News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

EDENA Percepat Ekspansi Global, Kembangkan Platform Aset Digital untuk ASEAN dan Bursa STO di Mesir

EDENA kembangkan platform aset digital di Indonesia dan bursa STO di Mesir, jembatani pasar ASEAN-MENA dengan visi keuangan digital global.
Senin, 13 Oktober 2025 - 18:35 WIB
EDENA Percepat Ekspansi Global, Kembangkan Platform Aset Digital untuk ASEAN dan Bursa STO di Mesir
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pertumbuhan eksponensial dalam volume transaksi dan utilitas aset digital kini menandai era baru transformasi keuangan global. Di tengah tren tersebut, pengembangan Digital Financial Asset (DFA) menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi digital, baik di Asia Tenggara maupun kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Indonesia berpotensi menjadi pusat pengembangan platform DFA yang terintegrasi untuk pasar ASEAN. Melalui ekosistem berbasis regulasi dan teknologi blockchain, model ini diharapkan menciptakan transparansi, keamanan, dan efisiensi tinggi bagi transaksi lintas negara. Sementara itu, pembentukan bursa STO (Security Token Offering) di Mesir menjadi jembatan penting menuju pasar MENA-Afrika, yang mencakup lebih dari 2,6 miliar penduduk gabungan bersama ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan dua poros utama ini—Indonesia untuk Asia Tenggara dan Mesir untuk MENA-Afrika—industri sekuritas digital bergerak menuju infrastruktur keuangan baru yang saling terkoneksi. Pertumbuhan utilitas token dan peningkatan volume transaksi lintas benua akan membuka peluang investasi baru sekaligus memperkuat posisi negara berkembang dalam ekonomi digital global.

Pendekatan ini juga mempercepat integrasi antara sektor publik dan swasta, memastikan inovasi berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah. Melalui kolaborasi lintas wilayah, platform DFA diharapkan dapat memperluas inklusi keuangan dan menciptakan akses investasi yang lebih merata.

Langkah strategis inilah yang tengah dilakukan EDENA Capital Nusantara, pemimpin global dalam sekuritas digital dan tokenisasi, yang baru saja diundang sebagai pembicara kunci VIP di Tamil Nadu Global Startup Summit (TNGSS) 2025, ajang startup terbesar di India.

Acara yang diadakan pada 9–10 Oktober di Coimbatore tersebut menghadirkan lebih dari 30.000 peserta global, 200 pembicara internasional, dan 100 perusahaan investasi dari 35 negara. CEO EDENA, Wook Lee, menjadi salah satu pembicara utama di tiga panggung besar, yaitu Futuristic Stage, Disruptor Stage, dan Global Startup Spotlight Stage.

“Pengakuan pemerintah India terhadap EDENA sebagai pemimpin inovasi sekuritas digital global dan undangan sebagai pembicara utama sangat signifikan,” ujar Wook Lee, CEO EDENA Capital Nusantara.
“Kami akan membangun infrastruktur keuangan digital terbesar di dunia yang menghubungkan 1,4 miliar penduduk India dengan pasar ASEAN-MENA yang berjumlah 2,6 miliar.”

Undangan langsung dari pemerintah Tamil Nadu menjadi bukti pengakuan atas jangkauan global dan model bisnis kolaboratif EDENA. Tamil Nadu sendiri menyumbang 10% dari PDB India, dengan lebih dari 12.000 startup dan nilai ekosistem yang tumbuh sembilan kali lipat hanya dalam empat tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

EDENA kini mempercepat kolaborasi dengan pemerintah di Indonesia, Mesir, Singapura, dan Kamboja untuk meluncurkan platform DFA yang disetujui secara resmi. Strategi ini memperkuat kredibilitas perusahaan di pasar negara berkembang dan mempercepat integrasi ekonomi digital lintas kawasan.

Momentum kehadiran di TNGSS 2025 menjadi titik balik penting bagi ekspansi global EDENA, yang kini menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dalam utilitas token dan volume transaksi di seluruh Asia. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Empat Tuntutan Masih Diabaikan, Warga Dua Dusun di Sleman Desak Penundaan Tol Solo–Yogya

Warga dari dua dusun di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta mendesak pemerintah untuk menunda pelaksanaan proyek tol Solo - Yogyakarta seksi II.
KPK Tangkap Mulyono Diduga Terkait Pengaturan Restitusi PPN pada Sektor Perkebunan

KPK Tangkap Mulyono Diduga Terkait Pengaturan Restitusi PPN pada Sektor Perkebunan

Penangkapan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono, berkaitan proses restitusi pajak pertambahan nilai atau PPN pada sektor perkebunan.
Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertalite di Rumah Kontrakan

Adu Mulut Berujung Tragis, Suami di Paluta Bakar Istri Pakai Pertalite di Rumah Kontrakan

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga terjadi di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Seorang suami berinisial HC alias A (55) diduga tega membakar istrinya sendiri, DS (55), usai terlibat pertengkaran adu mulut.
Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit, Prof. Hermawan Kupas Dinamika Kebijakan Kapolri hingga Isu Reformasi Polri

Bedah Buku Alter Ego Listyo Sigit, Prof. Hermawan Kupas Dinamika Kebijakan Kapolri hingga Isu Reformasi Polri

Buku Alter Ego Listyo Sigit Presisi salah satunya berisi narasi untuk meluruskan pemahaman publik yang dinilai keliru terhadap sejumlah kebijakan Kapolri, termasuk tudingan adanya sikap insubordinasi terhadap Presiden.
Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Paluta, Petugas Satreskrim Polres Tapsel Tangkap Pelaku

Suami Bakar Istri Pakai Pertalite di Paluta, Petugas Satreskrim Polres Tapsel Tangkap Pelaku

Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut laporan resmi kasus itu diterima Polres Tapanuli Selatan pada Senin (2/2/2026).
Tragedi Anak Akhiri Hidup di NTT Jadi Bukti Pendidikan di Indonesia Abaikan Kesehatan Mental Anak

Tragedi Anak Akhiri Hidup di NTT Jadi Bukti Pendidikan di Indonesia Abaikan Kesehatan Mental Anak

Tragedi siswa 10 tahun akhiri hidup di Ngada, NTT, dinilai menjadi bukti bahwa sistem pendidikan di Indonesia masih mengabaikan persoalan kesehatan mental anak.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT