News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Diprediksi Mendatar, Pasar Waspadai Sentimen Global dan RAPBN 2026

IHSG diperkirakan bergerak mendatar hari ini. Pasar cermati sentimen global dari The Fed, BoJ, data retail Inggris, hingga defisit RAPBN 2026.
Jumat, 19 September 2025 - 09:37 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (19/9/2025) diperkirakan bergerak mendatar. Pelaku pasar mencermati sejumlah sentimen dari dalam negeri maupun global yang diproyeksikan memengaruhi arah pergerakan indeks.

IHSG dibuka melemah 12,23 poin atau 0,15 persen ke level 7.996,20. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan turun 4,13 poin atau 0,51 persen ke posisi 805,17.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memproyeksikan IHSG pada perdagangan hari ini akan bergerak sideways di kisaran 7.970–8.070. “Pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan moneter global dan perkembangan kondisi fiskal domestik,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Sentimen Global: The Fed, Inggris, dan Jepang

Dari Amerika Serikat, ekspektasi penurunan suku bunga The Federal Reserve ternyata tidak seagresif yang diharapkan investor. Bank sentral AS diperkirakan hanya memangkas suku bunga satu kali pada 2026, sekali lagi pada 2027, dan tidak ada pemangkasan pada 2028. Outlook tersebut membuat pasar kecewa, mengingat sebelumnya pelaku pasar berharap ada lebih banyak ruang pelonggaran moneter.

Dari kawasan Eropa, Inggris akan merilis data penjualan ritel Agustus 2025. Proyeksinya melambat menjadi 0,4 persen (month-to-month/mtm) dari sebelumnya 0,6 persen pada Juli 2025. Sementara itu, dari Asia, Bank of Japan (BoJ) diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga di level 0,5 persen—angka tertinggi sejak 2008.

Sentimen Domestik: Defisit RAPBN Melebar

Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati kesepakatan pemerintah dan DPR RI mengenai perubahan postur RAPBN 2026. Defisit anggaran diproyeksikan melebar menjadi Rp689,1 triliun atau setara 2,68 persen PDB. Angka itu naik dari rencana awal Rp638,8 triliun (2,48 persen PDB).

Perubahan ini didorong kenaikan belanja negara menjadi Rp3.842,7 triliun, dari sebelumnya Rp3.786,5 triliun. Sementara itu, pendapatan negara hanya naik tipis ke Rp3.153,6 triliun dari Rp3.147,7 triliun. Kondisi ini membuat pasar perlu mencermati dampaknya terhadap stabilitas fiskal.

Pergerakan Pasar Dunia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada perdagangan Kamis (18/9), bursa Eropa ditutup menguat. Indeks Euro Stoxx 50 naik 1,67 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,21 persen, DAX Jerman menguat 1,35 persen, dan CAC Prancis naik 0,87 persen.

Wall Street juga mencatat penguatan. Indeks S&P 500 naik 0,48 persen ke 6.631,96, Nasdaq menguat 0,95 persen ke 24.454,89, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,27 persen ke 45.142,42.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

Apakah karier Anda akan melesat tajam atau justru mendapatkan peluang bisnis baru yang menggiurkan? Inilah lima weton yang diprediksi akan mendulang sukses besar di tanggal 3 Mei 2026.
Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Inovasi digital MyPertamina meraih penghargaan Best Public Service kategori Mobile Apps di ajang Digital Channel Customer Experience Award (DIGICCXA) 2026.
5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

Bagi sebagian orang, hari ini mungkin terasa seperti hari biasa. Namun, bagi lima weton terpilih, ini adalah momentum terbaik untuk urusan asmara.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT