News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPATK Sebut Indonesia Jadi Target Scam Global, Berkedok Bisnis hingga Romansa

PPATK mengungkap Indonesia jadi sasaran jaringan scam lintas negara, mulai dari yang berkedok business email compromise, romance scams, hingga investment scams.
Selasa, 3 Februari 2026 - 15:55 WIB
Ilustrasi - Penipuan online.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com – Indonesia disebut menjadi salah satu target kejahatan scam digital berskala global.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menilai maraknya penipuan lintas negara membuat pihaknya harus memperkuat pelacakan aliran dana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026).

Ivan menjelaskan, kejahatan scam saat ini tidak lagi bersifat lokal, melainkan melibatkan jaringan lintas negara dengan pola yang semakin kompleks, mulai dari business email compromise, romance scams, hingga investment scams.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh PPATK untuk menangani maraknya kejahatan keuangan ini yakni dengan melakukan kerja sama internasional.

“Penguatan kerja sama internasional dengan lembaga intelijen keuangan negara lain terus ditingkatkan melalui penandatanganan nota kesepahaman, pelaksanaan joint analysis, pertukaran 181 informasi terkait dengan business email compromise, romance scams, investment scams yang saat ini sedang marak di Indonesia,” ungkap Ivan.

Menurutnya, pertukaran ratusan informasi intelijen keuangan tersebut dilakukan untuk melacak arus dana hasil kejahatan yang bergerak cepat melintasi batas negara dan sistem keuangan global.

Selain pertukaran informasi, PPATK juga aktif menelusuri aset hasil tindak pidana keuangan yang disembunyikan di luar negeri. Upaya ini dilakukan melalui berbagai mekanisme kerja sama internasional.

“Selain itu, penguatan kerja sama internasional dengan lembaga intelijen keuangan negara lain terus ditingkatkan,” ucap Ivan.

Dalam dua tahun terakhir, PPATK juga memfasilitasi mekanisme cepat penyelamatan aset lintas negara melalui jalur internasional, termasuk kerja sama dengan Interpol.

“Dalam 2 tahun terakhir memfasilitasi 18 permintaan mekanisme cepat penyelamatan melalui Interpol I-GRIP,” katanya.

Ivan menegaskan, penguatan kerja sama global tersebut sejalan dengan upaya Indonesia memperkuat posisi dalam rezim anti pencucian uang dan pendanaan terorisme internasional.

“PPATK bersama kementerian dan lembaga terkait berhasil memperkuat posisi melalui peningkatan kepatuhan dan efektivitas Indonesia terhadap rekomendasi FATF,” ujarnya.

Ia menyebut, peningkatan kepatuhan Indonesia terhadap standar Financial Action Task Force (FATF) menjadi faktor penting dalam mempersempit ruang gerak kejahatan keuangan lintas negara.

Selain kerja sama internasional, PPATK juga melakukan deteksi dini terhadap pola transaksi keuangan mencurigakan, baik transaksi masuk maupun keluar wilayah Indonesia.

“PPATK juga melakukan deteksi dini potensi risiko dengan melakukan analisis terhadap pola transfer masuk atau incoming dan transfer keluar atau outgoing wilayah Indonesia,” ucap Ivan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ivan menekankan, penguatan pelacakan dana menjadi kunci dalam memutus mata rantai kejahatan scam digital yang terus berkembang dan memanfaatkan celah sistem keuangan.

“PPATK senantiasa akan berfokus mendukung rencana kerja pemerintah yang berkaitan dengan pencegahan dan pemberantasan TPPU, TPPT, dan PPSPM di Indonesia,” pungkasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane Full Senyum, Bawa Prancis Raih Dua Kemenangan Beruntun Tanpa Kebobolan

Zinedine Zidane mengawali kiprahnya sebagai pelatih Timnas Prancis dengan hasil impresif. Les Bleus sukses meraih dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan pun.
Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Permintaan John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia dan Jalani Laga Penentuan Kontra Bangladesh: Penuhi GBK Lagi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, meminta dukungan penuh suporter kembali hadir ketika skuad Garuda menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.
Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Kebiasaan Baik Ko Hee-jin pernah Diungkap Megawati Hangestri Selama Gabung di Red Sparks

Mengingat kembali sosok pelatih Ko Hee-jin yang dekat dengan Megawati Hangestri dan pemain lainnya. Ada satu kebiasaan baik yang melekat selama Megatron bermain
Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje Akhirnya Jawab Tuduhan Curang Ilia Topuria, Beri Respons Menohok

Justin Gaethje akhirnya angkat bicara soal tuduhan curang yang dilontarkan Ilia Topuria setelah duel UFC Freedom 250. Sang juara kelas ringan UFC menilai klaim.
UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

UNPAM Kampus Kota Serang Tekankan Strategi, Empati, dan Profesionalisme Mahasiswa

Alfatha Abda, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Saingi Timnas Indonesia untuk Tiket ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Malaysia Mengeluh Jelang Hadapi Singapura

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengeluhkan keputusan untuk pertandingan melawan Singapura. Mereka berada dalam posisi diunggulkan ketimbang Timnas Indonesia dalam perebutan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT