News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Jeffrey Hendrik, Pjs Dirut BEI dengan Rekam Jejak Panjang di Pasar Modal

Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI. Berikut profil lengkap, latar belakang pendidikan, dan perjalanan kariernya di pasar modal Indonesia.
Selasa, 3 Februari 2026 - 13:29 WIB
Profil Jeffrey Hendrik, Pjs Dirut BEI dengan Rekam Jejak Panjang di Pasar Modal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama menggantikan Iman Rachman yang mengundurkan diri pada Jumat (30/1). Penunjukan ini dilakukan melalui mekanisme internal dan rapat direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris BEI.

Dalam keterangannya, Jeffrey memastikan operasional BEI tetap berjalan normal di tengah dinamika pasar modal yang sedang menghadapi tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pengangkatan ini dilakukan melalui mekanisme internal dan rapat direksi, serta sudah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris. Kami memastikan operasional BEI tetap berjalan normal,” kata Jeffrey dalam jumpa pers bersama para menteri Kabinet Merah Putih sektor keuangan di kantor pusat Danantara, Sabtu (31/1).

Jeffrey juga menegaskan komitmennya membangun pasar modal Indonesia yang berkelas dunia, tidak hanya dari sisi nilai transaksi, tetapi juga dalam aspek transparansi dan tata kelola.

“Kami mencermati perkembangan terakhir dan harapan dari indeks provider global. Kami sudah berkomunikasi dan menampung masukan tersebut, dan akan kami deliver secepat mungkin,” ujarnya.

Latar Belakang Pendidikan

Jeffrey Hendrik merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Trisakti pada 1995. Pendidikan formal di bidang ekonomi menjadi fondasi awal bagi perjalanan kariernya di industri keuangan dan pasar modal.

Bahkan, setahun sebelum meraih gelar sarjana, Jeffrey sudah memulai kiprahnya di dunia profesional. Hal ini menunjukkan ketertarikannya yang kuat pada sektor keuangan sejak usia muda.

Awal Karier di Dunia Keuangan

Karier Jeffrey dimulai di PT Zone Pratama pada periode 1994–1996. Di perusahaan tersebut, ia memperoleh pengalaman awal dalam dunia usaha dan keuangan yang menjadi bekal penting bagi langkah berikutnya.

Pada 1996, Jeffrey bergabung dengan PT Transpacific Securindo sebagai Corporate Finance hingga 1999. Di posisi ini, ia terlibat dalam berbagai aktivitas pembiayaan perusahaan dan transaksi pasar modal, sekaligus memperluas pemahamannya terhadap mekanisme investasi dan pasar keuangan.

Memimpin Phintraco Sekuritas Lebih dari Dua Dekade

Tonggak penting dalam perjalanan karier Jeffrey terjadi pada 1999 ketika ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas. Ia mengemban posisi tersebut selama lebih dari 20 tahun, tepatnya hingga 2022.

Di bawah kepemimpinannya, Phintraco Sekuritas dikenal sebagai salah satu perusahaan efek yang aktif dalam pengembangan layanan investasi dan edukasi pasar modal. Pengalaman panjang memimpin perusahaan sekuritas ini membentuk reputasi Jeffrey sebagai profesional dengan pemahaman mendalam tentang industri pasar modal Indonesia, baik dari sisi pelaku usaha, investor, maupun regulator.

Aktif di Organisasi Pasar Modal

Selain berkarier di sektor swasta, Jeffrey juga aktif dalam berbagai organisasi yang berkaitan dengan pasar modal nasional. Beberapa peran strategis yang pernah dijalani antara lain:

  • Anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019–2020)

  • Pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) di Departemen Perdagangan Efek (2020–2022)

  • Anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2021

Keterlibatan ini memperkuat posisinya sebagai figur yang tidak hanya memahami praktik bisnis, tetapi juga kebijakan, tata kelola, serta arah pengembangan pasar modal nasional.

Masuk Jajaran Direksi BEI

Jeffrey resmi bergabung dengan Bursa Efek Indonesia sebagai Direktur Pengembangan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Dalam jabatan tersebut, ia berperan dalam penguatan produk pasar modal, perluasan basis investor, serta peningkatan kualitas infrastruktur perdagangan.

Pengalamannya di sektor sekuritas dan organisasi pasar modal menjadikannya salah satu figur kunci dalam strategi pengembangan BEI, khususnya di tengah upaya memperkuat daya saing bursa Indonesia di tingkat global.

Ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI

Setelah pengunduran diri Iman Rachman sebagai Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Dirut. Salah satu tugas awalnya adalah melakukan komunikasi dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI), khususnya terkait isu transparansi data kepemilikan saham dan tata kelola free float.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasar modal di tengah dinamika global dan domestik, sekaligus memastikan kepercayaan investor tetap terjaga.

Dengan rekam jejak panjang di dunia pasar modal, mulai dari perusahaan sekuritas, organisasi profesi, hingga jajaran direksi BEI, Jeffrey Hendrik kini mengemban tanggung jawab besar memimpin bursa efek Indonesia pada fase penting penguatan tata kelola dan daya saing global. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Kaum perempuan terkhusus ibu rumah tanggan di Kampung Sundawenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus digodok untuk dapat mandiri secara ekonomi.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.
Dapat Teror Lewat Kiriman Papan Bunga, Dokter Oky Pratama Lapor Polisi

Dapat Teror Lewat Kiriman Papan Bunga, Dokter Oky Pratama Lapor Polisi

Dokter Kecantikan, Oky Pratama melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya, usai diduga mendapatkan teror melalui kiriman papan karangan bunga.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Seusai Penguasaan Ilegal Ruang Yayasan, Kampus Unikama Bangkit dan Bersatu

Seusai Penguasaan Ilegal Ruang Yayasan, Kampus Unikama Bangkit dan Bersatu

Ketua Yayasan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP-PT PGRI) Malang, Agus Priyono, menyatakan rasa syukurnya atas kembali normalnya aktivitas kampus Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama).

Trending

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin siswa SD, YBS (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT. Ia janji pendampingan diperkuat agar tidak terulang lagi.
Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT