijaukan Hati, Hijaukan Negeri”, Pertamina Patra Niaga menghadirkan aksi nyata yang mencakup konservasi fauna, konservasi flora, dan konservasi ekosistem di berbagai wilayah operasional perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menegaskan bahwa konservasi alam merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Kami memahami bahwa keberlanjutan usaha sangat bergantung pada kelestarian alam. Di Hari Konservasi Alam Nasional ini, kami berupaya untuk terlibat aktif menjaga sumber daya alam demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (11/8/2025).

Sepanjang 2025, Pertamina Patra Niaga telah menjalankan berbagai inisiatif konservasi, di antaranya 14 program konservasi fauna di 20 wilayah operasional.

Fauna yang dilindungi mencakup: Kakaktua Paruh Bengkok, Gajah Sumatera, Rusa Timor, Rusa Bawean, Kuskus Beruang, Elang Bondol, Jalak Bali, Landak Jawa, Penyu Lekang, Penyu Hijau, Penyu Sisik, Maleo, Nuri Talaud, dan Bangau Bluwok.

Selain itu, perusahaan juga melaksanakan program konservasi flora di 14 wilayah operasional, mencakup 15 jenis flora langka dan endemik seperti: Anggrek Hitam Kalimantan, Kantong Semar, Saninten, Eukaliptus, Mangrove, Bunga Bangkai, Anggrek Bulan, Pohon Ulin, Anggrek Tebu, Edelweiss, Kayu Merbau, Anggrek Vanda Douglass, Pohon Pule, Cendana, dan Rafflesia Arnoldii.

Kepedulian Pertamina Patra Niaga terhadap ekosistem juga diwujudkan melalui 11 program konservasi ekosistem di 24 wilayah operasional, meliputi: Mangrove, Daerah Aliran Sungai, Terumbu Karang, Hutan Lindung, Hutan Mangrove, Lahan Kritis, Ekowisata Bahari, Kawasan Komersial Laut, serta Danau dan Rawa.

Pertamina Patra Niaga senantiasa berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pemerintah daerah untuk memastikan setiap program memberikan dampak berkelanjutan serta manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami percaya, merawat satwa, melindungi flora, dan mengedukasi masyarakat adalah investasi bagi generasi yang akan datang,” tambah Heppy.

Melalui rangkaian aksi di Hari Konservasi Alam Nasional 2025, Pertamina Patra Niaga berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan kehidupan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT