News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Outlook Negatif dari Moody's, Menkeu Purbaya: Mereka Akan Melihat Secara Lebih Fair

Dia hanya memastikan bahwa perekonomian nasional saat ini sudah berbalik ke arah yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.
Jumat, 6 Februari 2026 - 13:35 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengaku, dirinya tak terlalu khawatir dengan lembaga pemeringkat Moody’s yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari sebelumnya stabil menjadi negatif, meskipun tetap mempertahankan rating Indonesia di level Baa2.

Dia hanya memastikan bahwa perekonomian nasional saat ini sudah berbalik ke arah yang lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya biar aja seperti itu (outlook negatif Moody's). Yang jelas kan ekonomi kita sudah berbalik arah lebih cepat daripada sebelumnya. Kedepan akan membaik juga, lebih bagus lagi saya pikir dimana pertumbuhan akan lebih cepat," kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Dia meyakini bahwa ke depannya Moody's sebagai lembaga pemeringkat akan lebih memahami perkembangan ekonomi Indonesia dan melihatnya secara lebih fair. Khususnya dalam program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) maupun keberadaan Danantara Indonesia sebagai lembaga pengelola investasi.

"Nanti saya pikir pelan-pelan Moody's akan melihat Apa yang terjadi di sini dengan lebih fair. Bahwa walaupun ada program seperti itu (MBG) yang mereka ragukan, tapi ekonomi akan tumbuh lebih cepat. Pelan-pelan nanti keraguannya akan hilang lagi," ujarnya.

Purbaya menegaskan, sebenarnya lembaga pemeringkat seperti Moody's hanya memberikan penilaian untuk melihat apakah sebuah negara mampu membayar hutang atau apakah negara tersebut mau bayar hutang.

"Dan dua-duanya kita penuhin. Jadi harusnya enggak ada masalah. Ini saya pikir hanya jangka pendek saja ya," kata Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berharap, nantinya baik Moody's maupun lembaga-lembaga internasional lainnya akan melihat bahwa fondasi ekonomi Indonesia makin membaik, dimana kondisi perekonomian sudah berbalik arah menjadi lebih baik. Sehingga, Purbaya menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk khawatir bahwa Indonesia tidak bisa atau tidak mau bayar utang.

Ketika ditanya apakah ada kekhawatiran pemerintah bahwa lembaga-lembaga pemeringkat seperti Moody's dan lainnya akan kembali menurunkan peringkat Indonesia, Purbaya mengaku tak khawatir akan hal tersebut karena alasannya tidak terlalu kuat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT