News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejarah Meikarta: Dari Proyek Kota Impian hingga Terbelengkalai dan Kini Disiapkan Bangkit

Sejarah Meikarta dari megaproyek kota baru Lippo Group, tersandung kasus hukum, hingga kini disiapkan bangkit sebagai hunian rakyat di Jawa Barat.
Jumat, 23 Januari 2026 - 14:15 WIB
Gedung Meikarta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Meikarta pernah digadang-gadang sebagai proyek kota baru paling ambisius di Indonesia. Diluncurkan dengan konsep kota modern terintegrasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Meikarta awalnya diproyeksikan menjadi pusat hunian, bisnis, pendidikan, dan industri masa depan. Namun, perjalanan proyek ini tidak berjalan mulus. Sejarah Meikarta diwarnai ambisi besar, promosi masif, persoalan hukum, hingga akhirnya terhenti dalam waktu panjang.

Kini, Meikarta kembali menjadi sorotan setelah pemerintah membuka peluang kawasan tersebut dimanfaatkan sebagai hunian rakyat. Namun sebelum membahas masa depannya, menarik menilik kembali perjalanan panjang Meikarta sejak awal diluncurkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awal Mula Proyek Meikarta

Meikarta merupakan proyek kota terencana yang dikembangkan oleh PT Mahkota Sentosa Utama, anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk, bagian dari Lippo Group. Proyek ini berlokasi di Cibatu, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dan resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2017.

Menurut pernyataan pendiri Lippo Group, James Riady, perencanaan Meikarta sebenarnya telah dimulai sejak 2014, sementara pembangunan fisik dimulai pada awal 2016. Proyek ini diklaim akan berdiri di atas lahan hingga 500 hektare dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp278 triliun.

Lippo Group memasarkan Meikarta sebagai kota modern yang mampu menampung hingga 2 juta penduduk, lengkap dengan rumah sakit internasional, pusat perbelanjaan, sekolah, universitas, pusat riset, kawasan industri, hingga ruang terbuka hijau berskala besar. Bahkan, Meikarta sempat disebut-sebut sebagai “kota terpenting di Indonesia” versi pengembangnya.

Promosi Besar-Besaran dan Antusiasme Pasar

Sejarah Meikarta juga identik dengan promosi besar-besaran yang jarang terjadi di sektor properti nasional. Iklan Meikarta membanjiri televisi, media cetak, hingga ruang publik dengan slogan yang mudah diingat publik, seperti “Aku ingin pindah ke Meikarta”.

Lippo Group menawarkan unit apartemen dengan harga mulai sekitar Rp127 juta per unit, yang diklaim berhasil menarik puluhan ribu pembeli hanya dalam hitungan hari. Dalam waktu singkat setelah peluncuran, pengembang menyebutkan lebih dari 90.000 unit telah terjual.

Namun, di balik euforia tersebut, persoalan mulai bermunculan, terutama terkait perizinan dan kesesuaian lahan.

Masalah Perizinan dan Kasus Hukum

Pada Agustus 2017, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan bahwa proyek Meikarta belum memenuhi seluruh persyaratan perizinan. Meski Lippo Group merencanakan pembangunan di atas lahan sekitar 500 hektare, izin yang diberikan saat itu baru mencakup sekitar 84,6 hektare.

Persoalan ini berkembang menjadi kasus hukum besar. Pada Oktober 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap kasus suap terkait pengurusan perizinan proyek Meikarta yang melibatkan Bupati Bekasi saat itu, Neneng Hassanah Yasin, serta sejumlah pejabat daerah. PT Mahkota Sentosa Utama diduga menyuap pejabat daerah untuk melancarkan proses perizinan.

Kasus tersebut menyeret sejumlah pihak internal perusahaan, termasuk petinggi Lippo Group, dan semakin memperburuk citra proyek Meikarta di mata publik.

Proyek Terhenti dan Keluhan Konsumen

Seiring mencuatnya kasus hukum, pembangunan Meikarta melambat hingga akhirnya terhenti. Hingga 2019, banyak unit apartemen yang belum diserahterimakan kepada konsumen, meskipun pembayaran telah dilakukan sejak beberapa tahun sebelumnya.

Pada 2020, pengembang menawarkan opsi kepada pembeli untuk berpindah unit, menambah pembayaran, atau menunggu hingga 2027. Situasi ini memicu kekecewaan luas di kalangan konsumen. Mereka kemudian membentuk Komunitas Peduli Konsumen Meikarta (KPKM) untuk menuntut pengembalian dana atau kejelasan kelanjutan proyek.

Selain persoalan hukum dan keuangan, Meikarta juga sempat disorot karena insiden kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja asing pada Februari 2020.

Upaya Penyelamatan dan Perhatian Pemerintah

Memasuki 2025, sejarah Meikarta memasuki babak baru ketika Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menerima ratusan laporan dari konsumen yang meminta pengembalian dana. Menteri PKP Maruarar Sirait kemudian mengundang pemilik Lippo Group, James Riady, untuk mencari solusi penyelesaian proyek Meikarta.

Dalam pertemuan tersebut, Lippo menyatakan kesediaannya menyelesaikan kewajiban kepada konsumen dengan pendanaan internal. Pemerintah juga mulai mengevaluasi kemungkinan pemanfaatan kawasan Meikarta untuk kepentingan publik yang lebih luas.

Meikarta Kini Disiapkan Bangkit

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru, pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka peluang Meikarta dimanfaatkan sebagai kawasan hunian vertikal untuk masyarakat menengah ke bawah. Jika rencana ini terealisasi, maka Meikarta berpotensi memasuki fase transformasi besar, dari megaproyek bermasalah menjadi solusi perumahan rakyat.

Sejarah Meikarta menjadi cerminan kompleksitas pembangunan kota baru di Indonesia: ambisi besar, tantangan perizinan, persoalan hukum, hingga harapan baru akan pemanfaatan kembali aset yang sempat terbengkalai. Kini, publik menanti apakah Meikarta benar-benar mampu bangkit dan menulis ulang babak baru dalam perjalanan panjangnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT