GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Respons soal Government Shutdown AS, Anindya Bakrie Tekankan Dunia Usaha Fokus jaga Produksi

Anindya Bakrie menegaskan pelaku usaha dalam negeri berfokus mempertahankan produktivitas agar sektor manufaktur tetap berjalan optimal di tengah dinamika yang terjadi di AS.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 23:14 WIB
Ketum Kadin Anindya Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Dunia usaha dalam negeri kini menaruh perhatian penuh pada upaya menjaga stabilitas kapasitas produksi di tengah dinamika ekonomi global. 

Langkah ini menjadi penting setelah Amerika Serikat (AS) kembali menghadapi penutupan sementara pemerintahan (government shutdown), yang dikhawatirkan berdampak pada rantai pasok dan perdagangan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan pelaku usaha dalam negeri berfokus mempertahankan produktivitas agar sektor manufaktur tetap berjalan optimal. Kondisi tersebut diharapkan dapat menjaga daya saing industri ekspor Indonesia di tengah ketidakpastian global.

“Yang penting kita fokus saja untuk memastikan kapasitas kita tetap baik buat (produksi) alas kaki, tekstil, garmen, karena ternyata hal (produksi) yang sama itu yang mau digunakan (untuk pasar) ke Uni Eropa dan Kanada,” kata Anindya di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Anindya, yang akrab disapa Anin, menjelaskan bahwa fenomena penutupan pemerintahan di AS bukanlah yang pertama kali terjadi.

Menurutnya, walau sebagian kegiatan pemerintahan dihentikan, ekonomi Negeri Paman Sam tidak sepenuhnya lumpuh. Aktivitas perdagangan dan hubungan ekonomi dengan negara lain masih tetap berjalan.

“(Government shutdown) Itu bukan yang pertama kali. Ternyata dari waktu ke waktu di setiap presiden ada saja (government shutdown). Memang cara mereka bekerja rupanya begitu,” ujar Anin.

Lebih lanjut, Anin menegaskan bahwa Indonesia perlu terus mencari pasar ekspor baru agar tidak terlalu bergantung pada satu kawasan.

Ia menilai langkah diversifikasi pasar menjadi strategi penting menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari shutdown hingga perang dagang antara AS dan Tiongkok.

“Yang paling penting adalah bagaimana tetap kita memonitor, menyikapinya, tapi juga membuka pasar-pasar alternatif, (contohnya) kita juga membuka dengan Kanada dan Uni Eropa,” ucapnya.

Sebelumnya, pada Rabu (1/10), pemerintah federal AS resmi memasuki masa penutupan akibat kegagalan Kongres meloloskan rancangan undang-undang (RUU) pendanaan. Kondisi ini menjadi penutupan pertama dalam hampir tujuh tahun terakhir.

Dampaknya, ratusan ribu pegawai federal terpaksa mengambil cuti tanpa bayaran, sejumlah layanan publik ditunda, dan publikasi data ekonomi berpotensi tertahan.

Shutdown terjadi setelah Senat AS gagal mencapai kesepakatan mengenai RUU pendanaan jangka pendek yang seharusnya menjaga kelangsungan operasional pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick di Washington DC pada Jumat (10/10). Pertemuan tersebut membahas peluang investasi dan kerja sama, termasuk kelanjutan negosiasi tarif resiprokal antara Indonesia dan AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa penutupan sementara pemerintahan AS turut mempengaruhi jalannya pembahasan kesepakatan tarif antara kedua negara.

Meski begitu, Airlangga memastikan pemerintah akan terus menjalin komunikasi dengan Kantor Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR) untuk mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutan proses negosiasi tersebut. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Pengamat sepak bola Bung Binder memuji strategi efektif Persib Bandung asuhan Bojak Hodak saat menaklukkan Persija Jakarta di laga El Clasico, menilai permainan
ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara soal hilangnya salah satu mahasiswa Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Suana syahdu sore di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berubah menjadi mencekam, Minggu 10 Mei 2026.
Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions

Emil Audero menerima keuntungan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Di sisi lain, AC Milan berada dalam posisi terancam untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini 11 Mei 2026 Bergerak Melemah, Nyaris Rp17.400 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah pagi hari ini 11 Mei 2026 bergerak melemah 4 poin atau 0,02 persen.
Alasan Pelatih Hyundai Hillstate Rekrut Jordan Wilson, Kang Sung-hyung: Demi Megawati Hangestri

Alasan Pelatih Hyundai Hillstate Rekrut Jordan Wilson, Kang Sung-hyung: Demi Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan alasan mengapa ia merekrut Jordan Wilson di draft pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027. Salah satunya karena Megawati Hangestri.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT