News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Munas Perdana, Gapempi Tegaskan Klaim Siap Perkuat Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045

Munas perdana ini dipandang sebagai momentum Gapempi untuk melahirkan gagasan serta langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional.
Senin, 26 Januari 2026 - 20:25 WIB
Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (Gapempi).
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Gabungan Pengusaha Merah Putih Indonesia (Gapempi)  menggear Musyawarah Nasional (Munas) I sebagai forum konsolidasi organisasi dan perumusan arah gerak ke depan.

Agenda ini sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk berperan aktif dalam memperkuat perekonomian nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Munas perdana ini dipandang sebagai momentum strategis bagi Gapempi untuk melahirkan gagasan serta langkah konkret dalam mendukung agenda pembangunan ekonomi nasional.

Upaya ini diarahkan untuk mendorong kontribusi pengusaha nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

Gapempi juga ingin memastikan seluruh program dan aktivitas organisasi selaras dengan kebijakan pemerintah, khususnya dalam penguatan ekonomi kerakyatan dan kewirausahaan berbasis nilai kebangsaan.

Ketua Panitia Penyelenggara Munas I Gapempi, Minarni Panggabean, yang juga menjabat Ketua Harian Depinas Gapempi, menyampaikan bahwa Munas pertama ini mengusung tema Menuju Indonesia Emas 2045.

Adapun subtema yang diangkat adalah Dengan Jiwa dan Semangat Kewirausahaan serta Nilai Perjuangan berdasarkan Pancasila, Gapempi Raih Prestasi Emas di Era Digital.

"Sebagaimana lazimnya sebuah organisasi, dalam Munas I ini pengurus periode sebelumnya menyampaikan Laporan pertanggungjawaban, dilanjutkan dengan evaluasi AD/ART, dan menyusun program kerja," kata Minarni pada awak media di Sumba Room Hotel Borobudur Jakarta, Senin (26/1/2026).

Minarni menuturkan, Munas I Gapempi diharapkan menjadi sarana untuk menyelaraskan arah kebijakan organisasi dengan program pembangunan pemerintah, terutama di sektor ekonomi nasional.

"Selain itu, dalam Munas ini akan diselenggarakan pemilihan ketua umum periode 2026-2031. Nanti akan ada komisi-komisi yang akan memilih kandidat calon ketua umum," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Munas I dilakukan secara hybrid. Sejumlah perwakilan hadir secara langsung dari berbagai daerah, antara lain Papua yang diwakili tujuh kota, Gorontalo, Yogyakarta, Maluku, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara anggota lainnya mengikuti jalannya Munas secara daring.

"Kita punya 18 Dewan Pimpinan Daerah (Depidar), yang hari ini dilantik, dan 5 Depidar yang sudah dilantik. Totalnya jadi 23. Harapannya, tahun ini bisa bertambah lagi," kata Minarni saat menjelaskan jumlah kepengurusan daerah Gapempi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Gerakan Penerus Perjuangan Merah Putih (GPPMP) selaku organisasi induk yang menginisiasi pembentukan Gapempi, Dr. Jeffrey Rawis, SE, MA, menyampaikan harapannya agar Gapempi mampu memobilisasi gerakan ekonomi kerakyatan untuk memperkuat posisi tawar pelaku usaha nasional.

"Gapempi saat ini sudah berhasil mengembangkan dirinya, dengan menghadirkan Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) di berbagai provinsi. Kemudian, berhasil juga memiliki memiliki perwakilan di luar negeri yang disebut Dewan Pimpinan Luar Negeri, yakni di Amerika, Korea, dan Australia," kata Jeffrey.

Ia berharap Gapempi dapat membuka akses pasar yang lebih luas, terutama bagi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Dengan adanya Munas ini diharapkan akan hadir kepengurusan yang baru dengan program-program yang lebih menyentuh kepentingan ekonomi kerakyatan," ucapnya.

Jeffrey menambahkan, pemerintah saat ini telah menggulirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak pada ekonomi kerakyatan, sehingga organisasi seperti Gapempi memiliki ruang besar untuk berkontribusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita tinggal mengambil bagian-bagian disitu. Contohnya, mobilisasi ekonomi rakyat pada program MBG," ucapnya lagi.

Melalui Munas I ini, Gapempi diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, memperluas jaringan usaha, serta menghadirkan program-program nyata yang mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan memperkokoh fondasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Agenda Khusus Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Ajang John Herdman Pantau Pemain untuk Piala Asia 2027

Agenda Khusus Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Ajang John Herdman Pantau Pemain untuk Piala Asia 2027

Timnas Indonesia memanfaatkan FIFA Matchday November untuk menjalankan agenda khusus. Ajang ini jadi kesempatan John Herdman buat memantau sejumlah pemain.
Polisi dan BNN Sisir Kebun Kopi hingga Pelosok Desa, Petani Diajak Perangi Narkoba

Polisi dan BNN Sisir Kebun Kopi hingga Pelosok Desa, Petani Diajak Perangi Narkoba

Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperluas hingga kawasan pedesaan. Kali ini, jajaran Polres Pagar Alam bersama Badan Narkotika Nasio
Amankan 6.000 Patok Batas RI-Malaysia, BNPPDT dan TNI AD Gelar Forum Kajian Strategis TW IV

Amankan 6.000 Patok Batas RI-Malaysia, BNPPDT dan TNI AD Gelar Forum Kajian Strategis TW IV

Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) mengumpulkan jajaran Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Mabes TNI AD) ...
Kuasa Hukum Irjen Ahrie Sonta Angkat Bicara, Sebut Kliennya akan Kooperatif

Kuasa Hukum Irjen Ahrie Sonta Angkat Bicara, Sebut Kliennya akan Kooperatif

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto membentuk tim khusus untuk melakukan pendalaman terhadap kasus penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
KX-1 Series Kembali Digelar, Petarung 3 Negara Berebut Sabuk Dankor Brimob di Depok

KX-1 Series Kembali Digelar, Petarung 3 Negara Berebut Sabuk Dankor Brimob di Depok

Empat petarung dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan bersaing dalam KX-1 Series #10 di Depok untuk memperebutkan Sabuk Dankor Brimob kelas 85 kilogram.
Nasib Jorge Martin di MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya, Jadwal Pemeriksaan Medis Kondisi Martinator Harus Diundur

Nasib Jorge Martin di MotoGP Qatar Masih Tanda Tanya, Jadwal Pemeriksaan Medis Kondisi Martinator Harus Diundur

Nasib rider Aprilia yakni Jorge Martin di MotoGP Qatar 2026 masih menjadi tanda tanya buntut cedera yang ia dapat saat Grand Prix Australia lalu.

Trending

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT