News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko Airlangga Tinjau Pelaksanaan Program Pemagangan Nasional di Telkom

Lebih dari 600 peserta program pemagangan di TelkomGroup dari berbagai wilayah Indonesia sebagai wujud komitmen mencetak generasi siap bersaing di era digital.
Rabu, 3 Desember 2025 - 19:18 WIB
Menko Airlangga meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional di Telkom.
Sumber :
  • Telkom

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam rangka monitoring pelaksanaan program pemagangan lulusan perguruan tinggi di lingkungan TelkomGroup, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto melakukan kunjungan ke kantor PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang berlokasi di Telkom Landmark Tower (TLT) Jakarta, pada Selasa (2/12).

Pada kunjungan tersebut, Menko meninjau secara langsung lokasi pekerja magang dan berdiskusi langsung dengan para peserta magang dan mentor atau pimpinan unit, serta melakukan mini townhall. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turut hadir pada agenda tersebut Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata, Kemenko Perekonomian Dida Gardera, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Kemenko Perekonomian Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon, serta Staf Ahli Menteri Bid. Pembangunan Daerah Haryo Limanseto. 

Sebagai wujud komitmen TelkomGroup dalam mendukung program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Nasional, Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng, Komisaris Independen Telkom Deswandhy Agusman​, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan, Direktur Wholesale & International Service Honesti Basyir, dan Direktur Human Capital Management Telkomsel Indrawan Ditapradana turut menyambut jajaran Menko Perekonomian dan peserta magang untuk memberikan pandangan strategis terhadap pelaksanaan program.

TelkomGroup telah mengakomodir 632 peserta magang lulusan dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia. Adapun keseluruhan jumlah tersebut, merupakan peserta magang yang berasal dari batch 1 dan 2 program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Nasional. Pada batch ke- 1 yang berlangsung dari tanggal 20 Oktober 2025 sampai 19 April 2026, TelkomGroup telah menerima sebanyak 246 orang peserta magang. Selanjutnya, pada batch ke- 2 dengan periode magang dari tanggal 24 November 2025 sampai 23 Mei 2026, terdapat 386 peserta magang yang melakukan magang di lingkungan TelkomGroup.

Keseluruhan peserta tidak hanya menjalani magang di Telkom tetapi juga ditempatkan di berbagai anak perusahaan yang meliputi Telkomsel, Telkomsat, Telkom Property, Telkom Landmark Tower, dan Telkom Data Ekosistem. Program ini diikuti peserta magang yang berasal dari beragam wilayah, termasuk Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Denpasar, Pontianak, Samarinda, dan Makassar.

Acara kunjungan ini diawali dengan peninjauan ke salah satu lokasi kerja peserta magang, yaitu Sub-Departemen Sustainability Telkom. Menko beserta jajaran, serta jajaran Direksi dan Komisaris TelkomGroup juga melakukan diskusi dengan para peserta magang, mentor, dan juga pimpinan unit setempat. Setelah melakukan tinjauan lokasi kerja, agenda dilanjutkan dengan sesi mini townhall yang diikuti oleh 100 peserta program pemagangan lulusan perguruan tinggi dan 17 mentor di TelkomGroup. Para peserta magang berinteraksi langsung melalui sesi tanya jawab bersama Menko beserta jajaran, serta BOD dan BOC TelkomGroup guna menggali insight terkait peluang talenta muda di Indonesia untuk dapat berkarir di masa depan.

Dalam sambutannya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program pemagangan lulusan perguruan tinggi di TelkomGroup. “Kami sangat mengapresiasi Telkom yang telah melaksanakan program pemagangan nasional dengan sangat baik. Seiring dengan kebutuhan data center yang semakin tinggi, kebutuhan skill workers pada bidang digital juga turut mengalami peningkatan yang signifikan. Perkembangan sektor digital menjadi salah satu kunci utama pada pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan, sehingga kami akan terus mendorong program pemagangan nasional, khususnya bidang industri digital di TelkomGroup.”

Lebih lanjut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyoroti kebutuhan talenta pada bidang Artificial Intelligence (AI) di Indonesia yang semakin meningkat. “AI bagi Indonesia potensinya besar di berbagai sektor. Pertama tentu infrastrukturnya sendiri, data center kita butuh. Kemudian yang kedua nanti di sektornya itu sendiri. Apakah itu kesehatan, apakah itu di Industri 4.0 dan juga di industri kreatif dan inovatif. Nah ini juga butuh tenaga-tenaga. Jadi saya minta Telkom untuk mengejar ini. Karena AI ini kan kita butuh data. There is no AI without data. Dan data collection itu adalah labor intensive.” tambah Airlangga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejalan, Direktur Human Capital Management Telkom Willy Saelan juga menyampaikan, “Program pemagangan lulusan perguruan tinggi ini menjadi sarana penting bagi talenta muda untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata di berbagai bidang, mulai dari data analyst, developer, AI, hingga project management dan bidang digital lainnya. Telkom berkomitmen memberikan pengalaman terbaik yang inklusif dan berorientasi digital, sejalan dengan visi kami untuk menyiapkan SDM unggul bagi industri digital masa depan,” pungkas Willy.

Kunjungan Menko Perekonomian RI beserta jajaran ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Telkom dan para pemangku kepentingan dalam menyediakan kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kompetensi sekaligus mendapatkan pengalaman magang melalui keterlibatan langsung dalam berbagai proyek. Melalui inisiatif ini, Telkom terus berkomitmen untuk tidak hanya mencetak generasi muda yang siap bersaing di industri nasional, namun juga siap bersaing secara global. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karyawan PKWT Kena SP3 Berujung Dipecat Perusahaan, Sebenarnya Berhak Dapat Uang Perpisahan atau Tidak?

Karyawan PKWT Kena SP3 Berujung Dipecat Perusahaan, Sebenarnya Berhak Dapat Uang Perpisahan atau Tidak?

Dari ketentuan hukum, karyawan PKWT atau pekerja kontrak dipecat perusahaan tidak mendapat uang kompensasi/perpisahan akibat SP3 dan terbukti pelanggaran berat.
Menteri HAM Ungkap Motif Sesungguhnya Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT

Menteri HAM Ungkap Motif Sesungguhnya Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mengambil langkah tegas merespons tragedi bunuh dirinya siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
KPK Tetapkan Tersangka Terkait Hasil OTT Kantor Pajak Madya Banjarmasin

KPK Tetapkan Tersangka Terkait Hasil OTT Kantor Pajak Madya Banjarmasin

KPK telah menetapkan tersangka terhadap pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimatan Selatan.
Tersengat Listrik Saat Pasang Kanopi, Buruh Asal Kudus Meninggal Dunia di Sumbawa

Tersengat Listrik Saat Pasang Kanopi, Buruh Asal Kudus Meninggal Dunia di Sumbawa

Seorang buruh harian lepas berinisial SW (35), warga asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memasang rangka kanopi
Pigai Ungkap 'Biang Kerok' Anak SD di NTT Nekat Bunuh Diri, Diduga Berhubungan Erat dengan Hal Ini

Pigai Ungkap 'Biang Kerok' Anak SD di NTT Nekat Bunuh Diri, Diduga Berhubungan Erat dengan Hal Ini

Menteri HAM Natalius Pigai menyoroti soal kasus anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Menurut dia, ada masalah utama yang menyebabkan anak itu merasa frustasi.
Kalau Boleh Jujur, Manchester United yang Kini Gacor Diprediksi Bakal Finish di Posisi Ini

Kalau Boleh Jujur, Manchester United yang Kini Gacor Diprediksi Bakal Finish di Posisi Ini

Manchester United tampil impresif musim ini, mampu menaklukkan tim-tim papan atas Liga Inggris seperti Manchester City dan Arsenal. Pengamat beri prediksi finis

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Sambangi Polda Metro Jaya, kubu Roy Suryo cs mengajukan permintaan salinan 709 dokumen terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT