News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Free Float Masih Rendah, Saham-Saham Ini Dinilai Punya Prospek Bisnis Menjanjikan

Free float saham wajib naik ke 15%. PGEO, BRIS, dan ADMR dinilai menarik karena likuiditas rendah namun punya prospek bisnis kuat dan valuasi menjanjikan.
Senin, 2 Februari 2026 - 13:14 WIB
Ilustrasi saham.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Regulator pasar modal Indonesia akan menaikkan batas minimum free float saham dari 7,5% menjadi 15%. Kebijakan ini berpotensi memicu berbagai aksi korporasi dari emiten yang belum memenuhi ketentuan tersebut, mulai dari right issue, stock split, hingga masuknya investor strategis.

Sebagai catatan, free float adalah porsi saham yang benar-benar beredar dan dapat diperdagangkan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam aturan saat ini, pemegang saham di bawah 5% masih masuk kategori free float, kecuali pihak yang berafiliasi dengan pengendali, manajemen, atau saham treasury. Celah ini selama ini dimanfaatkan sebagian investor institusi untuk menguasai saham beredar tanpa kewajiban pelaporan, sehingga rawan memicu volatilitas harga ketika likuiditas ritel semakin tipis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengetatan free float juga menjadi sorotan global. MSCI sebelumnya meminta peningkatan transparansi data free float Indonesia, dengan tenggat Mei 2026. Jika tak ditindaklanjuti, pasar saham nasional berisiko turun klasifikasi dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Merespons hal itu, otoritas pasar modal bersama Self Regulatory Organization (SRO) menetapkan ambang batas free float baru sebesar 15%.

Langkah tersebut langsung memicu spekulasi pasar terkait strategi emiten untuk memenuhi ketentuan. Menjual saham langsung oleh pemegang mayoritas dinilai berisiko menekan harga saham, sehingga bukan opsi ideal. Opsi yang lebih masuk akal adalah:

  • Right issue tanpa diserap penuh pengendali, sehingga saham baru lebih banyak diserap publik

  • Stock split untuk menurunkan harga nominal saham agar lebih terjangkau investor ritel

  • Private placement dengan masuknya investor strategis jangka panjang

Jika dilakukan dengan tepat, peningkatan free float justru berpotensi mendorong harga saham karena adanya aliran dana baru dari investor ritel maupun institusi besar. Namun, tidak semua saham dengan free float rendah layak dilirik. Investor tetap perlu mempertimbangkan prospek bisnis riil, fundamental keuangan, valuasi, serta kekuatan grup usaha.

Berikut tiga saham dengan free float di bawah 15% yang dinilai memiliki prospek bisnis meyakinkan:

1. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)

PGEO saat ini memiliki free float sekitar 10,90%, masih terdapat gap hampir 5% untuk memenuhi ketentuan regulator terbaru. Untuk mencapainya, PGEO dinilai berpotensi menarik investor strategis, seiring rencana sejumlah institusi besar, termasuk manajer investasi nasional, meningkatkan eksposur di pasar saham domestik.

Dari sisi valuasi, saham PGEO masih relatif murah dengan price to book value (PBV) sekitar 1,39 kali, lebih rendah dibanding rata-rata historis tiga tahunnya di 1,58 kali, dan jauh di bawah emiten energi terbarukan lain yang sudah diperdagangkan di level valuasi sangat tinggi.

PGEO juga masih memiliki sisa dana IPO sekitar Rp4 triliun untuk ekspansi bisnis, khususnya di sektor energi panas bumi. Pada Januari 2026, PGEO ditetapkan sebagai pemenang seleksi Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) wilayah panas bumi Cubadak Panti di Sumatera Barat, dengan potensi cadangan mencapai 77 MWe. Proyek ini memperkuat pipeline pertumbuhan jangka panjang PGEO di sektor energi bersih.

2. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

BRIS mencatat free float sekitar 9,91%, masih jauh di bawah ambang batas baru. Opsi paling realistis untuk meningkatkan free float adalah masuknya investor strategis, seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, atau lembaga investasi negara.

Momentum bisnis BRIS juga sedang menguat. Pada akhir Januari 2026, Bank Mandiri resmi melaporkan bahwa mereka tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan BRIS, setelah hak Saham Seri A Dwiwarna pemerintah dialihkan kepada PT Danantara Asset Management sebagai pengelola investasi nasional. Dengan rampungnya proses tersebut, BRIS kini berstatus sebagai bank BUMN persero yang berdiri sendiri, setara dengan bank-bank besar nasional lainnya.

Posisi ini dinilai membuka ruang lebih besar bagi ekspansi bisnis syariah nasional, sekaligus meningkatkan daya tarik BRIS di mata investor institusi domestik maupun asing.

3. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

ADMR memiliki free float sekitar 11,97%, dan dinilai berpotensi mencatatkan kinerja positif seiring transformasi bisnis ke sektor hilirisasi aluminium. Meski sempat terdampak volatilitas pasar, tren harga saham ADMR masih terjaga dalam jalur kenaikan jangka menengah.

Katalis utama ADMR berasal dari pembangunan smelter aluminium melalui PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) di Kalimantan Utara, dengan target kapasitas penuh hingga 500.000 ton per tahun secara bertahap. Proyek ini didukung pasokan alumina dari PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA), sehingga rantai pasok terintegrasi dan efisien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai 2027, permintaan global terhadap aluminium hijau diproyeksikan meningkat seiring pertumbuhan industri kendaraan listrik dan energi terbarukan. Dengan keunggulan biaya melalui pasokan energi internal dan rencana transisi ke sumber energi hidro, ADMR berpotensi menjadi salah satu produsen aluminium berbiaya rendah di Indonesia.

Kenaikan batas minimum free float menjadi 15% memang akan memaksa sejumlah emiten melakukan penyesuaian struktur kepemilikan. Namun, bagi investor, perubahan ini juga membuka peluang pada saham-saham dengan likuiditas rendah namun memiliki fundamental solid dan prospek bisnis jangka panjang yang jelas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakil Perdana Menteri Italia Tegaskan Tidak Terlibat Operasi Militer AS Terhadap Iran

Wakil Perdana Menteri Italia Tegaskan Tidak Terlibat Operasi Militer AS Terhadap Iran

Wakil Perdana Menteri Italia yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, Antonio Tajani menegaskan kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran.
Masih Ingat Mia Audina? Pebulu Tangkis Indonesia yang Raih Medali Olimpiade untuk 2 Negara

Masih Ingat Mia Audina? Pebulu Tangkis Indonesia yang Raih Medali Olimpiade untuk 2 Negara

Masih ingat Mia Audina? Pebulu tangkis Indonesia ini mencetak sejarah sebagai satu-satunya atlet yang meraih medali Olimpiade untuk dua negara. Simak kisahnya.
Hasil Survei: Tingkat Kepercayaan Polri Naik Jadi 82,4 Persen

Hasil Survei: Tingkat Kepercayaan Polri Naik Jadi 82,4 Persen

Polri mencatatkan rapor positif dalam evaluasi publik pada April 2026. Berdasarkan Survei Litbang Kompas, terjadi peningkatan signifikan pada indikator citra, kepuasan hingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dibandingkan tahun sebelumnya.
Wamendikdasmen Fajar: Kemendikdasmen Siapkan Desain Besar Pemenuhan Guru Nasional, Tindaklanjuti Arahan Presiden

Wamendikdasmen Fajar: Kemendikdasmen Siapkan Desain Besar Pemenuhan Guru Nasional, Tindaklanjuti Arahan Presiden

Di tengah tantangan kekurangan guru yang diproyeksikan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang, pemerintah menilai reformasi pendidikan guru tidak lagi cukup dilakukan melalui penambahan jumlah lulusan.
Mutasi Besar Polri! Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Resmi Berganti

Mutasi Besar Polri! Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Resmi Berganti

Rotasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut menyasar posisi dua kepala kepolisian daerah (Kapolda).
Daftar 19 Negara yang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Terbaru Jepang dan Swedia Ikut Melaju

Daftar 19 Negara yang Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Terbaru Jepang dan Swedia Ikut Melaju

Daftar 19 negara yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 bertambah usai Belanda, Jepang, dan Swedia memastikan tiket dari Grup F.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Paraguay dan Australia harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT