News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Kasus Keracunan MBG, Banggar DPR Usulkan 3 Skema Alternatif untuk Program Makan Bergizi Gratis

Banggar DPR RI menawarkan sejumlah opsi alternatif untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini tengah mendapat sorotan serius karena maraknya keracunan.
Selasa, 23 September 2025 - 19:31 WIB
Dokumentasi petugas menyiapkan makan bergizi gratis (MBG).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Banyaknya kasus keracunan yang menimpa anak-anak dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuat program andalan Prabowo-Gibran ini menjadi sorotan serius.

Bahkan, sejumlah pihak mendesak agar pemerintah menghentikan MBG sementara waktu dan melakukan evaluasi menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal tersebut, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menawarkan sejumlah opsi agar program MBG bisa tetap berjalan namun dengan tata kelola lebih baik.

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menegaskan perlunya langkah cepat untuk memperbaiki pola penyaluran anggaran maupun sistem pengawasan.

“Program MBG harus dievaluasi secara menyeluruh agar tepat sasaran. Yang penting kita temukan dulu di mana letak masalahnya,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

 

Said menjelaskan, ada tiga skema alternatif yang ditawarkan Banggar DPR.

Pertama, penyaluran anggaran MBG dilakukan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sehingga langsung dikelola oleh pemerintah daerah.

Kedua, bantuan MBG bisa dimasukkan ke dalam Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kalau PKH selama ini per bulan Rp300 ribu, kita tambahin Rp300 ribu. Tapi yang Rp300 ribu itu untuk MBG,” jelasnya.

Sementara itu, skema ketiga adalah mendekatkan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah-sekolah agar pengawasan lebih efektif.

Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat hingga pertengahan September 2025 terdapat lebih dari 5.360 anak mengalami keracunan terkait program MBG.

Atas temuan ini, Said menekankan pentingnya deteksi dini atas permasalahan di lapangan.

“Harus segera dilakukan deteksi oleh pemerintah di titik mana saja dan apa penyebabnya? Apakah karena rantai pasok dari SPPG ke sekolah terlalu panjang? Karena satu SPPG melayani 3.000, apakah itu bisa diperpendek?” katanya.

Meski demikian, Said menolak anggapan bahwa program MBG harus dihentikan.

"Tapi tidak berarti ada konklusi harus di-setop. Jangan. Lebih baik mari kita deteksi dulu di mana letak masalahnya. Apakah karena jam 2 malam baru masak, sedangkan jam 12 pagi itu (harus disajikan). Kan sudah 14 jam sendiri. Sehingga perlu pola baru, atau skema diubah, setiap sekolah ada satu SPPG. Sehingga itu akan lebih menarik dan lebih mudah dari sisi pengawasan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan bertindak tegas jika anggaran MBG tidak terserap secara optimal hingga akhir Oktober 2025.

Anggaran tersebut akan dialihkan untuk sektor lain, termasuk mengurangi defisit maupun utang negara.

"Kalau di akhir Oktober kita bisa hitung dan kita antisipasi penyerapannya hanya akan sekian, ya kita ambil juga uangnya. Kita sebar ke tempat lain, atau untuk mengurangi defisit, atau untuk mengurangi utang. Jadi pada dasarnya nggak ada uang nganggur di departemen atau kementerian yang di-earmark sampai akhir tahun," kata Purbaya.

Ia menambahkan, meskipun Presiden mendukung penuh pelaksanaan MBG, realisasi di lapangan tetap menjadi faktor utama yang menentukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, Kementerian Keuangan akan membantu mempercepat penyerapan dengan memperkuat manajemen serta pengawasan.

"MBG treatment-nya sama, kalau memang kita bisa lihat dan kita coba bantu termasuk mengirim manajemen dan segala macam," ujarnya saat itu. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diterapkan Februari, Ini yang Akan Dilakukan OJK Selain Membuka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen

Diterapkan Februari, Ini yang Akan Dilakukan OJK Selain Membuka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen

Publikasi data kepemilikan saham investor ditargetkan implementasinya pada Februari 2026. 
BBM Shell Super Turun Harga Tapi Kembali Langka, Hanya Tersedia di Satu SPBU Wilayah Jabodetabek

BBM Shell Super Turun Harga Tapi Kembali Langka, Hanya Tersedia di Satu SPBU Wilayah Jabodetabek

BBM jenis Shell Super saat ini tengah mengalami kelangkaan stok. Di wilayah Jabodetabek, pasokan jenis tersebut terpantau hanya tersedia di satu lokasi saja.
Bertemu Petinggi Embraer, Prabowo Minta Maskapai Nasional Beradaptasi dengan Teknologi Global

Bertemu Petinggi Embraer, Prabowo Minta Maskapai Nasional Beradaptasi dengan Teknologi Global

Perkembangan terkini industri penerbangan global jadi pembahasan Presiden Prabowo Subianto bersama CEO Embraer Commercial Aviation Arjan Meijer, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan, Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Banjir Dukungan Selebritis Usai Denada Ungkap Pengakuan dan Minta Maaf pada Ressa, Ada dari Mantan Suami!

Denada mendapat banyak dukungan dari rekan sesama selebritis, termasuk sang mantan suami usai dirinya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf pada Ressa.
3 Zodiak Paling Beruntung dalam Percintaan Hari ini

3 Zodiak Paling Beruntung dalam Percintaan Hari ini

Berikut ramalan zodiak dalam percintaan yang paling beruntung hari ini
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?

Trending

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Bukan Hanya Baca Surat Yasin, 3 Amalan ini Juga Bisa Diamalkan di Bulan Sya'ban

Bukan Hanya Baca Surat Yasin, 3 Amalan ini Juga Bisa Diamalkan di Bulan Sya'ban

Berikut amalan sunnah Nisfu Sya'ban yang dianjurkan. Sayang untuk dilewatkan, simak di bawah ini.
Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Daftar Harga iPhone 16 Series Februari 2026, Turun Drastis!

Harga iPhone 16 Series per Februari 2026 terpantau turun signifikan di Indonesia. Simak daftar harga iPhone 16, 16 Plus, 16 Pro, dan 16 Pro Max terbaru di sini.
Bukan Cuma Politik, Zaki Iskandar Instruksikan Kader Golkar Jakarta Jadi Penggerak Syiar Islam

Bukan Cuma Politik, Zaki Iskandar Instruksikan Kader Golkar Jakarta Jadi Penggerak Syiar Islam

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar meminta seluruh kadernya untuk menjadi penggerak syiar islam di lingkungannya masing-masing.
Ramalan Zodiak Besok, 4 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 4 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 4 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi lengkap seputar karier, keuangan, dan cinta.
Jangan Lewatkan! Keutamaan Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan, Kesempatan Emas Agar Nama Disebut di Hadapan Allah

Jangan Lewatkan! Keutamaan Bulan Sya’ban yang Sering Terlupakan, Kesempatan Emas Agar Nama Disebut di Hadapan Allah

Jangan lewatkan keutamaan bulan Sya'ban yang sering terlupakan, kesempatan emas agar nama disebut di hadapan Allah SWT, begini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Shalat Isya Lewat dari Jam 00.00 Masih Boleh? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Isya Lewat dari Jam 00.00 Masih Boleh? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Isya lewat dari jam 00.00 atau tengah malam masih boleh? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang batas waktu shalat Isya yang benar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT