GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BSKDN Gandeng SKALA untuk Perkuat Pengukuran Dampak Kebijakan Pascaimplementasi, Dorong Evidence-Based Policy

Kepala BSKDN Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, menekankan bahwa penguatan pengukuran dampak kebijakan menjadi fondasi utama penerapan kebijakan berbasis bukti.
Rabu, 28 Januari 2026 - 15:43 WIB
Mid-Term Review serta pembahasan dukungan utama kolaborasi BSKDN-SKALA yang digelar di Command Center BSKDN.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Program SKALA terus mempererat kerja sama strategis untuk memperkuat pengukuran dampak kebijakan pascaimplementasi di daerah.

Upaya ini dinilai penting agar kebijakan publik tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo dalam kegiatan Mid-Term Review serta pembahasan dukungan utama kolaborasi BSKDN–SKALA tahun 2025 yang digelar di Command Center BSKDN, Selasa (27/1/2026).

Yusharto menekankan bahwa penguatan pengukuran dampak kebijakan menjadi fondasi utama penerapan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), baik di tingkat pusat maupun daerah.

Ia menilai, kebijakan yang efektif tidak hanya selesai disusun dan dijalankan, tetapi juga dapat diukur dampaknya serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Utamanya kebijakan itu pada implementasinya benar-benar berdampak kepada masyarakat, maka dari itu evaluasi menjadi penting," ungkapnya, dikutip Rabu (28/1/2026).

Melalui kolaborasi ini, BSKDN dan SKALA mendorong penyusunan serta penerapan kerangka pengukuran dampak kebijakan pascaimplementasi sebagai dasar evaluasi dan advokasi kebijakan.

Kerangka tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran objektif mengenai efektivitas kebijakan sekaligus menjadi acuan dalam penyempurnaan kebijakan ke depan.

Yusharto juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan SKALA diarahkan pada pengembangan dasbor kebijakan terintegrasi dengan memanfaatkan data resmi dan big data.

Validitas data akan diperkuat melalui koordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan berbasis data.

Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, BSKDN dan SKALA turut melakukan sosialisasi panduan praktis penulisan policy brief layanan dasar.

Panduan tersebut telah dimanfaatkan oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi, lembaga riset, asosiasi analis kebijakan, hingga sejumlah pemerintah daerah.

“Dalam pandangan kami, Policy brief ini menjadi penting, sebagai jembatan antara data, analisis, dan pengambilan keputusan, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih responsif terhadap kebutuhan layanan dasar masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Yusharto menegaskan komitmen BSKDN untuk mendorong replikasi policy brief dan inovasi kebijakan dari daerah sasaran Program SKALA ke wilayah lain di luar cakupan program. Langkah ini diharapkan dapat memperluas penerapan praktik kebijakan yang telah terbukti efektif.

"Cakupan program harus terus diperluas ke daerah lainnya, agar praktik kebijakan yang berhasil dapat direplikasi dan memberikan dampak yang lebih luas," pungkasnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Jebol Rp17.658 per Dolar AS, Purbaya Sebut Pemerintah Siap Serbu Pasar Obligasi

Rupiah Jebol Rp17.658 per Dolar AS, Purbaya Sebut Pemerintah Siap Serbu Pasar Obligasi

Purbaya menyampaikan akan terus memperbesar intervensi melalui skema bond stabilization fund (BSF) demi menjaga stabilitas pasar surat utang negara sekaligus membantu penguatan rupiah yang terus jeblok.
Gerry Cardinale Sambangi Ruang Ganti AC Milan, Beri Pidato Khusus Sebelum Kemenangan Penting atas Genoa

Gerry Cardinale Sambangi Ruang Ganti AC Milan, Beri Pidato Khusus Sebelum Kemenangan Penting atas Genoa

Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menunjukkan keterlibatan langsung dalam momen penting yang sedang dihadapi Rossoneri pada akhir musim Liga Italia 2025/2026.
IHSG Ambrol Nyaris 4 Persen, Menkeu Purbaya Malah Bilang: Serok Bawah Sekarang!

IHSG Ambrol Nyaris 4 Persen, Menkeu Purbaya Malah Bilang: Serok Bawah Sekarang!

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa justru meminta investor tetap tenang dan melihat koreksi pasar hari ini sebagai peluang membeli saham dengan harga murah.
Ardon Jashari Ungkap Besarnya Tekanan di AC Milan, Sebut Ruang Ganti Rossoneri Sempat Memanas

Ardon Jashari Ungkap Besarnya Tekanan di AC Milan, Sebut Ruang Ganti Rossoneri Sempat Memanas

Ardon Jashari mulai merasakan atmosfer sesungguhnya bermain untuk klub sebesar AC Milan. Gelandang muda tersebut mengaku tekanan besar sempat menyelimuti tim.
Rupiah Melemah Bebani Pergerakan IHSG, Ambrol hingga Nyaris 4 Persen

Rupiah Melemah Bebani Pergerakan IHSG, Ambrol hingga Nyaris 4 Persen

IHSG sempat melemah hingga 320,76 poin atau 4,77 persen ke posisi 6.402,56 pada perdagangan pukul 11.04 WIB di BEI pada Senin (18/5/2026).
Sekalipun Kalah, Persib Bandung Tetap Dinobatkan Jadi Juara Super League 2025-2026 jika Skenario Ini Terjadi

Sekalipun Kalah, Persib Bandung Tetap Dinobatkan Jadi Juara Super League 2025-2026 jika Skenario Ini Terjadi

Persib Bandung akan tetap dinobatkan sebagai juara Super League musim 2025-2026 ini meski kalah di pertandingan terakhir. Namun, sebuah skenario harus diwujudkan.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT