News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat: Bapanas Jangan Hanya Nonton Kenaikan Harga Beras, Segera Atasi!

Menurut AMPPI, persoalan harga murni urusan distribusi dan pengawasannya, tentu juga tanggung jawab Bapanas sebagai lembaga yang dibentuk dalam mengurus kebijakan pangan.
Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:48 WIB
Ilustrasi gudang beras.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Pangan sekaligus Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Pertanian Indonesia (AMPPI), Debi Syahputra meminta Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi segera bergerak cepat dalam mengatasi berbagai persoalan harga beras yang kini melambung tinggi, jangan menjadi penonton drama kenaikan harga beras dan stok yang kosong di pasar retail.

Menurut Debi, persoalan harga murni urusan distribusi dan pengawasannya, tentu merupakan tanggung jawab Bapanas sebagai lembaga yang dibentuk dalam mengurus kebijakan pangan. Salah satu langkah yang paling penting dilakukan adalah memeriksa secara langsung siapa saja produsen yang menaikkan harga dan menimbun beras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kira Bapanas harus bertanggung jawab atas kenaikan harga yang tinggi saat ini. Bapanas adalah lembaga yang mengatur harga, mereka digaji untuk itu. Coba dicek mengapa masih ada produsen yang menaikkan harga,” ujar Debi, Selasa, 26 Agustus 2025.

Sebelumnya pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi menyebut bahwa persoalan harga, cadangan pangan hingga Harga Eceran Tertinggi (HET) merupakan tanggung jawab lembaganya. Hal ini mengacu pada peraturan Presiden no 66 tahun 2021.

Debi mengatakan, harga beras yang terjadi saat ini sebaiknya tidak dibiarkan berlarut larut karena stok dan cadangan hasil produksi dalam negeri dalam kondisi melimpah. Bahkan terbaru, CBP yang masuk gudang pemerintah mencapai 4,2 juta ton.

“Menurut saya distribusi beras SPHP, bantuan dll harus diperkuat. Kemudian segera dilakukan pengecekan ke semua produsen apakah masih ada yang menaikkan harga disaat CBP kita tinggi,” katanya.

Ditambahkan Debi, beras adalah komoditas utama masyarakat Indonesia yang harus tersedia setiap hari. Jangan sampai, beras yang sudah ada ditahan di gudang lalu membusuk dan tidak bisa dimakan.

“Jadi harus segera diselesaikan ya jangan sampai dibiarkan seperti ini terus-terusan. Kasihan masyarakat mereka butuh beras setiap hari,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Debi menilai isu harga beras mahal dan toko retail kosong dijadikan narasi negatif untuk melemahkan capaian produksi pangan pemerintah.

“Presiden sudah sebut kita produksi tertinggi. Mentan juga begitu. Bahkan badan pangan dunia memprediksi hal sama. Lah kok sekarang stok dan harga dimainkan, Bapanas diem saja? Ini keliru besar,” tegasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menekankan bahwa kebudayaan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata dalam pembangunan daerah. 
Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Aries hingga Virgo. Simak peluang pemasukan, potensi pengeluaran, dan tips agar finansial tetap stabil.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Polda Jabar) melaporkan pencapaian positif selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. 
Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengingatkan warga Malut tetap waspada meski peringatan dini tsunami akibat gempa bumi M 7,6 dicabut BMKG.
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT