GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Stok 3,25 Juta Ton Beras, Bulog Gandeng BRIN untuk Siapkan Teknologi Pemeliharaan Bebas Kutu

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan koordinasi dengan BRIN telah dilakukan untuk menyiapkan teknologi pemeliharaan beras agar bebas dari kutu.
Jumat, 2 Januari 2026 - 16:19 WIB
Ilustrasi tambahan stok beras impor dari Vietnam dikirim ke Aceh
Sumber :
  • ANTARA/Raisan Al Farisi/wsj

Jakarta, tvOnenews.com - Perum Bulog bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk menerapkan teknologi baru dalam pemeliharaan stok beras.

Langkah ini ditujukan untuk mencegah serangan kutu, menjaga kualitas produk, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan koordinasi dengan BRIN telah dilakukan untuk menyiapkan teknologi pemeliharaan beras yang lebih modern.

"Kami sudah koordinasi dengan Kepala BRIN. BRIN akan suport kami untuk pemeliharaan beras ke depan itu ada teknologi baru," kata Rizal dalam jumpa pers Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategis 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Rizal belum mengungkap detail teknologi yang akan diterapkan. Namun, ia menegaskan inovasi tersebut diarahkan untuk melindungi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog.

Pada awal 2026, stok CBP tercatat mencapai 3,25 juta ton yang merupakan carry over dari tahun 2025. Jumlah tersebut menuntut sistem pemeliharaan yang lebih kuat dan efisien agar kualitas beras tetap terjaga.

Kerja sama dengan BRIN menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil riset dalam negeri yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan stok tanpa ketergantungan pada teknologi luar negeri dalam sistem logistik pangan nasional.

Teknologi tersebut diyakini mampu menjaga kondisi beras tetap sehat dan stabil, sehingga mendukung pengelolaan cadangan pangan pemerintah dalam jangka panjang.

"Enggak usah pakai teknologi-teknologi dari luar. Teknologi orang Indonesia aja udah pintar-pintar. Nah ini syukur alhamdulillah dari Kepala BRIN kemarin menyampaikan ada teknologi baru untuk menjaga beras jadi lebih sehat, lebih kuat dan tahan lama," ujar Rizal.

Bulog akan menindaklanjuti kolaborasi tersebut melalui pembahasan teknis lanjutan bersama BRIN agar teknologi dapat diterapkan secara efektif di seluruh fasilitas penyimpanan.

"Nanti kami tindaklanjuti ini dan diskusikan dengan Kepala BRIN untuk diterapkan di Bulog," jelasnya.

Rizal menegaskan Bulog berkomitmen menjaga mutu beras dari Sabang hingga Merauke melalui sistem pengawasan berlapis yang dilakukan secara konsisten.

Selama ini, Bulog menerapkan pola pemeliharaan berjenjang mulai dari pemeriksaan harian, mingguan, bulanan, triwulanan, hingga per semester guna memastikan stok tetap aman dan layak konsumsi.

Setiap indikasi penurunan kualitas atau gangguan hama segera ditangani dengan langkah cepat, termasuk fumigasi terukur agar tidak menyebar ke stok lainnya.

"Sehingga indikasi-indikasi penyakit (beras berkutu) itu tidak menyebar ke yang lain," ucap Rizal.

Upaya tersebut menjadi prioritas strategis perusahaan untuk memastikan beras tetap sehat, kuat, dan tahan lama selama masa penyimpanan hingga distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.

"Bulog itu selalu berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga kualitas dari masing-masing produk beras," kata Rizal.

Sebelumnya, isu beras berkutu di gudang Bulog menjadi perhatian Komisi IV DPR RI. Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto mengungkap temuan beras impor yang telah berkutu saat kunjungan kerja ke Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunjungan tersebut dilakukan pada masa reses DPR beberapa waktu lalu. Menurut Titiek, beras yang ditemukan merupakan stok impor dari tahun sebelumnya.

"Pada reses lalu, pada kunjungan kerja yang lalu, saya memimpin tim ke Yogya, dan kami meninjau Gudang Bulog. Di situ kami menemukan masih banyak beras sisa impor yang lalu di dalam Gudang Bulog yang sudah banyak kutu," kata Titiek Soeharto dalam rapat kerja dengan Kementerian Pertanian, Selasa (11/3/2025). (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Momen Fabio Quartararo Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah ke Motor Yamaha pada Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Momen Fabio Quartararo Tertangkap Kamera Acungkan Jari Tengah ke Motor Yamaha pada Tes Pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram

Fabio Quatararo terlihat sangat kecewa dengan lambatnya pengembangan motor Yamaha jelang bergulirnya musim balap MotoGP 2026.
Maarten Paes Ketiban Durian Runtuh, Kiper Timnas Indonesia Itu Potensi Besar Debut di Ajax Amsterdam

Maarten Paes Ketiban Durian Runtuh, Kiper Timnas Indonesia Itu Potensi Besar Debut di Ajax Amsterdam

Penjaga gawang Timnas Indonesia Maarten Paes berpeluang besar menjalani debut bersama Ajax Amsterdam pada pekan ke-24 Eredivisie 2025/2026. Ajax dijadwalkan ...
Pemain Kesayangan Shin Tae-yong yang Diabaikan Patrick Kluivert Mulai Unjuk Gigi, Berpotensi Jadi Andalan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Pemain Kesayangan Shin Tae-yong yang Diabaikan Patrick Kluivert Mulai Unjuk Gigi, Berpotensi Jadi Andalan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Justin Hubner kembali bersinar di Fortuna Sittard usai sempat diabaikan Patrick Kluivert. Bek muda ini tampil konsisten dan berpeluang jadi andalan baru Timnas Indonesia era John Herdman.
Polda Metro Jaya Kembali Gagalkan Peredaran Narkoba, Kali Ini Seorang Pria dan 18 Kg Ganja Diamankan

Polda Metro Jaya Kembali Gagalkan Peredaran Narkoba, Kali Ini Seorang Pria dan 18 Kg Ganja Diamankan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menggagalkan peredaran narkoba di wilayah DKI Jakarta.
Media Korea Singgung Rekor Buruk Red Sparks, Gara-gara Tim Besutan Ko Hee-jin Gagal Total di Liga Voli Korea 2025-2026

Media Korea Singgung Rekor Buruk Red Sparks, Gara-gara Tim Besutan Ko Hee-jin Gagal Total di Liga Voli Korea 2025-2026

Media Korea Selatan menyoroti rekor buruk yang belum lama ini dicatatkan oleh Red Sparks, yang membuat tim besutan Ko Hee-jin semakin terpuruk di Liga Voli Korea 2025-2026.
Anggota Brimob Diduga Bunuh Siswa MTsN di Maluku, Mabes Polri Beri Jawaban Menohok

Anggota Brimob Diduga Bunuh Siswa MTsN di Maluku, Mabes Polri Beri Jawaban Menohok

Kakak-beradik yang merupakan siswa MTsN di Tual, Maluku Tenggara diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota Brimob Pelopor C yang diketahui berinisial Bripka MS.

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT