News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Incar Pajak dari Shadow Economy untuk Dongkrak Penerimaan Negara, Sri Mulyani: Banyak Sekali Kegiatan Ilegal

Sri Mulyani memaparkan pemerintah akan serius membidik shadow economy melalui Compliance Improvement Program (CIP) yang dirancang khusus untuk memperkuat kepatuhan pajak.
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:46 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan perkembangan pendapatan negara.
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Aktivitas ekonomi tersembunyi atau shadow economy yang selama ini dianggap menggerus penerimaan negara, kini sedang dalam bidikan pemerintah.

Upaya ini dilakukan melalui Compliance Improvement Program (CIP) yang dirancang khusus untuk memperkuat kepatuhan pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, prinsip utama dalam penyusunan program kepatuhan adalah keadilan.

Setiap wajib pajak, baik di sektor formal maupun informal, harus diperlakukan sesuai kemampuan ekonominya.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa UMKM tidak menjadi target utama dari program tersebut.

Sebaliknya, UMKM akan tetap mendapatkan dukungan berupa insentif dan fasilitas perpajakan agar tumbuh lebih sehat tanpa terbebani kewajiban yang melebihi kapasitasnya.

“Kami tidak akan memajaki yang bukan kemampuan mereka. Tapi, kalau ada yang memang kemampuannya sesuai peraturan perundang-undangan, itu yang akan terus kami tegakkan,” ujarnya dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026 di Jakarta, dikutip Sabtu (16/8/2025).

Untuk UMKM informal, pemerintah tetap mengedepankan fasilitas pajak sebagai bentuk dukungan. Misalnya, dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), ditetapkan pendapatan tidak kena pajak (PTKP) hingga Rp500 juta bagi UMKM wajib pajak orang pribadi.

Sementara UMKM dengan omzet Rp4,8 miliar dikenakan PPh final hanya 0,5 persen.

“Itu masih akan berlaku. Kami berharap itu akan membuat UMKM merasa diberikan pemihakan. Karena banyak sekali yang berpersepsi bahwa seluruh bidang usaha, terutama yang tidak mampu, terbebani dengan pajak tersebut,” jelas Sri Mulyani.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa strategi pemberantasan shadow economy berfokus pada aktivitas ilegal, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. 

Pada pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025, Presiden menegaskan komitmen menindak tambang ilegal yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

“Beliau melihat banyak sekali kegiatan ilegal yang menyebabkan kepatuhan itu menjadi salah satu tantangan yang sangat besar. Kami dari sisi penerimaan perpajakan akan melihat kepatuhan dari sisi itu,” ujar Sri Mulyani.

Dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026 disebutkan, pemberantasan shadow economy akan menjadi salah satu strategi mendongkrak penerimaan negara.

Penyusunan CIP pun sudah dimulai tahun ini bersamaan dengan kajian pemetaan aktivitas ilegal dan analisis intelijen untuk memperkuat penegakan hukum.

Sejauh ini, sejumlah langkah konkret sudah dilakukan. Antara lain integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) melalui sistem Coretax, pendataan wajib pajak baru lewat canvassing aktif, hingga penunjukan entitas luar negeri sebagai pemungut PPN untuk transaksi digital.

Ke depan, pemerintah akan memberi perhatian khusus pada sektor-sektor dengan aktivitas shadow economy tinggi, seperti perdagangan eceran, makanan dan minuman, perdagangan emas, serta perikanan. Sistem perpajakan juga akan terus diperkuat lewat Coretax dan pemanfaatan data OSS BKPM untuk memperluas basis UMKM.

Selain itu, pemerintah akan mengintensifkan pencocokan data dengan pelaku usaha digital yang belum teridentifikasi secara fiskal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapannya, langkah ini dapat memperkuat basis data perpajakan sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak secara menyeluruh.

Berdasarkan RAPBN 2026, target pendapatan negara tahun depan diproyeksi Rp3.147,7 triliun, dengan pertumbuhan 9,8% dan setoran pajak yang diharpakakan tumbuh 13,5%. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Viral Kecoa Terbang di Gerbong Wanita KRL, Penumpang Auto Teriak Histeris hingga Ngakak

Sebuah video memperlihatkan suasana para penumpang histeris saat ada seekor hewan serangga kecoa terbang dalam gerbong wanita KRL rute Bogor viral di medsos.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Turun Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Selasa (29/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia mengalami penurunan posisi karena belum berhasil menambah koleksi medali emas.
Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Diwarnai Dugaan Politik Uang, Muktamar ke-35 NU Dilaporkan ke KPK

Pihak yang mengatasnamakan KPK NU mendatangi gedung KPK Merah Putih, Jumat (25/9/2026) untuk melaporkan dugaan politik uang dalam serta transaksi dana dalam proses Muktamar ke-35 NU.
Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo dan 54 Narapidana Diperiksa, Buntut Viralnya "Fasilitas Mewah" Hasil Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong

Beberapa waktu lalu Ferdy Sambo menuai perhatian publik usai viralnya kabar Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Simak fakta terbarunya dari Ditjenpas.
Zigo Rolanda Jadi Calon Tunggal Ketua Umum AMPI Periode 2027-2031

Zigo Rolanda Jadi Calon Tunggal Ketua Umum AMPI Periode 2027-2031

Didampingi sejumlah pengurus dari berbagai provinsi se-Nusantara.
Jadwal Asian Games 2026, Selasa 29 September: Indonesia Potensi Tambah Emas dari Bulu Tangkis, Panjat Tebing Main

Jadwal Asian Games 2026, Selasa 29 September: Indonesia Potensi Tambah Emas dari Bulu Tangkis, Panjat Tebing Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Selasa (29/9/2026). Tim Indonesia berpotensi menambah medali emas terutama dari cabang olahraga (cabor) bulu tangkis, dan atlet merah putih dari cabor panjat tebing akan unjuk gigi.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT