News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Saham BUMI Turun Tajam, Ini Strategi di Balik Crossing yang Dinilai Positif untuk Bumi Saham

Harga saham BUMI terkoreksi usai transaksi crossing jumbo. Simak analisis lengkap dampaknya bagi bumi saham dan peluang masuk indeks MSCI.
Jumat, 23 Januari 2026 - 11:50 WIB
PT Bumi Resources Tbk (“Bumi Resources”).
Sumber :
  • Antara

MSCI diketahui tengah merevisi metodologi penilaian free float yang akan berlaku mulai Mei 2026. Dalam aturan baru tersebut, kepemilikan oleh badan usaha atau perusahaan tidak otomatis dihitung sebagai free float, sementara kepemilikan individu cenderung lebih memenuhi kriteria.

Dengan berpindahnya sebagian saham BUMI dari entitas seperti TGIL ke akun perseorangan atau non-PT, free float bumi saham diperkirakan meningkat. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi saham BUMI untuk masuk indeks MSCI, khususnya pada periode Mei 2026 yang dinilai berpotensi mendatangkan aliran dana asing lebih besar dibandingkan periode Februari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah pelaku pasar memperkirakan, jika saham BUMI berhasil masuk indeks MSCI, maka permintaan terhadap bumi saham berpotensi meningkat signifikan. Beberapa analis bahkan mematok target harga agresif hingga Rp1.000 per saham, sementara proyeksi yang lebih konservatif menempatkan harga saham BUMI di kisaran Rp600–Rp800 sepanjang 2026.

Diversifikasi Bisnis BUMI di Luar Batubara

Selain memperkuat struktur kepemilikan saham, BUMI juga tengah menjalankan transformasi bisnis melalui diversifikasi ke sektor non-batubara. Perseroan menargetkan kontribusi EBITDA non-batubara mencapai sekitar 50 persen pada 2030.

Tren kontribusi non-batubara terhadap total pendapatan BUMI menunjukkan peningkatan bertahap:

  • 2023: sekitar 2 persen

  • 2024: sekitar 5 persen

  • 2025 (proyeksi): sekitar 10 persen

Meski masih jauh dari target jangka panjang, arah pertumbuhan ini dinilai memberi ruang bagi ekspansi bumi saham melalui akuisisi di sektor-sektor baru. Untuk mendukung strategi tersebut, BUMI menerbitkan Program Obligasi Berkelanjutan I dengan plafon hingga Rp5 triliun.

Hingga akhir 2025, realisasi penerbitan obligasi BUMI mencapai sekitar Rp1,85 triliun, dengan rincian:

  • Tahap I 2025: Rp350 miliar

  • Tahap II 2025: Rp721,61 miliar

  • Tahap III 2025: Rp780 miliar

Artinya, BUMI masih memiliki ruang pendanaan sekitar Rp3,15 triliun yang dapat dimanfaatkan untuk ekspansi non-batubara dalam beberapa tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan Jangka Pendek, Peluang Jangka Panjang

Meski harga saham BUMI terkoreksi tajam dalam waktu singkat, dinamika tersebut dinilai tidak berdiri sendiri. Perubahan struktur kepemilikan, strategi peningkatan free float bumi saham, hingga diversifikasi bisnis menunjukkan bahwa BUMI tengah memasuki fase transformasi struktural.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Bahagia, Timnas Indonesia Disebut Kehilangan Senjata Utama Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam Bahagia, Timnas Indonesia Disebut Kehilangan Senjata Utama Jelang Piala AFF 2026

Media Vietnam mengaku diuntungkan setelah Ole Romeny dipastikan tidak membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Simak selengkapnya.
Donald Trump Absen, Timnas AS dapat Panggung di Piala Dunia 2026

Donald Trump Absen, Timnas AS dapat Panggung di Piala Dunia 2026

Aksi 'The Stars and Stripes', julukan Timnas AS yang sukses menumbangkan Paraguay 4-1 tidak disaksikan langsung di stadion oleh Presiden Donald Trump.
Pimpin Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia, Lionel Messi Punya Peluang Besar Pecahkan Rekor-rekor Ini

Pimpin Argentina untuk Pertahankan Gelar Juara Piala Dunia, Lionel Messi Punya Peluang Besar Pecahkan Rekor-rekor Ini

Pada Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko, Lionel Messi datang memimpin Timnas Argentina untuk mempertahankan gelar juara.
Sopir Truk Keluhkan Sulitnya Mendapat BBM Solar hingga Antrean Panjang Berjam-jam

Sopir Truk Keluhkan Sulitnya Mendapat BBM Solar hingga Antrean Panjang Berjam-jam

Antrean panjang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan A.H Nasution, Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Jumat (12/6/2026) mal
Mengenang Gol Tercepat Piala Dunia, Ada Andil Pelatih Timnas Korsel Hong Myung-bo

Mengenang Gol Tercepat Piala Dunia, Ada Andil Pelatih Timnas Korsel Hong Myung-bo

Bek sekaligus Kapten Timnas Korea Selatan, Hong Myung-Bo, ingin mengumpan bola ke Kiper Lee Won-jae. Tiba-tiba, Ilhan Mansiz sukses mencuri bola operan, yang kemudian meneruskan aliran bola ke Hakan Sukur yang berdiri di dekatnya.
Perkuat Kemitraan Ekonomi Strategis, Indonesia dan Afrika Selatan Gelar Business Networking di Cape Town

Perkuat Kemitraan Ekonomi Strategis, Indonesia dan Afrika Selatan Gelar Business Networking di Cape Town

Gangguan rantai pasok global, ketegangan geopolitik, serta perubahan kondisi pasar global mendorong Indonesia dan Afrika Selatan mempererat kemitraan di bidang ekonomi guna menghadapi ketidakpastian.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Haji Bolot Dirawat Hampir Dua Pekan karena Serangan Jantung, Asisten Ungkap Detik-detik Sebelum Dilarikan ke RS

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot masih menjadi perhatian setelah kabar dirinya menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.
Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Eks AC Milan Jadi Pelatih Baru Jay Idzes di Sassuolo, Pernah Antar Fiorentina Juara dan Cocok dengan Gaya Main Kapten Timnas Indonesia

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru musim 2026/2027. Mantan gelandang AC Milan, dan Liverpool itu dipercaya memimpin Neroverdi.
Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Mantan Baby Sitter Hingga ART Bermunculan Bongkar Sifat Asli Sarwendah: Beda Banget dengan di Kamera!

Nama Sarwendah kembali menjadi perbincangan di media sosial. Kali ini, bukan terkait kehidupan pribadinya maupun hubungan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu.
Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kejati Jabar Tetapkan Wabup Indramayu Syaefudin Tersangka Kasus Tunjangan Perumahan, Sakit Saat Panggilan Pemeriksaan

Kerugian negara dalam jumlah fantastis ditemukan dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan dan transportasi anggota DPRD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2022–2025. 
Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Bung Towel Heran dengan John Herdman, Mati-matian Bela Muhammad Ferarri tapi Tak Diberi Menit Bermain di FIFA Matchday

Pengamat sepak bola Indonesia, Tommy Welly, memberikan komentarnya terkait Muhammad Ferarri yang tidak mendapat kesempatan bermain pada FIFA Matchday Juni 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT