News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ITC Leadership Conclave 2025: Dorong Transformasi Gaya Kepemimpinan di Era Disrupsi Bisnis

Ketua Umum Apindo Shinta W. Kamdani membawakan pidato “From Disruption to Direction" di ITC Leadership Conclave 2025 yang menyoroti pentingnya dorongan untuk transformasi kepemimpinan dalam bisnis.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 23:23 WIB
ITC Leadership Conclave 2025.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - International Test Center (ITC) kembali menggelar forum kepemimpinan tahunan ITC Leadership Conclave 2025.

Ajang yang telah memasuki tahun ke-14 mengangkat tema “Leading Intentionally through Glocal Uncertainty - Empowering Leaders to Sustain, Scale, and Succeed.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum ini menjadi wadah bagi para pemimpin dari dunia pendidikan, korporasi, dan pemerintahan untuk membahas pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan nilai, arah, serta tujuan yang jelas di tengah situasi global dan lokal yang tidak pasti.

CEO ITC Jenny Lee menekankan perlunya membangun generasi pemimpin yang tidak hanya tangguh menghadapi disrupsi, tetapi juga mampu menavigasi perubahan dengan kesadaran dan strategi yang terencana.

“Kami percaya bahwa kepemimpinan yang disengaja (intentional leadership) adalah kunci untuk menghadapi era yang penuh disrupsi. Melalui ITC Leadership Conclave, kami berharap para pemimpin dari berbagai sektor dapat saling berbagi inspirasi, strategi, dan kolaborasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Jenny Lee dalam sambutannya di Hotel Borobudur pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Sebagai pembicara utama, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani membawakan pidato bertajuk “From Disruption to Direction: Intentional Leadership in Times of Crisis and Complexity.”

Ia menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai kuat, visi yang jelas, serta keberanian mengambil keputusan di tengah kompleksitas dunia bisnis dan sosial yang terus berubah.

Selain sesi utama, forum ini juga menghadirkan diskusi panel bertema “Power vs. Purpose: Rethinking Leadership in the Age of Influence and Uncertainty.”

Sesi ini membedah tantangan kepemimpinan di era digital dan media sosial, termasuk bagaimana para pemimpin dapat menyeimbangkan kekuasaan dengan integritas dan tujuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam diskusi tersebut, Itje Chodidjah, mantan Ketua Eksekutif Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membentuk karakter manusia, bukan sekadar menghasilkan lulusan dengan prestasi akademik.

Ia menegaskan bahwa visi dan misi pendidikan tidak boleh dijadikan alat promosi, tetapi harus menjadi komitmen yang dijalankan secara konsisten melalui komunikasi dan koordinasi lintas pihak.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Hadiri Pemakaman, Kapolri: Pesan Eyang Meri Jadi Inspirasi dan Semangat Keluarga Besar Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat. 
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Eks Rekan Layvin Kurzawa di PSG Jadi Kandidat Pemain Naturalisasi Anyar Timnas Indonesia?

Eks Rekan Layvin Kurzawa di PSG Jadi Kandidat Pemain Naturalisasi Anyar Timnas Indonesia?

Mitchel Bakker, bek kiri 25 tahun yang pernah memperkuat PSG bersama pemain anyar Persib, Layvin Kurzawa, kembali menjadi sorotan suporter Timnas Indonesia.
Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Perkiraan Nilai Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta

Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Timnas Indonesia Mauro Zijlstra pada Rabu (4/2/2026). Perekrutan ini menjadi langkah konkret Macan Kemayoran -
Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Kali Krukut Meluap Sebabkan 39 RT di Jaksel Terendam Banjir

Hujan deras menyebabkan 39 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, terendam banjir, Rabu (4/2/2026).
Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Anak SD di Ngada NTT Bunuh Diri, DPR Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko menanggapi kasus anak SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) nekat bunuh diri. Ia menyinggung soal bansos.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT