GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

100 Prajurit TNI Bermotor Diterjunkan untuk Salurkan 10 Ton Bantuan Beras ke Bener Meriah Aceh

Kementan dan TNI bekerja sama menyalurkan bantuan 18 ton bantuan beras ke wilayah pedalaman Bener Meriah, Aceh, di mana 10 ton di antaranya dikirim oleh 100 personel TNI lewtat jalur darat.
Minggu, 21 Desember 2025 - 23:56 WIB
100 Prajurit TNI Bermotor menyalurkan 10 ton bantuan pangan ke Bener Meriah, Aceh.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat penyaluran bantuan pangan ke wilayah Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Sebanyak 18 ton beras disalurkan melalui kombinasi jalur darat dan udara untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat di daerah terpencil dan sulit diakses tetap terpenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Minggu pagi (21/12/2025), pasukan Satuan Pengamanan Motor (SPM) dari Korem 011/Lilawangsa bersama komunitas bermotor diberangkatkan dari posko Korem.

Tim yang dipimpin langsung Kepala Staf Korem tersebut membawa misi pendistribusian 10 ton beras ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah melalui jalur darat.

Komandan pelaksana kegiatan, Letnan Kolonel Patri Andi Ariyanto, menjelaskan bahwa distribusi dilakukan dengan melibatkan sekitar 100 personel. Metode pengiriman disesuaikan dengan kondisi medan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

“Distribusi beras dilakukan menggunakan sepeda motor, dengan setiap personel membawa sekitar 25 kilogram beras. Target penyaluran sebanyak 10 ton diselesaikan dalam waktu dua hari sebagai bentuk percepatan distribusi kepada masyarakat,” ujar Patri.

Selain jalur darat, percepatan distribusi juga ditempuh melalui jalur udara. Pada hari yang sama, satu unit pesawat Hercules lepas landas dari Lanud Sultan Iskandar Muda Banda Aceh menuju Bandara Rembele dengan membawa tambahan 8 ton beras untuk wilayah terdampak.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian melalui program Kementan Peduli telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Aceh dalam tiga tahap menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut. Pengiriman dilakukan secara bertahap untuk memastikan bantuan menjangkau wilayah pesisir dan daerah dengan keterbatasan akses.

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Irham Waroihan, menegaskan bahwa seluruh proses pengiriman dan pendistribusian bantuan dikawal secara ketat agar tepat sasaran dan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Distribusi bantuan kami pastikan berjalan terukur dan diawasi dengan ketat. Aceh menjadi prioritas karena kondisi darurat yang dihadapi masyarakat, dan bantuan disalurkan bertahap agar pasokan tetap terjaga dan merata,” ujar Irham saat meninjau pelepasan bantuan beras Kementan dan Badan Pangan Nasional ke Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara dari Posko Korem 011/Lilawangsa di Lhokseumawe.

Ia menambahkan, pemanfaatan jalur laut, darat, dan udara menjadi strategi utama untuk mempercepat distribusi logistik di wilayah dengan tantangan geografis.

“Kami berkolaborasi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan tidak hanya cepat sampai, tetapi juga benar-benar diterima masyarakat,” tambahnya.

Selain bantuan pangan dari Kementan Peduli, pemerintah juga menyalurkan berbagai dukungan logistik lainnya sebagai bagian dari upaya terpadu penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penyaluran bantuan bencana di wilayah Sumatera dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi lintas kementerian dan lembaga. Kementerian Pertanian terus berkoordinasi dengan BNPB, kementerian koordinator terkait, Kementerian Dalam Negeri, TNI, dan Kementerian Pertahanan guna memastikan distribusi bantuan menjangkau lokasi terdampak secara cepat dan tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini adalah kolaborasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana. Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah cobaan bagi kita semua. Karena itu, kita hadir bersama untuk membantu dan meringankan beban mereka,” tegas Mentan Amran.

Langkah tersebut mencerminkan sinergi kuat Kementerian Pertanian dan TNI dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses. Pemerintah menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi pangan berlangsung cepat, merata, dan tepat sasaran hingga ke wilayah pedalaman.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT