News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banggakan Kinerja Tim Pertanian, Prabowo Sototi Tata Kelola Pangan hingga Pupuk: Kita Mampu Berdiri di Kaki Sendiri

Presiden menjelaskan, keberhasilan sektor pertanian lahir dari kerja keras, konsistensi kebijakan, serta kolaborasi antarkementerian dan lembaga di pemerintahannya.
Selasa, 13 Januari 2026 - 18:39 WIB
Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian Kilang Minyak Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Sumber :
  • Ist

Ia menggambarkan kerumitan birokrasi masa lalu yang membuat distribusi pupuk sulit menjangkau petani.

“Dulu pupuk sulit langka para petani menjerit. Pabrik pupuk milik negara. Pupuk kita subsidi. Tetapi sampai ke petani sangat sulit. Waktu itu ada 145 peraturan. 145 peraturan. Ada 11 K/L yang harus menyetujui, harus juga tanda tangan gubernur dan bupati. Jadi dari pabrik sampai ke petani mungkin dibutuhkan 13 tanda tangan. Bayangkan”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Prabowo menegaskan, pemerintah kemudian mengambil keputusan tegas dengan memangkas seluruh regulasi penghambat agar distribusi pupuk dapat langsung dirasakan petani.

“Kita hilangkan itu semua. 145 peraturan kita hapus dan sekarang tidak perlu 13 tanda tangan cukup satu tanda tangan, satu instruksi. Kemudian pupuk itu langsung ke petani dan petani tidak perlu pakai macam-macam, cukup kartu penduduk, cukup disetujui oleh kepala desa. Benar dia petani di sini,” jelasnya.

Reformasi tersebut, lanjut Presiden, tidak hanya mempermudah akses pupuk, tetapi juga menciptakan tonggak baru dalam kebijakan harga pupuk nasional serta menjaga keberlanjutan industri pupuk dalam negeri.

“Dan akhirnya kita berhasil pertama kali dalam sejarah bangsa kita, kita berhasil menurunkan harga pupuk sebesar 20%. Sesungguhnya Menteri Pertanian melaporkan bisa menurunkan 25%. Tapi saya kasih kasih tahu biarlah pabrik dapat keuntungan 5% sehingga kita turunkan cukup 20%. Tetapi petani sudah sangat terima kasih. Dan walaupun kita turunkan harga ternyata volume pupuk naik 700.000 ton. Jadi petani sekarang harga terjangkau, barang ada,” ungkap Presiden.

Dampak reformasi pupuk tersebut, menurut Presiden, terlihat langsung pada sektor perberasan nasional. Ia menyebut kondisi petani padi saat ini berada pada level terbaik sepanjang sejarah Indonesia, baik dari sisi pendapatan, cadangan, maupun produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini contoh sekarang juga perberasan. Perberasan petani-petani beras sekarang penghasilannya naik, nilai tukur petani naik dari 106 menjadi 125 tertinggi selama sejarah Republik Indonesia. Cadangan kita juga tertinggi, produksi kita, beras kita tertinggi selama sejarah Republik Indonesia,” kata Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan syarat utama bagi sebuah negara yang benar-benar merdeka. Ketahanan pangan, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menjaga martabat bangsa dan melindungi rakyat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

9 Korban Selamat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget

9 Korban Selamat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget

Sebanyak sembilan korban selamat dalam insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Senin (3/8).
Pergerakan Harga Pangan Nasional Hari Ini 3 Agustus 2026, Cabai Rawit Naik Rp55.800 per Kilogram

Pergerakan Harga Pangan Nasional Hari Ini 3 Agustus 2026, Cabai Rawit Naik Rp55.800 per Kilogram

Pergerakan harga pangan nasional pada awal pekan masih menunjukkan fluktuasi. Kelompok komoditas hortikultura kembali menjadi penyumbang perubahan harga.
Update! Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Sebanyak 122 Korban Tiba di Darat

Update! Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Sebanyak 122 Korban Tiba di Darat

Inilah update terkait insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2. Sebanyak 122 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 telah tiba di darat.
Jatim Kembali Juara Umum LKS Nasional Tahun 2026 untuk Keempat Kalinya, Gubernur Khofifah: Bukti Barometer Vokasi Nasional

Jatim Kembali Juara Umum LKS Nasional Tahun 2026 untuk Keempat Kalinya, Gubernur Khofifah: Bukti Barometer Vokasi Nasional

Untuk keempat kalinya secara berturut-turut, Kontingen Jatim raih Juara Umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah (Dikmen) Tingkat Nasional Tahun 2026, sekaligus mengukuhkan Jatim sebagai barometer pendidikan vokasi nasional.
Media Vietnam Girang, John Herdman Angkat Topi untuk Skuad Kim Sang-sik

Media Vietnam Girang, John Herdman Angkat Topi untuk Skuad Kim Sang-sik

John Herdman memberikan respek tinggi kepada skuad Kim Sang-sik jelang duel Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026. Media Vietnam sampai bilang begini.
Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Rizky Ridho, Kapten Timnas Indonesia Singgung 'Trik Kotor' Jelang Duel Piala AFF

Media Vietnam Tak Habis Pikir dengan Rizky Ridho, Kapten Timnas Indonesia Singgung 'Trik Kotor' Jelang Duel Piala AFF

Media Vietnam soroti pernyataan kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, yang menyinggung soal trik kotor Vietnam jelang bentrok di laga lanjutan Grup A Piala AFF.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri Aesthetic Medicine Indonesia Tumbuh Pesat, Dokter Soroti Perubahan Pola Pikir Pasien

Industri aesthetic medicine di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap perawatan berbasis teknologi yang dinilai lebih aman.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Mulut Dilakban hingga Masih Pakai Mukena, Nenek di Cakung Datangi Kantor Polisi Ngaku Dirampok Tetangga

Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena. 
Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Makin Banyak Orang Tinggalkan Facelift Operasi, Ini Alasan Prosedur Minim Invasif Naik Daun

Jika sebelumnya tindakan bedah kerap menjadi pilihan utama untuk mengatasi kekenduran kulit, kini prosedur minim invasif menjadi preferensi banyak pasien.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT