Profil Jeffrey Hendrik, Pjs Dirut BEI dengan Rekam Jejak Panjang di Pasar Modal
- Istimewa
Di bawah kepemimpinannya, Phintraco Sekuritas dikenal sebagai salah satu perusahaan efek yang aktif dalam pengembangan layanan investasi dan edukasi pasar modal. Pengalaman panjang memimpin perusahaan sekuritas ini membentuk reputasi Jeffrey sebagai profesional dengan pemahaman mendalam tentang industri pasar modal Indonesia, baik dari sisi pelaku usaha, investor, maupun regulator.
Aktif di Organisasi Pasar Modal
Selain berkarier di sektor swasta, Jeffrey juga aktif dalam berbagai organisasi yang berkaitan dengan pasar modal nasional. Beberapa peran strategis yang pernah dijalani antara lain:
-
Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019–2020)
-
Pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) di Departemen Perdagangan Efek (2020–2022)
-
Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2021
Keterlibatan ini memperkuat posisinya sebagai figur yang tidak hanya memahami praktik bisnis, tetapi juga kebijakan, tata kelola, serta arah pengembangan pasar modal nasional.
Masuk Jajaran Direksi BEI
Jeffrey resmi bergabung dengan Bursa Efek Indonesia sebagai Direktur Pengembangan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Dalam jabatan tersebut, ia berperan dalam penguatan produk pasar modal, perluasan basis investor, serta peningkatan kualitas infrastruktur perdagangan.
Pengalamannya di sektor sekuritas dan organisasi pasar modal menjadikannya salah satu figur kunci dalam strategi pengembangan BEI, khususnya di tengah upaya memperkuat daya saing bursa Indonesia di tingkat global.
Ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI
Setelah pengunduran diri Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Dirut. Salah satu tugas awalnya adalah melakukan komunikasi dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI), khususnya terkait isu transparansi data kepemilikan saham dan tata kelola free float.
Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah dinamika global dan domestik, sekaligus memastikan kepercayaan investor tetap terjaga.
Dengan rekam jejak panjang di dunia pasar modal, mulai dari perusahaan sekuritas, organisasi profesi, hingga jajaran direksi BEI, Jeffrey Hendrik kini mengemban tanggung jawab besar memimpin bursa efek Indonesia pada fase penting penguatan tata kelola dan daya saing global. (nsp)
Load more