News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Ungkap AI Bisa Geser 23 Juta Lapangan Kerja, Anindya Bakrie: Tapi Berpotensi Ciptakan 46 Juta Pekerjaan Baru

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyoroti, peluang dan tantangan yang akan dihadapi dunia kerja dari perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Selasa, 25 November 2025 - 19:39 WIB
Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie dalam Indonesia-Africa CEO Forum, KTT G20, Afrika Selatan.
Sumber :
  • Kadin Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyorotiperkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga potensi penciptaan lapangan kerja dalam jumlah signifikan.

Di tengah pesatnya transformasi digital, Kadin menekankan pentingnya kesiapan dunia usaha dan pemerintah dalam merespons perubahan tersebut. Perkembangan AI dipandang mampu mendorong munculnya berbagai profesi baru di sektor teknologi, sekaligus memicu ekspansi industri digital yang membutuhkan kompetensi khusus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyoroti perlunya strategi adaptif agar Indonesia tidak tertinggal dalam persaingan global. Di sisi lain, Kadin mengingatkan bahwa automasi juga membawa risiko tergesernya sejumlah tenaga kerja sehingga diperlukan percepatan peningkatan keterampilan pekerja.

Anindya Bakrie memprediksi, kehadiran AI membawa tantangan karena terdapat potensi 23 juta tenaga kerja akan kehilangan pekerjaan sebelum tahun 2035.

"Tapi juga ada (potensi) 46 juta tenaga kerja baru. Bagaimana kita menyikapi hal ini?" ujar Anindya dalam konferensi pers jelang Rapat Pimpinan Nasional 2025 Kadin Indonesia di Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Menurut Anin, kehadiran AI ini juga dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang bisnis dalam industri digital seperti data center, sibernetika dan sebagainya.

"Kadin mesti menjadi paling depan untuk bisa membantu aplikasi daripada AI, supaya lebih produktif, mengurangi biaya (cost) juga, tapi juga menciptakan lapangan kerja baru ke depan," kata Anindya.

Untuk diketahui, isu mengenai pemanfaatan dan dampak AI akan dibahas secara khusus dalam Rapat Pimpinan Nasional 2025 Kadin Indonesia. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 November hingga 2 Desember 2025 di Jakarta.

Rapimnas kali ini mengusung tema "Kadin Bergotong Royong Memperluas Lapangan Kerja, untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia".

"Dalam tema kali ini, Kadin gotong royong untuk memperluas lapangan kerja yang meningkatkan kesejahteraan dan juga kemandirian. Jadi Indonesia Incorporated itu benar-benar kita mau jabarkan," kata Anindya.

Agenda itu juga diperkirakan akan melibatkan sejumlah pejabat pemerintah, mulai dari menteri koordinator, menteri hingga kepala badan.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya meminta perguruan tinggi memaksimalkan potensi akademik untuk memenuhi kebutuhan talenta kecerdasan buatan yang terus meningkat.

Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi seperti AI dan pengembangan semikonduktor merupakan alat untuk meningkatkan produktivitas sektor ekonomi, bukan tujuan akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui Rapimnas 2025, Kadin berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi era ekonomi berbasis teknologi.

Upaya ini diharapkan menciptakan ekosistem yang tidak hanya adaptif terhadap AI, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang lapangan kerja baru demi kesejahteraan dan kemandirian nasional. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eksodus WNI dari Sindikat Penipuan Kamboja Belum Reda, 2.752 Orang Mengadu ke KBRI Phnom Penh

Eksodus WNI dari Sindikat Penipuan Kamboja Belum Reda, 2.752 Orang Mengadu ke KBRI Phnom Penh

Arus kepulangan WNI yang keluar dari sindikat penipuan daring di Kamboja masih terus berlangsung.
Penawaran Harga Bak Bumi dan Langit, Petinggi Al Ittihad Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby

Penawaran Harga Bak Bumi dan Langit, Petinggi Al Ittihad Tolak Mentah-mentah Tawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby

Al Ittihad langsung menolak mentah-mentah penawaran Inter Milan untuk Moussa Diaby. Penawaran Inter Milan menurut petinggi Al Ittihad dianggap terlalu rendah.
Drama Internal NU Berakhir! PBNU Terima Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketum Resmi Dipulihkan

Drama Internal NU Berakhir! PBNU Terima Maaf Gus Yahya, Jabatan Ketum Resmi Dipulihkan

Keputusan tersebut diumumkan usai rapat yang dipimpin langsung Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jabodetabek, Diperkirakan Terjadi hingga Februari 2026

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jabodetabek, Diperkirakan Terjadi hingga Februari 2026

BMKG mengingatkan potensi cuaca ekstrem masih akan membayangi wilayah Jabodetabek. Sebab, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026.
Sekolah Terintegrasi, Strategi Nasional Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Sekolah Terintegrasi, Strategi Nasional Wujudkan Pemerataan Pendidikan Berkualitas

Pemerintah menggelar Rapat Tingkat Menteri untuk membahas percepatan penyelenggaraan Sekolah Terintegrasi (ST) sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.
11 ABK Indonesia Dipulangkan usai Selundupkan 7,5 Ton Pasir Timah ke Malaysia

11 ABK Indonesia Dipulangkan usai Selundupkan 7,5 Ton Pasir Timah ke Malaysia

Sebanyak 11 ABK Indonesia dipulangkan dari Malaysia setelah tertangkap menyelundupkan 7,5 ton pasir timah ilegal senilai Rp4,3 miliar ke Johor.

Trending

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami Greenland Guncang Dunia: Gelombang 200 Meter Picu Getaran Global Selama 9 Hari

Megatsunami di Greenland akibat longsor raksasa memicu gelombang 200 meter dan getaran global 9 hari, jadi bukti nyata dampak krisis iklim.
Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Jika Megatsunami Greenland Berulang, Ini Risiko Serius bagi Indonesia dan Dunia

Megatsunami di Greenland berpotensi terjadi berulang akibat krisis iklim. Dampaknya bisa menjalar global, termasuk ke Indonesia lewat iklim ekstrem dan ekonomi.
6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

6 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Januari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Januari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo, membahas peluang finansial, risiko, serta angka hoki harian.
Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Berikut jadwal lengkap wakil Indonesia di babak perempat final Thailand Masters 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT