News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Soroti Tantiem BUMN: Siapa Saja yang Bisa Menerimanya?

Presiden Prabowo kritik tantiem BUMN. Lantas siapa saja penerima tantiem? Simak daftar Direksi dan Komisaris yang berhak serta aturan lengkapnya.
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 17:25 WIB
Kementerian BUMN
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan tantiem di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus ditinjau ulang.

Kepala Negara bahkan menyebut tantiem hanya akal-akalan, dan mempersilakan direksi maupun komisaris mundur dari jabatannya jika tidak sepakat dengan rencana penghapusan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, siapa sebenarnya penerima tantiem BUMN?

Apa Itu Tantiem BUMN?

Tantiem merupakan bentuk penghargaan finansial yang diberikan kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN. Pemberian ini diatur dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-3/MBU/03/2023.

Tantiem bisa diterima jika BUMN mencapai kondisi tertentu, misalnya:

  • Mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor,
  • Mencapai Key Performance Indicator (KPI) minimal 80%,
  • Tidak dalam kondisi merugi.

Siapa Saja yang Berhak Menerima Tantiem?

Berdasarkan aturan tersebut, penerima tantiem mencakup Direksi dan Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN dengan komposisi sebagai berikut:

  • Direktur Utama BUMN → menjadi acuan besaran tantiem (100% dalam aturan sebelumnya).
  • Wakil Direktur Utama → 90% dari Direktur Utama.
  • Anggota Direksi → 85% dari Direktur Utama.
  • Komisaris Utama/Ketua Dewan Pengawas → 45% dari Direktur Utama.
  • Wakil Komisaris Utama/Wakil Ketua Dewan Pengawas → 42,5% dari Direktur Utama.
  • Anggota Dewan Komisaris/Dewan Pengawas → 90% dari Komisaris Utama.

Selain itu, terdapat syarat tambahan, seperti kewajiban kehadiran minimal 75% rapat Dewan Komisaris/Dewan Pengawas dalam setahun agar berhak menerima tantiem.

Penetapan Tantiem Tetap Pertimbangkan Kinerja

Dalam aturan Pasal 76, penetapan tantiem mempertimbangkan kinerja perusahaan, kemampuan keuangan, serta faktor relevan lainnya. Artinya, meski jabatan menentukan proporsi, kondisi keuangan BUMN tetap menjadi penentu utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap Tegas Presiden Prabowo

Sorotan Presiden Prabowo terhadap tantiem memunculkan tanda tanya soal masa depan skema ini di BUMN. Jika penghapusan benar dilakukan, maka Direksi hingga Dewan Komisaris sebagai penerima utama yang akan terdampak langsung. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT