News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Tertekan di Awal Perdagangan, Sinyal Hawkish The Fed Bikin Dolar AS Menguat

Rupiah melemah ke Rp16.873 per dolar AS usai pernyataan hawkish pejabat The Fed. Pasar mencermati inflasi AS dan arah suku bunga.
Selasa, 13 Januari 2026 - 10:33 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada awal perdagangan Selasa seiring menguatnya dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap mata uang Garuda muncul setelah pejabat bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) menyampaikan pernyataan bernada hawkish terkait arah kebijakan suku bunga.

Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, rupiah tercatat melemah 18 poin atau sekitar 0,11 persen ke level Rp16.873 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.855 per dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah tidak terlepas dari respons pasar terhadap pernyataan pejabat The Fed yang mengisyaratkan belum perlunya penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Menurut Lukman, dolar AS mengalami rebound setelah Presiden The Fed New York, John Williams, menyampaikan pandangan bahwa kebijakan suku bunga saat ini masih berada pada level yang sesuai dengan kondisi ekonomi AS.

“Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang rebound merespons pernyataan hawkish pejabat The Fed, yang mengisyaratkan bahwa bank sentral AS tidak perlu terburu-buru menurunkan suku bunga,” ujar Lukman di Jakarta, Selasa.

The Fed Isyaratkan Suku Bunga Bertahan

Dalam pernyataannya, John Williams menegaskan bahwa suku bunga acuan AS saat ini dinilai sudah sejalan dengan perkembangan sektor ketenagakerjaan dan inflasi. Dengan kondisi tersebut, langkah pemangkasan suku bunga tidak dianggap sebagai prioritas dalam waktu dekat.

Pernyataan tersebut langsung direspons pasar dengan penguatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, termasuk rupiah. Sikap hawkish The Fed cenderung membuat aset berdenominasi dolar AS lebih menarik, sehingga menekan mata uang negara berkembang.

Bagi rupiah, sinyal penundaan pemangkasan suku bunga AS menjadi sentimen negatif karena mempersempit peluang aliran dana masuk ke pasar keuangan domestik.

Inflasi AS Jadi Faktor Tambahan Tekanan

Selain pernyataan pejabat The Fed, pelaku pasar juga mencermati rilis data inflasi AS yang diperkirakan menunjukkan kenaikan. Ekspektasi inflasi yang lebih tinggi turut memperkuat posisi dolar AS di pasar global.

Lukman menyebutkan, inflasi inti AS diproyeksikan naik dari sebelumnya 2,6 persen menjadi 2,7 persen. Sementara itu, inflasi utama diperkirakan tetap bertahan di level 2,7 persen.

“Kondisi ini berpotensi mendorong penguatan dolar AS lebih lanjut dan memberikan tekanan tambahan bagi rupiah,” ungkapnya.

Ekspektasi inflasi yang masih tinggi memperkuat pandangan bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang membatasi penguatan mata uang negara berkembang.

Rupiah Berpotensi Bergerak Fluktuatif

Dengan kombinasi sentimen global tersebut, pergerakan rupiah diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas. Pelaku pasar cenderung berhati-hati sambil menunggu kepastian arah kebijakan moneter AS ke depan.

Lukman memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran yang cukup lebar pada perdagangan hari ini.

“Rupiah diperkirakan berada di rentang Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar AS,” katanya.

Rentang tersebut mencerminkan ketidakpastian pasar yang masih tinggi, terutama menjelang rilis data ekonomi penting dari AS. Selama dolar AS tetap menguat, tekanan terhadap rupiah diperkirakan belum akan mereda.

Pasar Tunggu Sentimen Lanjutan

Ke depan, pelaku pasar akan terus memantau perkembangan data ekonomi global, khususnya dari AS. Selain inflasi, sinyal lanjutan dari pejabat The Fed terkait arah suku bunga akan menjadi faktor kunci yang memengaruhi pergerakan rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam negeri, stabilitas nilai tukar juga akan dipengaruhi oleh respons otoritas moneter dalam menjaga keseimbangan pasar keuangan. Namun untuk jangka pendek, sentimen eksternal masih menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah.

Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan masih bergerak dinamis dan sensitif terhadap setiap perkembangan kebijakan moneter AS serta data ekonomi global yang dirilis dalam waktu dekat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Anak Nasional dan Krisis Ruang Aman yang Belum Berakhir

Hari Anak Nasional dan Krisis Ruang Aman yang Belum Berakhir

Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang diperingati pada Kamis (23/7/2026) menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya menghadirkan ruang aman bagi setiap anak. 
Ogah Bayar Cicilan Laptop Rp27 Juta, Pria di Jakbar Nekat Lukai Diri dan Karang Cerita Begal

Ogah Bayar Cicilan Laptop Rp27 Juta, Pria di Jakbar Nekat Lukai Diri dan Karang Cerita Begal

Seorang pria berinisial A di Jakarta Barat terancam hukuman setelah terbukti memalsukan laporan kasus begal. 
Timnas Indonesia Rasa Eropa, John Herdman Panggil 11 Pemain Keturunan di Piala AFF 2026: Waktunya Garuda Juara?

Timnas Indonesia Rasa Eropa, John Herdman Panggil 11 Pemain Keturunan di Piala AFF 2026: Waktunya Garuda Juara?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menetapkan 26 pemain yang bela Garuda pada Piala AFF 2026. Menariknya, daftar tersebut dihiasi banyak pemain keturunan.
Petugas Gabungan Cepat Tangani Karhutla di Blora dan Klaten

Petugas Gabungan Cepat Tangani Karhutla di Blora dan Klaten

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta mengatakan, bahwa pihaknya berhasil dengan cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Blora dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Polri Gandeng PBSI dan NPCI, Piala Kapolri 2026 Siap Digelar dan Fokus Mencetak Bibit Pebulu Tangkis Berprestasi

Polri Gandeng PBSI dan NPCI, Piala Kapolri 2026 Siap Digelar dan Fokus Mencetak Bibit Pebulu Tangkis Berprestasi

Piala Kapolri 2026 kembali digelar sebagai salah satu ajang pembinaan atlet bulu tangkis nasional.
Genap 25 Tahun, Band RADJA Gelar Konser Peringatan Perak di Bengkel Hall SCBD

Genap 25 Tahun, Band RADJA Gelar Konser Peringatan Perak di Bengkel Hall SCBD

Memperingati perjalanan peraknya, RADJA menjadwalkan gelaran konser spesial untuk menyapa para penggemarnya (RADJAKU) di Bengkel Hall, SCBD, Jakarta.

Trending

Scout Camp 2026 Digelar di Thailand, Kontingen Pramuka Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Scout Camp 2026 Digelar di Thailand, Kontingen Pramuka Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Kontingen Pramuka sekolah mengharumkan Indonesia di International Education Adventure 4.0 (Scout Camp 2026) yang digelar di Sangkhom Islam Wittaya School, Sadao, Provinsi Songkhla, Thailand, pada 20–23 Juli 2026.
Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan zodiak keuangan 25 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aries untung besar dan Cancer diminta tahan jajan di Sabtu akhir pekan ini.
4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang mendadak cuan pada 25 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya ungkap perkembangan terbaru terkait komposisi skuad Garuda jelang Piala AFF 2026. Ada 26 pemain dipertahankan.
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Merah Putih Capai Rp1,8 Triliun, Purbaya Buka Suara

Purbaya mengatakan pengelolaan Kopdes Merah Putih bukan berada di bawah Kemenkeu. Melainkan, tanggung jawab pihak pelaksana yaitu PT Agrinas Pangan Nusantara.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 25 Juli 2026: Kabar Baik soal Karier, Rezeki dan Kesuksesan Makin Dekat

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 25 Juli 2026: Kabar Baik soal Karier, Rezeki dan Kesuksesan Makin Dekat

Selamat berbahagia bagi 5 zodiak ini, diprediksi paling hoki pada 25 Juli 2026, Leo dapat kabar baik soal karier, rezeki dan kesuksesan makin dekat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT