News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cadangan Panas Bumi RI Tembus 23.742 MW, Bahlil Paparkan Peta Emas Uap Dunia: Posisi Kedua setelah AS

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan bahwa seara produksi, kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Indonesia saat ini mencapai 2.744 megawatt (MW).
Kamis, 18 September 2025 - 15:47 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat mengunjungi booth Pertamina di Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2025.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam peta energi panas bumi global.

Ia mengungkap potensi besar ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di dunia, nomor dua setelah Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, menurutnya, potensi besar ini harus dikelola optimal untuk mendukung transisi menuju energi bersih.

Hal itu disampaikan bahlil dalam forum The 11th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2025 yang digelar di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/8/2025).

“Indonesia merupakan salah satu pusat terbesar dari energi panas bumi dunia, berada di posisi kedua setelah Amerika Serikat (AS),” ujar Bahlil dalam sambutannya.

Secara produksi, kata Bahlil, kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Indonesia saat ini mencapai 2.744 megawatt (MW).

Angka tersebut masih di bawah Amerika Serikat yang mencatat kapasitas 3.937 MW. Namun, Indonesia memiliki cadangan yang jauh lebih besar.

“Sementara, total potensi dan cadangan geothermal di Indonesia 23.742 MW,” tambahnya.

Dengan kekuatan panas bumi atau yang sering dijuluki emas uap tersebut, Indonesia terbuka terhadap kerja sama internasional.

Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi multipihak, baik dengan negara sahabat maupun sektor swasta, untuk mempercepat transisi energi ramah lingkungan.

“Indonesia terbuka untuk berbagi pengalaman, teknologi, dan praktik terbaik dengan negara negara sahabat. Mari kita bersama memimpin revolusi energi bersih, demi ekonomi yang tangguh dan warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Dukungan pemerintah terhadap pengembangan energi panas bumi juga ditegaskan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi.

Ia menyebut pemerintah menyiapkan kebijakan komprehensif demi percepatan ekosistem geothermal di tanah air.

“Pemerintah tidak hanya menargetkan, tetapi juga menyiapkan ekosistem kondusif. Indonesia ingin menjadi rujukan global pengembangan geothermal yang berkelanjutan,” kata Eniya.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesian Geothermal Association (API/INAGA) Julfi Hadi menekankan keunggulan energi panas bumi.

Menurutnya, geothermal merupakan satu-satunya energi terbarukan yang mampu beroperasi stabil sepanjang hari dengan faktor kapasitas di atas 90 persen.

“Lebih dari itu, panas bumi merupakan tulang punggung transisi energi Indonesia sekaligus pilar menuju swasembada energi yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo,” tutur Julfi.

Gelaran IIGCE 2025 juga menghadirkan lebih dari 15 pembicara internasional, termasuk CEO perusahaan global, menteri energi dari berbagai negara, hingga akademisi terkemuka.

Acara ini menampilkan lebih dari 150 perusahaan, forum investasi dengan potensi transaksi hingga 2 miliar dolar AS, serta peluncuran lima proyek geothermal strategis nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kehadiran delegasi dari 22 negara, forum ini memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat kebijakan dan teknologi panas bumi dunia.

Ajang ini juga meluncurkan Indonesia Geothermal Excellence Center, yang digadang menjadi pusat riset dan pengembangan panas bumi di kawasan Asia Pasifik. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Justin Bieber Meriahkan Halftime Show Final Piala Dunia 2026, Taylor Swift Jadi Kejutan Terakhir FIFA?

Justin Bieber Meriahkan Halftime Show Final Piala Dunia 2026, Taylor Swift Jadi Kejutan Terakhir FIFA?

Justin Bieber sebagai salah satu penampil dalam halftime show partai puncak turnamen yang akan digelar pada Senin, 20 Juli mendatang.
Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Gelombang Aksi Unjuk Rasa, Mahasiswa Diimbau Tak Terprovokasi

Kondisi perpolitikan dan ekonomi sosial belakangan waktu sedang mengalami gejolak disertai rentetan gelombang aksi unjuk rasa masyarakat.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

Ruben Amorim Akui Kegagalan di Manchester United Jadi Bekal Pembelajaran Bersama AC Milan

AC Milan sendiri mengikat Ruben Amorim dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menggantikan Massimiliano Allegri. 
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.

Trending

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Sinopsis dan Review Film Moana Live Action, Visual Memukau tetapi Sulit Melampaui Animasinya

Meski masih mempertahankan cerita yang sama, Moana live action mencoba memberikan pengalaman baru melalui visual yang lebih realistis, lanskap Polinesia yang megah, serta penampilan para pemeran manusia. 
Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Kualitas Pendidikan di Daerah Terpencil di Indonesia Terus Meningkat, Ini Buktinya

Pemerataan kualitas pendidikan di daerah terpencil tidak hanya bergantung pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga peningkatan mutu pembelajaran dan kapasitas tenaga pendidik.
Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik Ruben Onsu dan Jordi Onsu Kian Memanas, Ancaman Bongkar Aib Berujung Peringatan Jalur Hukum

Konflik keduanya kembali menjadi sorotan setelah muncul pernyataan yang mengindikasikan adanya rahasia pribadi Ruben Onsu yang disebut-sebut diketahui Jordi Onsu.
Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus Komplotan Pencuri Pagar Besi Taman di Kampung Melayu Jakarta Timur Terkuak, Lima Kali Beraksi dan Dilakukan Sebelum Subuh

Modus komplotan pencuri pagar besi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhirnya terkuak. Kasus pencurian pagar besi ini terbongkar oleh warga sekitar.
Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Penembakan Pilot dan Pembakaran Pesawat di Yahukimo, Status DPO

Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan pilot dan pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

WHO: Manusia Rata-rata Hidup hingga Usia 73, Mengapa Hanya 63 Tahun yang Benar-benar Sehat?

Data WHO tahun 2019 menunjukkan rata-rata harapan hidup manusia mencapai sekitar 73 tahun. Meski demikian, rata-rata seseorang hanya menikmati sekitar 63 tahun dalam kondisi sehat.
Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Pakar Keuangan: Cara Mengelola Uang Lebih Penting daripada Nominalnya

Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa cara seseorang mengelola uang justru bisa menjadi faktor yang lebih menentukan dibanding besarnya nominal yang dimiliki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT