GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Respons Pertamina soal TNI Mau Jaga Kilang Minyak Mulai Desember 2025

Pertamina menyebut keterlibatan TNI untuk menjaga kilang minyak bentuk sinergi yang relevan untuk menghadapi tantangan keamanan pada aset-aset strategis negara.
Selasa, 25 November 2025 - 17:33 WIB
Kilang Cilacap menjadi kilang perintis produksi Pertamina SAF.
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com - Pertamina angkat bicara soal keputusan pemerintah menugaskan TNI menjaga kilang minyak mulai Desember 2025.

Kebijakan itu diketahui dinilai sebagai langkah strategis dalam penguatan keamanan pada salah satu aset energi paling krusial di Tanah Air. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan berlapis terhadap fasilitas vital negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertamina pun mendukung kebijakan itu dan menegaskan bahwa keterlibatan TNI dipandang sebagai upaya bersama memastikan seluruh operasi berlangsung aman dan stabil.

Pertamina menyebut, kerja sama ini sebagai bentuk sinergi yang relevan untuk menghadapi tantangan keamanan pada aset-aset strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

“Kami menyambut baik sebagai upaya sinergi bersama pengamanan internal Pertamina,” ucap VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron dikutip dari Antara, Selasa (25/11/2025).

Baron menegaskan bahwa kilang dan fasilitas milik Pertamina merupakan aset strategis yang berhubungan langsung dengan kebutuhan negara dan masyarakat. Karena itu, ia menilai kolaborasi pengamanan dengan TNI sebagai langkah positif.

“(dukungan TNI) penguatan berlapis untuk menjamin keberlangsungan operasi fasilitas vital negara,” kata Baron.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan TNI akan ikut menjaga industri strategis nasional, termasuk kilang Pertamina.

Ia menjelaskan bahwa pengamanan tersebut diperlukan agar seluruh aset industri pemerintah berada dalam kondisi aman dan berfungsi optimal.

Selain itu, Menhan Sjafrie menyebut TNI memiliki landasan hukum untuk menjalankan tugas tersebut.

"Tugas-tugas pengamanan instalasi strategis, khususnya yang dimiliki oleh Pertamina, ini juga bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan ada di dalam revisi Undang-Undang TNI yang 14 pasal itu," ujar Sjafrie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan pengamanan industri strategis merupakan bagian dari tugas Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) yang saat ini sedang diperluas di seluruh Indonesia. Hingga kini, lebih dari 100 BTP telah terbentuk, dengan target penambahan sekitar 150 batalyon setiap tahun.

Dengan penguatan tersebut, Sjafrie meyakini industri strategis, termasuk Pertamina, dapat beroperasi lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta menjaga kedaulatan negara. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT