News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Tantangan Penyempitan Lahan, Jakarta Perlu Tata Ruang yang Lebih Berkelanjutan

Strategi pengelolaan tata ruang di Ibu Kota Jakarta saat ini tidak boleh hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pemanfaatan lahan secara bijak.
Kamis, 25 September 2025 - 09:44 WIB
Ilustrasi Hunian Vertikal Pasar Rumput
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta sebagai Ibu Kota dengan luas wilayah sekitar 661,5 km² dan jumlah penduduk lebih dari 10 juta jiwa (BPS Jakarta, April 2024), menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan tata ruang.

Sebagai salah satu yang kota termacet di Indonesia (TomTom Traffics), Jakarta tetapi juga tetap menjadi tujuan utama bagi pendatang dari berbagai daerah yang mencari peluang hidup lebih baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pesatnya pertumbuhan penduduk tidak sebanding dengan ketersediaan lahan. Ruang yang ada semakin terbatas, sementara kebutuhan hunian, fasilitas umum, dan ruang terbuka terus meningkat.

Kondisi ini menjadikan Jakarta berada dalam tekanan serius terkait tata ruang yang berkelanjutan.

Penyempitan lahan disebabkan berbagai faktor. Pertumbuhan penduduk menjadi penyebab utama, namun kondisi alam seperti banjir rob, abrasi, dan penurunan muka tanah juga memperburuk situasi.

Selain itu, alih fungsi lahan hijau menjadi permukiman atau kawasan komersial, serta praktik spekulasi tanah, membuat ruang yang tersisa semakin tertekan.

Dampaknya terlihat jelas: permukiman kian padat, ruang terbuka hijau berkurang, harga tanah dan properti melambung, hingga akses masyarakat terhadap hunian layak semakin sulit.

Dari sisi lingkungan, berkurangnya lahan memperbesar risiko banjir, menurunkan daerah resapan air, dan meningkatkan polusi udara.

Untuk menjawab tantangan tersebut, strategi pengelolaan tidak boleh hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pemanfaatan lahan secara bijak.

Salah satu instrumen penting adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang jika dikelola adil dan proporsional dapat mencegah tanah sekadar menjadi objek spekulasi dan mendorong pemanfaatan lebih produktif.

Di Jakarta, skema PBB dibedakan antara hunian dan non-hunian. Hunian dikenakan 40% dari NJOP sebagai dasar perhitungan, sementara non-hunian sebesar 60%.

Kebijakan ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan pemilik tanah, kebutuhan pembangunan, serta keberlanjutan tata ruang.

Manfaat PBB juga kembali ke masyarakat. Dana yang terkumpul digunakan untuk membangun fasilitas publik, seperti ruang terbuka hijau, taman kota, dan layanan transportasi umum yang lebih baik.

Pemprov DKI Jakarta juga memberi insentif berupa pembebasan PBB 100% bagi rumah tapak dengan NJOP hingga Rp2 miliar, khusus wajib pajak orang pribadi untuk satu objek pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, masyarakat dapat menikmati potongan 5% jika melunasi PBB sebelum 30 September 2025, yang menjadi tenggat pembayaran PBB-P2 tahun ini. 

Partisipasi aktif warga dalam membayar PBB tepat waktu bukan hanya kewajiban, melainkan juga kontribusi nyata dalam mewujudkan Jakarta yang lebih tertata, adil, dan berkelanjutan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri, Pertamina Patra Niaga Inisiasi CSR  Berbasis Potensi Lokal di 3 Daerah

Pertamina Patra Niaga mendesain program CSR berbasis potensi lokal di 3 daerah untuk mendorong perempuan lebih mandiri, produktif, dan berperan aktif di lingkungan.
Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

Apa Itu PolyPhil? Mengenal Skin Booster Berbasis DNA Trout dan Apa Manfaatnya untuk Kulit?

PolyPhil, perawatan berbasis polynucleotide dari DNA trout. Kenali cara kerja, potensi manfaat, bukti penelitian, dan keterbatasannya. Sebagai salah satu bahan
Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Tren Smart Hotel di Asia: Self Check-in, Smart Room hingga Robot Pelayanan, Semua Serba Digital dan Otomatis  

Perkembangan smart hotel bukan berarti seluruh pekerjaan manusia otomatis digantikan mesin. Sejumlah pengamat industri justru melihat teknologi sebagai

Trending

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT