GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPS: Produksi Beras hingga Oktober 2025 Surplus 3,7 Juta Ton

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa produksi beras nasional hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 31,04 juta ton, melampaui target yang diprediksi 27,3 juta ton.
Selasa, 2 September 2025 - 06:06 WIB
Ilustrasi produksi beras nasional.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa produksi beras nasional hingga Oktober 2025 diperkirakan mencapai 31,04 juta ton, melampaui kebutuhan konsumsi nasional yang pada periode yang sama diperkirakan sebesar 27,3 juta ton. Dengan capaian ini, Indonesia mencatat surplus produksi beras sekitar 3,7 juta ton.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menjelaskan capaian ini tidak hanya melampaui total produksi beras sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 30,34 juta ton, tetapi juga menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 12,16 persen dibandingkan periode Januari–Oktober 2024 yang mencapai 27,67 juta ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan produksi ini ditopang oleh meluasnya luas panen padi yang kini mencapai 10,22 juta hektare, naik 11,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 9,13 juta hektare.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata dari keberhasilan strategi optimalisasi lahan yang selama ini dijalankan pemerintah.

“Optimalisasi lahan menjadi kunci sukses peningkatan produksi beras yang signifikan. Dari yang sebelumnya hanya mampu tanam sekali setahun, kini indeks pertanaman padi bisa meningkat menjadi dua hingga tiga kali setahun,” ujar Mentan Amran, dikutip Selasa (2/9/2025).

Langkah optimalisasi lahan ditempuh melalui rehabilitasi lahan tidur, pengelolaan irigasi yang lebih efisien, penerapan teknologi pertanian modern, serta pemanfaatan lahan suboptimal seperti rawa dan lahan kering agar lebih produktif melalui teknik budidaya inovatif.

Selain strategi lahan, kondisi iklim yang lebih bersahabat pada tahun ini juga mendukung produktivitas petani. Panen raya yang berlangsung serentak di sentra-sentra produksi utama seperti Jawa, Sumatera, dan Sulawesi semakin memperkuat capaian surplus beras hingga Oktober 2025.

Optimisme atas capaian ini juga datang dari lembaga internasional. FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2025/2026 mencapai 35,6 juta ton, tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Sementara itu, USDA dalam laporan Rice Outlook April 2025 memperkirakan produksi beras Indonesia sebesar 34,6 juta ton, atau meningkat 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kedua proyeksi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen beras terbesar dunia.

Dengan surplus 3,7 juta ton hingga Oktober 2025, Indonesia berada pada jalur yang tepat menuju swasembada beras. Surplus tersebut tidak hanya menjadi bantalan penting untuk menjaga stabilitas harga di pasar, tetapi juga memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPS meyakini tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun, seiring dengan musim tanam kedua dan ketiga yang sedang berjalan.

Mentan Amran menambahkan, pemerintah akan terus menjaga momentum peningkatan produksi melalui penyediaan sarana produksi pertanian, penguatan sistem pengairan dan pompanisasi, serta pemanfaatan kondisi iklim yang menguntungkan. Upaya ini diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan nasional dan mengokohkan langkah Indonesia menuju swasembada beras. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hitung-hitungan Poin Ranking FIFA, Peringkat Timnas Indonesia Diprediksi Melesat Jika Berhasil Kangkangi Bulgaria

Hitung-hitungan Poin Ranking FIFA, Peringkat Timnas Indonesia Diprediksi Melesat Jika Berhasil Kangkangi Bulgaria

Babak final FIFA Series akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026). 
Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Gubernur Dedi Mulyadi sampai Turun Tangan Gegara Jawa Barat Marak Pungli, Wabup Garut Klarifikasi

Dedi Mulyadi turun tangan soal dugaan pungli di Pantai Sayang Heulang Garut. Wabup Garut beri klarifikasi usai video viral dikeluhkan wisatawan.
DPR Sorot Mundurnya Kabais TNI, Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Boleh Berhenti

DPR Sorot Mundurnya Kabais TNI, Proses Hukum Kasus Air Keras Andrie Yunus Tak Boleh Berhenti

Mundurnya Kabais TNI memang dianggap sebagai komitmen terhadap akuntabilitas dan integritas instansi Namun, DPR mengingatkan bahwa kasus air keras Andrie Yunus harus tetap diusut tuntas.
Akses Jalan di Cianjur Ini Lumpuh Akibat 17 Titik Longsor, Alat Berat Terkendala Medan Sulit

Akses Jalan di Cianjur Ini Lumpuh Akibat 17 Titik Longsor, Alat Berat Terkendala Medan Sulit

Tim terpadu dari Cidaun, Kabupaten Cianjur, bersama penduduk Desa Cibuluh tengah bekerja keras bersihkan material longsor yang menutup akses jalan antar-desa. 
Buntut Kasus Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu, Komisi III Bakal Gelar RDPU Besok Senin

Buntut Kasus Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu, Komisi III Bakal Gelar RDPU Besok Senin

Komisi III DPR menjadwalkan RDPU untuk membahas tudingan korupsi terhadap videografer Amsal Sitepu yang dituduh mark up harga proyek desa di Karo, Sumatra Utara
Imigrasi Dalami Dugaan Keterlibatan Petugas pada Pungli di Pelabuhan Batam

Imigrasi Dalami Dugaan Keterlibatan Petugas pada Pungli di Pelabuhan Batam

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau mendalami dugaan keterlibatan petugas Imigrasi Batam pada kasus pungutan liar terhadap wisatawan asin

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT