News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkeu Purbaya Buka Sinyal Layer Cukai Rokok Baru, Paksa Rokok Ilegal Masuk Jalur Resmi

Menkeu Purbaya menyebut rencana penambahan layer CHT menjadi langkah tegas untuk menarik rokok ilegal masuk ke sistem resmi sekaligus menutup ruang bisnis gelap.
Senin, 26 Januari 2026 - 19:02 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan pemerintah tengah mematangkan rencana penambahan layer atau lapisan baru dalam struktur tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2026.

Kebijakan ini disiapkan sebagai langkah tegas untuk menarik rokok ilegal masuk ke sistem resmi sekaligus menutup ruang bisnis rokok gelap di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Ia menyebut pembahasan kebijakan tersebut kini memasuki tahap akhir dan segera didiskusikan lebih lanjut. “Ah, sebentar lagi diskusikan ya,” ujar Purbaya singkat.

Purbaya menjelaskan, layer cukai baru itu dirancang untuk menempati posisi harga di antara rokok mesin dan rokok kretek tangan. Skema ini secara khusus ditujukan untuk menyerap rokok ilegal agar masuk ke jalur formal.

“Kita memberi ruang kepada rokok-rokok gelap untuk masuk ke situ. Akan lebih murah sedikit dibandingkan rokok mesin yang biasa. Tapi lebih mahal dari rokok kretek. Kita coba taruh di tengahnya,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan sekadar penyesuaian tarif, melainkan strategi pemaksaan agar produsen rokok ilegal tidak lagi beroperasi di luar sistem cukai negara.

“Jadi yang ilegal harus masuk ke situ. Kalau nggak, dia nggak akan bisa bisnis lagi di sini. Kita akan serius,” tegas Purbaya.

Meski demikian, Purbaya menekankan bahwa besaran tarif dan segmentasi rokok yang masuk ke layer baru itu masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah juga akan melibatkan DPR dalam proses penetapannya.

“Di tengah-tengah kira-kira. Tapi masih didiskusikan ya. Mana level yang pas masih didiskusikan. Katanya harus lapor ke DPR juga, nanti kita lapor,” ujarnya.

Rencana pemerintah ini muncul di tengah kekhawatiran akademisi terhadap potensi kebocoran fiskal apabila penambahan layer cukai tidak dibarengi pengendalian rokok ilegal yang kuat.

Ketua Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi FEB Universitas Brawijaya, Candra Fajri Ananda, menilai kebijakan cukai rokok saat ini mulai mendekati titik jenuh.

Pada 2025, realisasi penerimaan cukai tercatat sebesar Rp221,7 triliun, turun dibandingkan 2024 yang mencapai Rp226,4 triliun. Penurunan tersebut sejalan dengan kontraksi produksi hasil tembakau sekitar 3 persen secara tahunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Fenomena ini mengindikasikan bahwa kebijakan penambahan Sigaret Kretek Mesin (SKM) Golongan 3 berisiko mendorong sistem cukai rokok semakin mendekati titik jenuh,” kata Prof. Candra.

Pemerintah berharap skema layer baru ini dapat menjadi jalan tengah antara menjaga penerimaan negara, melindungi industri legal, dan memutus mata rantai peredaran rokok ilegal yang selama ini merugikan fiskal dan menciptakan distorsi pasar. (agr/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arsenal Tersungkur 2-3 di Tangan Manchester United, Mikel Arteta: Sejujurnya Kemenangan ini Terjadi dengan Cara yang Sangat Aneh!

Arsenal Tersungkur 2-3 di Tangan Manchester United, Mikel Arteta: Sejujurnya Kemenangan ini Terjadi dengan Cara yang Sangat Aneh!

Arsenal tampil meyakinkan sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan tinggi dan penguasaan bola membuat Manchester United kesulitan mengembangkan permainan di babak
Tekankan Kolaborasi Satu Data Indonesia, Menteri Rini Widyantini: Fondasi Integritas dan Layanan Publik

Tekankan Kolaborasi Satu Data Indonesia, Menteri Rini Widyantini: Fondasi Integritas dan Layanan Publik

Penguatan Satu Data Indonesia menurut Menteri Rini, dipandang sebagai instrumen strategis untuk memastikan kebijakan publik disusun berbasis data yang akurat dan mutakhir.
Jadi Kejutan di Bursa Transfer Paruh Musim, Marc Klok Baru Tahu Persib Rekrut Dion Markx dari Sosial Media

Jadi Kejutan di Bursa Transfer Paruh Musim, Marc Klok Baru Tahu Persib Rekrut Dion Markx dari Sosial Media

Persib Bandung resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (25/1/2026).
Betapa Senangnya Lihat Persib Bandung Punya 2 Pemain Baru, Bojan Hodak: Kami Agak Kekurangan Stok Pemain

Betapa Senangnya Lihat Persib Bandung Punya 2 Pemain Baru, Bojan Hodak: Kami Agak Kekurangan Stok Pemain

Bojan Hodak begitu senang setelah Persib Bandung mendatangkan 2 pemain baru di posisi bek yakni Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Kini Persib Bandung semakin kuat.
Thomas Djiwandono Terpilih Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ini Gebrakan Fiskal-Moneter yang akan Dilakukan

Thomas Djiwandono Terpilih Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Ini Gebrakan Fiskal-Moneter yang akan Dilakukan

Thomas Djiwandono menyampaikan visinya untuk memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter usai terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru.
KPK Tegaskan Kasus Immanuel Ebenezer Telah Diuji Secara Profesional Oleh Penyidik dan JPU

KPK Tegaskan Kasus Immanuel Ebenezer Telah Diuji Secara Profesional Oleh Penyidik dan JPU

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer menganggap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap menyudutkan dirinya. KPK pun angkat bicara.

Trending

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Kalah dari Jay Idzes, Emil Audero Malah Tertinggal Bus Cremonese Gara-gara Ditanya Soal Timnas Indonesia

Emil Audero gagal membawa poin bagi timnya, Cremonese setelah kalah dari Sassuolo, klub yang dibela Jay Idzes di Stadion Mapei, pada Minggu (25/1/2026). Lewat gol cepat, Cremonese kalah tipis 0-1 dari Sassuolo. 
Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik Sertifikat Tanah Lama seperti Girik, Letter C hingga Verponding Tahun 1967-1997 Diminta Segera Urus Konversi ke Sistem Pendaftaran Modern, Mulai 2 Februari 2026 Tak Berlaku

Pemilik sertifikat tanah lama seperti girik, letter C hingga verponding tahun 1967-1997 diminta untuk segera mengurus konversi ke sistem pendaftaran modern.
Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element Akan Dimakamkan Hari Ini di TPU Jeruk Purut

Lucky Element akan dimakamkan hari ini, Senin 26 Januari 2026, di TPU Jeruk Purut. Rekan musisi dan penggemar bersiap mengantar peristirahatan terakhir.
Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Keadaan Berbalik, Eggi Sudjana Kini Laporkan Roy Suryo dan Pengacaranya Ahmad Khozinudin ke Polisi

Roy Suryo dan pengacaranya, Ahmad Khozinudin dilaporkan ke polisi oleh Eggi Sudjana. Diketahui, mereka sempat terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi Duga Reza Arab Ada di TKP Lula Lahfah Meninggal Dunia

Polisi menduga kekasih selebgram Lula Lahfah, Reza Arap, berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa kematian Lula. Dugaan tersebut didasarkan pada -
Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia Wajib Tahu! Pemilik Nomor HP Tak Bisa Aktif Sembarangan, Ini Peraturan Barunya

Warga Indonesia wajib mengetahui soal aturan baru terkait nomor HP. Pasalnya, Pemerintah resmi menerbitkan Permenkomdigi Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi
Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Mabuk, 5 Prajurit TNI AL Keroyok Guru di Talaud Sulut, Panglima TNI Angkat Bicara

Lima prajurit TNI AL melakukan pengeroyokan terhadap seorang guru di Talaud, Sulawesi Utara diduga karena mabuk. Panglima TNI Agus Subiyanto pun angkat bicara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT