News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FTSE Russell Tunda Review Indeks Indonesia, Pasar Global Masuk Mode Wait and See

FTSE Russell menunda review indeks Indonesia Maret 2026. Keputusan FTSE membuat investor global wait and see dan menahan katalis teknikal pasar saham.
Selasa, 10 Februari 2026 - 08:44 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Keputusan FTSE Russell menunda review indeks saham Indonesia pada periode Maret 2026 menjadi sorotan utama pelaku pasar. Penundaan tersebut membuat investor global bersikap lebih berhati-hati, seiring tertahannya sejumlah katalis teknikal yang biasanya muncul dari proses rebalancing indeks FTSE.

FTSE Russell secara resmi menangguhkan peninjauan indeks Indonesia karena masih adanya ketidakpastian dalam penentuan free float serta potensi gangguan perdagangan di tengah proses reformasi pasar modal yang sedang berlangsung. Akibatnya, seluruh perubahan komposisi saham Indonesia dalam indeks FTSE untuk periode ini tidak akan diberlakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, FTSE Russell menyatakan bahwa keputusan tersebut mencakup penghentian sementara terhadap penambahan dan penghapusan saham Indonesia dalam indeks FTSE, termasuk perubahan segmen kapitalisasi dan penyesuaian bobot investabilitas. Selain itu, sejumlah aksi korporasi juga tidak akan diimplementasikan selama periode penangguhan review.

Beberapa aksi korporasi yang ditunda penerapannya dalam indeks FTSE meliputi:

  • Rights issue

  • Perubahan jumlah saham beredar

  • Penyesuaian akibat hasil review indeks FTSE

Meski demikian, FTSE Russell tetap memberlakukan sejumlah aksi korporasi tertentu, seperti delisting akibat merger, suspensi perdagangan, kebangkrutan, serta pembagian dividen reguler maupun dividen khusus. Artinya, meskipun review indeks FTSE Indonesia ditunda, mekanisme dasar pemeliharaan indeks tetap berjalan untuk menjaga integritas pasar.

Pengamat Pasar Modal Hendra Wardana menilai keputusan FTSE Russell tersebut tidak mencerminkan penurunan kualitas fundamental pasar modal Indonesia. Menurutnya, langkah FTSE Russell lebih mencerminkan adanya ketidakpastian teknis dalam implementasi reformasi struktural di sektor pasar modal.

“Bagi penyedia indeks global seperti FTSE Russell maupun MSCI, kepastian regulasi dan stabilitas struktur pasar adalah syarat utama sebelum melakukan perubahan komposisi indeks. Jadi, ini bukan soal fundamental emiten Indonesia, melainkan soal kesiapan sistem,” ujar Hendra, Selasa (10/2/2026).

Ia menjelaskan, dari perspektif pasar, penundaan review indeks FTSE berdampak langsung pada tertahannya katalis teknikal yang biasanya muncul saat proses rebalancing. Aliran dana pasif asing yang mengikuti indeks FTSE cenderung lebih stabil karena tidak ada perubahan komposisi, namun potensi tambahan inflow ke saham-saham yang sebelumnya berpeluang masuk indeks ikut tertunda.

“Dalam jangka pendek, keputusan FTSE Russell ini bisa mendorong pelaku pasar bersikap lebih defensif. Volatilitas berpotensi meningkat karena pergerakan harga saham lebih berbasis sentimen dibandingkan faktor fundamental,” kata Hendra.

Sejumlah pelaku pasar menilai, penundaan review indeks FTSE juga memperpanjang sikap wait and see investor institusi global terhadap pasar saham Indonesia. Tanpa kepastian arah kebijakan terkait free float dan mekanisme perdagangan, investor cenderung menunda ekspansi eksposur hingga FTSE Russell memberikan kejelasan lanjutan.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada perkembangan reformasi pasar modal Indonesia menjelang review kuartalan FTSE berikutnya pada Juni 2026. Berdasarkan jadwal, pengumuman FTSE Russell atas hasil evaluasi tersebut direncanakan pada 22 Mei 2026. Momentum ini dinilai krusial untuk menentukan apakah Indonesia kembali masuk jalur normalisasi dalam indeks FTSE global.

Hendra menilai, kejelasan kebijakan free float serta konsistensi implementasi reformasi yang digaungkan otoritas bursa akan menjadi faktor utama dalam memulihkan kepercayaan FTSE Russell dan penyedia indeks global lainnya. Tanpa kepastian tersebut, peluang masuknya saham-saham Indonesia ke indeks FTSE utama masih berpotensi tertunda.

“Strategi yang lebih rasional bagi investor saat ini adalah tetap selektif, memanfaatkan koreksi di area support untuk akumulasi saham berfundamental kuat, sambil menjaga disiplin manajemen risiko di tengah volatilitas yang masih tinggi akibat ketidakpastian review FTSE,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejalan dengan itu, analis juga menilai keputusan FTSE Russell ini membuat pasar domestik lebih bergantung pada sentimen internal, seperti kinerja emiten, stabilitas makroekonomi, dan arah kebijakan moneter. Tanpa katalis eksternal dari indeks FTSE, pergerakan IHSG diperkirakan cenderung bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.

Meski begitu, sebagian pelaku pasar tetap optimistis bahwa jika reformasi pasar modal Indonesia dapat dijalankan secara konsisten, maka FTSE Russell berpeluang kembali melanjutkan review indeks dan membuka peluang arus dana pasif asing masuk ke saham-saham domestik. Hal ini dinilai penting untuk menjaga likuiditas dan daya tarik pasar saham Indonesia di mata investor global. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Surabaya kembali mengalami kenaikan signifikan.
Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Sorotan tajam media Italia mengarah ke Jay Idzes setelah Sassuolo dihajar Inter Milan 0-5. Bek Timnas Indonesia itu disebut melakukan terlalu banyak blunder.
Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Kasus pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) yang mengalami insiden penganiayaan oleh seorang anggota TNI di Kembangan, Jakarta Barat berakhir damai.
Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Mohan Hazian kini terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Setelah kasus ini terkuak, istri Mohan, Alya Putri tak lagi mengunggah foto bersama Suaminya
Sebut Anggaran Tak Cukup, Kementerian Haji dan Umrah Minta Tambahan Rp3,1 T

Sebut Anggaran Tak Cukup, Kementerian Haji dan Umrah Minta Tambahan Rp3,1 T

Kementerian Haji dan Umrah mengusulkan tambahan anggaran belanja tahun 2026 sebesar Rp3,1 triliun. Usulan ini disampaikan Menteri Haji dan Umrah,
Kematian Pria Terlilit Lakban di Lampung Terungkap Janggal, SIM Card Hilang dan Polisi Buru Pria Misterius

Kematian Pria Terlilit Lakban di Lampung Terungkap Janggal, SIM Card Hilang dan Polisi Buru Pria Misterius

Satreskrim Polresta Bandar Lampung menyatakan, meski dompet dan ponsel korban ditemukan di lokasi kejadian, kartu SIM di dalam ponsel tersebut tidak ada. Fakta ini diduga kuat berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak komunikasi korban sebelum meninggal dunia.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT