GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Canda Hangat Presiden Prabowo soal Wamentan Sudaryono, Bertahun-Tahun Pernah Jadi Sekpri: Anak Petani Sekarang Jadi Wakil Menteri

Prabowo membeberkan hubungan dekat dirinya yang sangat memahami latar belakang dan perjalanan karier Sudaryono. Presiden mengungkap bagaimana perjalanan sosok anak petani itu sekarang jadi Wamentan.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:52 WIB
Taklimat Presiden RI bersama rektor dan pimpinan perguruan tinggi di halaman tengah Istana Kepresidenan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Agenda Taklimat Presiden RI bersama ribuan rektor dan pimpinan perguruan tinggi di halaman tengah Istana Kepresidenan, Kamis (15/1/2026), sempat diwarnai suasana guyub penuh canda.

Presiden Prabowo Subianto tampak melontarkan goyonan hangat saat memperkenalkan jajaran kabinetnya, khususnya ketika menyebut Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut terjadi ketika Presiden membacakan daftar pejabat yang hadir. Saat sampai pada nama Sudaryono, Prabowo berhenti sejenak, memperhatikan teks di tangannya, lalu menunjukkan ekspresi heran.

"Wakil Menteri Pertanian, Dr. Sudaryono, S.Hub.Int... Sarjana Hubungan... Ini salah ini ya? Salah kan? Aku tahu salah, nggak ada ini," seloroh Prabowo sambil tertawa kecil, yang langsung disambut tawa para rektor dan guru besar yang hadir.

Prabowo kemudian menjelaskan bahwa dirinya sangat memahami latar belakang dan perjalanan karier Sudaryono. Sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dikenal sebagai Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo.

Hubungan kerja yang terjalin cukup lama membuat Prabowo merasa janggal dengan penyebutan gelar dalam teks protokoler tersebut.

"Bekas Sekpri saya, jadi saya hafal itu. Kelakuannya saya hafal. Makanya banyak" ujar Prabowo sambil tertawa, disertai gestur hangat dan menunjuk ke arah Sudaryono.

Di balik candaan tersebut, Presiden menyampaikan pesan motivatif. Prabowo mengapresiasi perjalanan Sudaryono yang dinilainya berhasil menapaki karier dari bawah hingga masuk ke jajaran pemerintahan.

"Anak petani, akhirnya jadi Wakil Menteri Pertanian," tambah Prabowo dengan nada bangga.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan Taklimat Presiden 2026 sebagai forum strategis untuk menyelaraskan visi pemerintah dengan dunia pendidikan tinggi. Ia mendorong perguruan tinggi agar semakin memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pengembangan industri nasional serta peningkatan pendapatan negara.

Presiden juga menegaskan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi agar Indonesia tidak hanya kaya sumber daya alam, tetapi juga unggul dalam mengelolanya melalui riset dan inovasi karya anak bangsa.

Dalam sepekan terakhir, perhatian Presiden Prabowo memang banyak tertuju pada penguatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah menempatkan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam mendukung agenda prioritas nasional, termasuk swasembada pangan dan energi.

Profil Singkat Wamentan Sudaryono

Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M, MBA, yang akrab disapa Mas Dar, lahir di Grobogan pada 23 Januari 1985. Masa kecilnya dihabiskan di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh. Kini, di usia 40 tahun, ia dikenal sebagai figur berpengaruh dengan reputasi yang mengesankan.

Kecil Memikul Jerami, Dewasa jadi Wakil Menteri

Mengutip laman pribadinya, Sudaryono adalah seorang anak petani dari Dukuh Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Mas Dar, sapaannya, adalah anak semata wayang dari pasangan Yahyo dan Suwarni. Meski anak tunggal, Mas Dar diajari kedisiplinan sejak kecil. Dia tidak pernah dimanjakan.

Nilai rapor sekolah Sudaryono selalu di atas delapan. Mas Dar juga rajin membantu pekerjaan orang tuanya untuk bertani. Setiap hari, ia memikul dua ember air dari sumur desa ke rumahnya dengan jarak hampir satu kilometer. Ia juga diberi tugas memanggul jerami dari sawah ke rumah untuk pakan sapi ternak mereka.

Sudaryono menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Tambirejo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ia melanjutkan pendidikan menengah di SMP Negeri 2 Toroh, salah satu sekolah favorit kala itu. Sudaryono kemudian mendapat beasiswa masuk ke SMA Taruna Nusantara.

Mengaku sempat minder, Sudaryono satu-satunya anak dusun yang miskin. Sementara teman-temannya mayoritas adalah anak orang mampu, bahkan banyak dari mereka adalah anak jenderal.

Setelah lulus SMA, Sudaryono kembali mendapatkan beasiswa dan melanjutkan pendidikan sarjana ke National Defense Academy of Japan. Kemudian, ia menamatkan pendidikan Magister Bisnis Administrasi di Swiss German University dengan meraih dua gelar akademis sekaligus atau Double Degree. Sudaryono kemudian melanjutkan pendidikan Doktor di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dalam kariernya sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono juga mendapat tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama serta Bintang Satyalencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia.

Sebuah tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada para warganya yang telah memberikan darma bakti yang besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain.

Lima Tahun Jadi Aspri Prabowo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sudaryono pernah bertugas sebagai asisten pribadi Presiden Terpilih Prabowo Subianto selama lima tahun, dari 2010 hingga 2014. Selama periode tersebut, ia tinggal serumah dengan Prabowo dan menjadi sangat akrab dengan buku-buku yang sering dibaca serta cita-cita Prabowo.

Kedekatan bertahun-tahun itulah yang membuat sang Presiden merasa ada "kejanggalan" pada penulisan gelar atau teks protokoler saat nama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono disebut dalam acara Taklimat Presiden Republik Indonesia di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 15 Januari 2026 tersebut. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Kasus campak di Indonesia capai 8.372 kasus pada awal 2026 dengan 6 kematian anak. Pemerintah jalankan imunisasi wabah dan pastikan stok vaksin aman.
Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua Anggota Polres Toraja Terima Setoran Rp10 Juta Tiap Minggu dari Para Bandar Narkoba: Gampang Kalau Ada Kesepakatan

Dua oknum polisi di Polres Toraja diduga menerima uang setoran Rp10 juta tiap minggu dari para bandar narkoba. Kedua oknum polisi tersebut AKP AE dan Aiptu N.
Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM Maret 2026 Kompak Naik: Pertamax hingga Shell Tembus Rp14 Ribuan per Liter, Ini Daftar Lengkapnya
Polisi Beberkan Alasan Dokter Richard Lee Ditahan: Mangkir, Tapi Live TikTok!

Polisi Beberkan Alasan Dokter Richard Lee Ditahan: Mangkir, Tapi Live TikTok!

Polda Metro Jaya mengungkap alasan penahanan terhadap dokter Richard Lee yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.
Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Dulu jadi Pelatih Andalan Timnas Indonesia, sekarang Fokus Melatih Pemain di Klub Besar ini

Masih ingatkah anda sama eks pelatih timnas Indonesia ini? Sosoknya sangat populer dan masih aktif melatih loh.

Trending

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Fatal! Gara-Gara Berulah Ini, Dokter Richard Lee Langsung Dijebloskan ke Rutan Usai Diperiksa Polisi

Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas dengan melakukan penahanan terhadap dokter sekaligus influencer kesehatan, Richard Lee (DRL), pada Jumat malam (6/3).
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Nilai Transfer Jay Idzes Meroket! Bek Timnas Indonesia Ini Resmi Jadi Pemain Termahal Sepanjang Sejarah, Lampaui Rekor Mees Hilgers

Jay Idzes resmi menjadi pemain Indonesia dengan estimasi nilai transfer tertinggi sepanjang sejarah. Bek Sassuolo itu melampaui rekor Mees Hilgers setelah ETV-nya tembus €11,7 juta.
Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda Sebut Juventus hingga Inter Milan Antre Ingin Jay Idzes, Nilai Transfer Bek Timnas Indonesia Tembus Setengah Triliun Rupiah

Media Belanda mengungkap Jay Idzes kini diincar Inter Milan, Juventus, dan AC Milan. Sassuolo disebut memasang harga transfer fantastis hingga Rp695 miliar.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT