News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Saham EMAS Melejit Usai IPO, Masih Layak Dibeli Hari Ini?

IPO EMAS sukses besar di BEI, harga saham PT Merdeka Gold Resources Tbk langsung ARA. Simak prospek saham EMAS dan rekomendasi analis hari ini.
Rabu, 24 September 2025 - 11:13 WIB
Merdeka Gold Resources (MDKA) Resmi Ramaikan Bursa Efek Indonesia September 2025, IPO Targetkan Rp4,88 T
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali diramaikan dengan debut spektakuler. PT Merdeka Gold Resources Tbk (kode saham: EMAS) resmi melantai di bursa pada Selasa, 23 September 2025, dan langsung mencetak sejarah.

Baru sehari melantai, harga sahamnya melesat hingga terkena auto reject atas (ARA). Lalu bagaimana nasibnya pada perdagangan hari ini, Rabu 24 September 2025?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IPO Sukses, Saham Langsung ARA

Penawaran umum perdana (IPO) EMAS terbukti sukses besar. Perusahaan melepas 1,62 miliar lembar saham baru atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp 2.880 per saham. Dari aksi korporasi ini, EMAS berhasil mengantongi dana segar hingga Rp 4,66 triliun.

Saat perdagangan perdana, harga saham EMAS langsung terbang 25% ke level Rp 3.600 per saham. Bahkan, pergerakan cepat itu membuat saham anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini langsung masuk status ARA. Lonjakan ini jelas menarik perhatian para investor ritel maupun institusi.

Dana IPO untuk Operasional dan Bayar Utang

Manajemen EMAS menyebutkan dana IPO akan digunakan untuk dua hal utama: biaya operasional dan modal kerja anak usaha di sektor tambang emas, serta pembayaran sebagian utang perusahaan. 

Dengan strategi ini, perusahaan berharap bisa menjaga kinerja keuangan lebih sehat menjelang masuknya fase produksi.

Fokus ke Proyek Emas Pani

Presiden Direktur EMAS, Boyke P. Abidin, menegaskan bahwa IPO ini menjadi momentum penting. Fokus utama perusahaan saat ini adalah mempercepat Proyek Emas Pani yang konstruksinya sudah mencapai 75%.

“Targetnya, penambangan bisa dimulai akhir 2025. Produksi emas pertama ditargetkan Februari atau Maret 2026,” ungkap Boyke.

Di tahap awal, metode heap leach akan digunakan dengan kapasitas pengolahan 7 juta ton bijih per tahun. Dari situ, EMAS berpotensi memproduksi sekitar 145.000 ons troi emas setiap tahunnya. Untuk tahun pertama produksi, ditargetkan bisa menghasilkan 75.000–85.000 ons troi emas.

Meski belum menunjuk pembeli utama (offtaker), Direktur EMAS, Albert Saputro, optimistis pemasaran tidak menjadi masalah. “Bisnis emas itu fleksibel, bisa dijual ke dalam maupun luar negeri tergantung kondisi pasar,” ujarnya.

Rencana Ekspansi Produksi Hingga 2029

Tak berhenti di heap leach, EMAS juga menyiapkan pengembangan fasilitas Carbon-in-Leach (CIL) dengan kapasitas awal 7,5 juta ton bijih per tahun. Fasilitas ini ditargetkan beroperasi pada 2029 dengan kapasitas yang bisa ditingkatkan hingga 12 juta ton per tahun. Potensi produksinya bahkan diperkirakan mencapai 355.000 ons troi emas per tahun.

Untuk sementara, EMAS belum akan membagikan dividen. Laba yang diperoleh akan difokuskan untuk mendanai tahapan lanjutan Proyek Emas Pani.

Data Sumber Daya dan Cadangan Emas

Mengacu pada prospektus, EMAS memiliki sumber daya dan cadangan emas melimpah:

  • Sumber daya mineral: 292,4 juta ton bijih dengan kandungan 7 juta ons troi emas (0,75 g/ton).

  • Cadangan bijih: 77,5 juta ton dengan kandungan 1,9 juta ons troi emas (0,78 g/ton).

Tak heran, banyak analis menilai proyek ini sebagai salah satu yang paling prospektif di Asia Pasifik.

Saham EMAS Masih Layak Dibeli?

Menurut Angga Septianus, Community Lead Indo Premier Sekuritas, prospek Proyek Pani sangat menjanjikan. Sementara itu, William Hartanto, praktisi pasar modal dan Founder WH-Project, menilai saham EMAS masih punya ruang naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau bisa beli, beli aja. Tapi kalau sudah punya, mending di-hold dulu,” kata William.

Sentimen positif, tingginya permintaan, serta prospek produksi emas pada 2026 membuat saham EMAS berpotensi tetap menarik. Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan risiko karena perusahaan hingga kini masih mencatat rugi usaha sebesar US$ 2,55 juta pada kuartal I 2025. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Bukan Sekadar Label, Ini Alasan Halal Mulai Jadi Penentu Kepercayaan Konsumen pada Sebuah Brand

Konsumen kini menilai brand bukan hanya dari kualitas dan harga, tetapi juga kehalalan, transparansi, dan konsistensi. Apa yang berubah? Label halal
Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim

Menteri LH/Kepala BPLH Moh. Jumhur Hidayat menegaskan Indonesia menerjemahkan komitmen iklim ke dalam aksi lintas sektor yang menyatukan pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, pengentasan kemiskinan, dan perlindungan lingkungan.
Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Serapan Tebu Petani Terjaga di Tengah Musim Panen Raya, PG Ngadiredjo Pastikan Proses Giling Berjalan

Memasuki masa panen raya tebu 2026, kelancaran penyerapan hasil panen menjadi perhatian petani.
Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz Terus Dikritik, Sudah Saatnya Liverpool Jual Sang Bintang?

Florian Wirtz belum mampu memenuhi ekspektasi sejak bergabung dengan Liverpool. Situasi tersebut membuat masa depannya mulai menjadi sorotan.
IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

IJTI Gelar Simposium dan Apresiasi 2026: Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) kembali menggelar perhelatan "Simposium dan Apresiasi IJTI 2026", sebuah ajang bergengsi yang bertujuan untuk mengkaji arah jurnalisme di tengah pusaran disrupsi.
Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Asian Games 2026: FPTI Resmi Melepas Sembilan Atlet Panjang Tebing Indonesia Menuju Nagoya Hari Ini

Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) lewat ketua umum, Yenni Wahid, melepas sembilan atlet yang berlaga di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT