News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan, Dolar AS Menguat di Tengah Sentimen Pasar Global

Rupiah dibuka melemah ke Rp16.620 per dolar AS pada Kamis, 4 Desember 2025, di tengah penguatan indeks dolar dan dinamika pasar global.:
Kamis, 4 Desember 2025 - 09:45 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Kamis, 4 Desember 2025. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah bergerak turun tipis sebesar 0,03 persen dan berada di level Rp16.620 per dolar AS pada awal sesi perdagangan.

Pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah masih berada pada posisi stagnan di level Rp16.615 per dolar AS. Pelemahan hari ini menandai koreksi lanjutan yang terjadi seiring perubahan sentimen pasar global dan penguatan dolar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, indeks dolar Amerika Serikat (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau menguat 0,10 persen ke posisi 98,950. Penguatan ini terjadi setelah sebelumnya indeks dolar menyentuh posisi terendah dalam sebulan saat perdagangan Rabu.

Pergerakan dolar menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan arah nilai tukar mata uang di kawasan emerging markets, termasuk rupiah. Penguatan DXY menjadi sinyal bahwa investor global kembali mencari aset aman di tengah ketidakpastian pasar.

Sentimen Global Pengaruhi Pergerakan Rupiah

Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi dinamika ekonomi global, termasuk ekspektasi kebijakan baru Federal Reserve (The Fed). Pasar global saat ini menaruh perhatian pada kemungkinan penurunan suku bunga acuan yang diperkirakan diumumkan dalam waktu dekat.

Meskipun dolar AS sempat tertekan selama beberapa pekan terakhir akibat spekulasi pemangkasan suku bunga, pergerakannya kembali menguat pada awal pekan ini. Kondisi tersebut memberikan tekanan bagi rupiah maupun mata uang kawasan lainnya.

Di sisi lain, penguatan dolar juga didorong oleh data ekonomi Amerika Serikat yang masih menunjukkan ketahanan, terutama pada sektor tenaga kerja dan konsumsi domestik.

Tekanan Pasar Masih Berpotensi Berlanjut

Sejumlah analis menilai bahwa pelemahan rupiah hari ini masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan arah pelemahan tajam. Namun, tekanan dari penguatan dolar dan volatilitas pasar global masih perlu dicermati.

Beberapa faktor eksternal yang diperkirakan memengaruhi nilai tukar rupiah dalam waktu dekat antara lain:

  • Keputusan suku bunga The Fed

  • Pergerakan harga minyak global

  • Aliran modal asing di pasar saham dan obligasi

  • Stabilitas geopolitik kawasan dan global

Selain faktor eksternal, perkembangan domestik seperti inflasi dan kondisi makroekonomi nasional juga berperan dalam menjaga stabilitas rupiah.

Rupiah Masih Mendapat Sentimen Positif

Meski dibuka melemah, rupiah masih mendapatkan dorongan sentimen positif dari tren pelemahan dolar AS di pasar global pada perdagangan sebelumnya. Hal ini membuat beberapa analis memperkirakan rupiah berpotensi bergerak stabil dalam jangka pendek, meskipun volatilitas tetap perlu diwaspadai.

Kendati demikian, pelaku pasar diharapkan mencermati perkembangan indikator ekonomi global dan regional untuk menentukan strategi perdagangan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kondisi pasar global yang masih dipenuhi ketidakpastian dan perubahan arah kebijakan bank sentral utama dunia, rupiah diprediksi bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan hari ini.

Perdagangan pada sesi selanjutnya akan menjadi penentu arah rupiah menuju akhir pekan, apakah mampu menguat dan kembali stabil, atau tetap berada dalam tekanan dolar AS yang terus menguat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat) menaksir kerugian kebakaran gudang penyimpanan peralatan di Jalan Anggrek II No. 8 RT 08/RW 02, Karet Kuningan, Setiabudi, mencapai sekitar Rp1 miliar.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Day! Hari Ini Skuad Garuda Hadapi Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Day! Hari Ini Skuad Garuda Hadapi Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memulai perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura. Duel Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/9/2026).
Rekap UEFA Nations League A: Jerman Ditahan Belanda, Ronaldo Bantu Portugal Tekuk Wales

Rekap UEFA Nations League A: Jerman Ditahan Belanda, Ronaldo Bantu Portugal Tekuk Wales

UEFA Nations League 2026/2027 resmi dimulai dengan sejumlah pertandingan menarik. Jerman harus puas bermain imbang 1-1 lawan Belanda pada laga pembuka Grup A2.
5 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Sukses Membungkam Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

5 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Sukses Membungkam Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil menundukkan Singapura dan membawa tiga poin dalam laga perdana mereka di FIFA ASEAN Cup 2026, maka lima hal berikut akan terjadi.
Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Surya bin Samid, Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi ditanya oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal pendapatan menjadi pemilah sampah.

Trending

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Geger! Pria Cekcok Usai Diduga Jadi Korban Pelecehan di KRL, KAI Commuter Line Lakukan Penelusuran

Geger! Pria Cekcok Usai Diduga Jadi Korban Pelecehan di KRL, KAI Commuter Line Lakukan Penelusuran

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria diduga cekcok dengan pria lain usai menjadi korban pelecehan di dalam gerbong KRL.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT