News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Global, BI Ungkap Dinamika Modal Asing dan Strategi Jaga Stabilitas

Rupiah menguat di tengah tekanan global. Bank Indonesia memaparkan dinamika modal asing, CDS, serta strategi menjaga stabilitas nilai tukar dan ekonomi nasional.
Senin, 26 Januari 2026 - 12:27 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.comBank Indonesia (BI) memastikan stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Penguatan Rupiah di awal pekan menjadi sinyal positif ketahanan ekonomi nasional, meski pergerakan modal asing masih bersifat fluktuatif.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pergerakan Rupiah mencerminkan respons pasar terhadap dinamika global sekaligus efektivitas kebijakan stabilisasi yang ditempuh bank sentral. Hal itu disampaikan dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (26/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian global dan domestik,” ujar Ramdan.

Pada perdagangan Jumat pagi, 23 Januari 2026, Rupiah tercatat dibuka pada level (bid) Rp16.850 per dolar AS. Pada saat yang sama, yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun terpantau stabil di kisaran 6,33 persen, mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi pasar keuangan domestik.

Penguatan Rupiah berlanjut pada awal pekan. Pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Senin, nilai tukar Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS. Pergerakan tersebut menunjukkan sentimen pasar yang relatif positif terhadap prospek ekonomi Indonesia, meski tekanan global belum sepenuhnya mereda.

Namun demikian, BI juga mencatat adanya dinamika pada aliran modal asing. Premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia tenor 5 tahun per 22 Januari 2026 tercatat sebesar 73,28 basis poin. Angka ini meningkat dibandingkan posisi sepekan sebelumnya pada 15 Januari 2026 yang berada di level 70,86 basis poin. Kenaikan CDS mencerminkan persepsi risiko investor global terhadap pasar negara berkembang, termasuk Indonesia, di tengah ketidakpastian global.

Berdasarkan data transaksi pada periode 19–22 Januari 2026, investor nonresiden tercatat melakukan jual neto sebesar Rp5,96 triliun di pasar keuangan domestik. Rinciannya meliputi:

  • Pasar saham: jual neto Rp2,67 triliun

  • Pasar Surat Berharga Negara (SBN): jual neto Rp1,44 triliun

  • Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI): jual neto Rp1,85 triliun

Meski terjadi arus keluar dalam jangka pendek, BI menegaskan bahwa secara kumulatif sepanjang tahun 2026 hingga 22 Januari, aliran modal asing masih menunjukkan kinerja positif di sejumlah instrumen keuangan domestik.

Berdasarkan data setelmen, investor nonresiden tercatat membukukan beli neto sebesar Rp8,02 triliun di pasar saham dan Rp1,89 triliun di pasar SBN. Di sisi lain, SRBI mencatatkan jual neto sebesar Rp2,67 triliun. Kondisi ini menunjukkan minat investor terhadap aset domestik masih terjaga, meski tetap dipengaruhi sentimen global jangka pendek.

BI menilai penguatan Rupiah yang terjadi sejalan dengan stabilitas pasar keuangan domestik serta respons kebijakan yang terus diperkuat. Bank sentral juga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan eksternal ekonomi nasional melalui berbagai langkah koordinatif.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” tegas Ramdan.

Strategi bauran kebijakan tersebut mencakup stabilisasi nilai tukar melalui intervensi di pasar valas, penguatan operasi moneter di pasar uang, serta kebijakan makroprudensial untuk menjaga likuiditas dan stabilitas sistem keuangan. Di sisi fiskal dan sektor riil, koordinasi dengan pemerintah juga terus dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BI menilai penguatan Rupiah di tengah tekanan global mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang relatif solid, termasuk stabilitas inflasi, cadangan devisa yang memadai, serta prospek pertumbuhan yang tetap terjaga. Meski demikian, bank sentral tetap mewaspadai potensi risiko eksternal yang dapat memengaruhi arus modal dan pergerakan nilai tukar ke depan.

Ke depan, BI memastikan akan terus memantau perkembangan pasar keuangan global dan domestik secara ketat. Langkah antisipatif akan terus ditempuh guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mendukung kepercayaan investor, serta memastikan perekonomian nasional tetap berada pada jalur pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika global yang masih penuh tantangan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Kondisi Terbaru Pasutri yang Sering Siram Air Kotor saat Warga Mau ke Masjid untuk Shalat, Berujung Digeruduk Warga

Pasangan suami istri (pasutri) yang menyiram air kotor ke warga yang menuju masjid untuk shalat Jumat di Kutabaru, Pasar Kemis, Tangerang digeruduk oleh warga.
Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Viral di Medsos, Muncul Grup Gay Cisauk dengan Jumlah Anggota Sampai Ribuan Menuai Kecaman

Media sosial dihebohkan dengan kabar munculnya grup gay. Hal ini menarik perhatian warganet dan dikecam bisa segera diusut pihak terkait.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 19 September: Sebelum Opening Ceremony, Ada Wakil Indonesia Bertanding di Cabor Teqball

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 19 September: Sebelum Opening Ceremony, Ada Wakil Indonesia Bertanding di Cabor Teqball

Jadwal Asian Games 2026 Sabtu 19 September yang akan tersaji lebih dulu pertandingan dari wakil Indonesia sebelum Opening Ceremony resmi digelar di Nagoya.
Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

Dorong Akselerasi Ekonomi Maritim, Infrastruktur PPN Kejawanan Terus Diperkuat

PT Nindya Karya (Persero) secara resmi memulai pembangunan fisik proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan yang ditandai oleh pelaksanaan groundbreaking pada Kamis (17/9/2026).
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.

Trending

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Bak Petir di Siang Bolong, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Malah Dipanggil Timnas Jerman

Calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia mendapat panggilan mengejutkan ke Jerman U-21, membuka babak baru dalam perebutan jasanya di level internasional.
Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Asian Games 2026: Indonesia Berhasil Amankan Tiket Babak Semifinal pada Dua Cabor Ini Sebelum Opening Ceremony

Indonesia mengamankan dua tiket semifinal Asian Games 2026 Aichi-Nagoya melalui cabang olahraga teqball dan soft tennis beregu putra.
Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Jelang Libur Panjang, Jepang Ingatkan Ancaman Topan Dujuan

Badan meteorologi Jepang mengimbau kewaspadaan warga terhadap gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, serta banjir di sekitar Tokyo. Hal ini mengingat potensi cuaca buruk selama libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan.
Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT ke-28 PAN, Zulhas Singgung Alasan PAN Setia

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) pada malam ini.
Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Hasil CKG Temukan Anemia pada Pelajar, Pemkot Tangsel Perkuat Pemberian Tablet Tambah Darah

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri setelah hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.
Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Zulhas di HUT PAN: Jadi Ketua Umum Berat Juga Ya, Apalagi Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas menyinggung beratnya menjadi ketua umum partai politik (parpol) hingga presiden.
Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Prodi Humas Vokasi UI Gandeng Nexus Hadirkan Perspektif  Industri PR Crisis dalam Pembelajaran

Program Studi Humas Sekolah Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Nexus Risk Mitigation and Strategic Communication (Nexus RMSC) memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri public relations (PR).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT