Bulog Siap Salurkan Bantuan Beras dan Minyak ke 33,2 Juta Keluarga, Target Tembus Ramadan
- ist
Penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan dalam skema sekali salur untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026. Artinya, setiap KPM akan langsung menerima bantuan untuk dua bulan sekaligus dalam satu kali distribusi.
Pemerintah juga memperluas cakupan penerima bantuan. Jika sebelumnya jumlah penerima program serupa berada di kisaran 18,2 juta KPM per bulan, kali ini jumlahnya meningkat drastis menjadi 33,2 juta KPM per bulan, atau naik sekitar 81,9 persen. Sasaran penerima mencakup masyarakat desil I hingga IV, termasuk kelompok rentan ekonomi.
Rincian Bantuan per KPM
Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan sebagai berikut:
-
Beras: 10 kilogram per bulan
-
Minyak goreng: 2 liter MinyaKita per bulan
Karena bantuan disalurkan sekaligus untuk dua bulan, maka setiap KPM akan menerima total:
-
20 kilogram beras
-
4 liter minyak goreng
Penyaluran seluruh bantuan tersebut akan dilakukan oleh Perum Bulog sebagai operator logistik utama pemerintah.
Total Stok dan Anggaran Disiapkan
Secara kuantitas, Bulog akan mengeluarkan stok beras sekitar 664,8 ribu ton dan minyak goreng sebanyak 132,9 ribu kiloliter untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan selama dua bulan tersebut.
Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun demi memastikan program berjalan lancar dan tepat waktu. Anggaran ini digunakan untuk pengadaan komoditas, distribusi, serta biaya operasional lainnya di seluruh wilayah Indonesia.
Bulog memastikan kesiapan logistik dalam kondisi aman, termasuk ketersediaan karung kemasan dan jaringan distribusi hingga ke daerah terpencil. Dengan dukungan data terpadu dari Kementerian Sosial serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga, penyaluran bantuan diharapkan dapat berjalan tepat sasaran dan merata.
Program bantuan pangan ini diharapkan mampu membantu menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah, sekaligus menahan potensi lonjakan harga pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. (nsp)
Load more