GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Akui Harga Cabai Mulai Turun, Begini Catatan Produksi dan Stok Nasional dari Bapanas

Per 23 Desember, harga seluruh jenis cabai tercatat mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Bahkan, untuk beberapa jenis, turun lebih rendah dibandingkan satu bulan lalu.
Selasa, 23 Desember 2025 - 20:38 WIB
Ilustrasi Harga Cabai
Sumber :
  • Antara

Surabaya, tvOnenews.com - Harga cabai yang sempat melonjak tinggi dalam beberapa pekan terakhir kini mulai menunjukkan tren penurunan.

Penurunan harga cabai di tingkat pedagang juga tercermin dalam data Panel Harga Pangan yang dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Per 23 Desember, seluruh jenis cabai tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan pekan sebelumnya. Bahkan, untuk beberapa jenis, harga juga lebih rendah dibandingkan satu bulan lalu.

Harga cabai merah keriting per 23 Desember tercatat sebesar Rp 52.951 per kilogram. Angka tersebut turun 12,42 persen dibandingkan sepekan sebelumnya yang berada di level Rp 60.461 per kilogram.

Jika dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya, harga juga turun 1,59 persen dari Rp 53.804 per kilogram.

Sementara itu, rata-rata harga nasional cabai merah besar berada di level Rp 48.256 per kilogram. Harga ini turun 10,56 persen dibandingkan sepekan sebelumnya yang mencapai Rp 53.954 per kilogram, serta turun 8,18 persen dibandingkan sebulan lalu yang berada di Rp 52.554 per kilogram.

Untuk cabai rawit merah, harga per 23 Desember tercatat Rp 66.165 per kilogram. Angka ini menurun 0,9 persen dibandingkan hari sebelumnya dan turun 6,8 persen dibandingkan sepekan sebelumnya yang masih berada di Rp 70.996 per kilogram.

Kondisi tersebut sejalan dengan proyeksi yang sebelumnya disampaikan Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Ia menyatakan optimisme bahwa harga cabai akan bergerak ke arah yang lebih stabil.

"Cabai, kemarin yang aku pantau itu cukup baik, bahkan turun. Tetapi ini kami kira karena ada bencana, hujan, (sehingga) kalau cabai naik sedikit masih wajar," kata Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Stabilitas harga cabai turut dipengaruhi oleh terjaganya produksi dalam negeri. Hal ini tercermin dalam Proyeksi Neraca Pangan yang disusun Bapanas per Desember 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produksi cabai besar pada Desember 2025 diperkirakan meningkat 22,3 persen dibandingkan November. Produksi bulanan cabai besar diproyeksikan mencapai 127,8 ribu ton, naik dari 104,5 ribu ton pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, produksi cabai rawit pada Desember 2025 diperkirakan mencapai 108,6 ribu ton. Di sisi lain, kebutuhan konsumsi cabai besar dan cabai rawit merah secara nasional berada di kisaran 76 ribu hingga 78 ribu ton per bulan, sehingga pasokan dinilai masih mencukupi kebutuhan konsumsi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT