GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Menkeu Purbaya soal APBN Digugat ke MK karena MBG Nyaplok Anggaran Pendidikan: Kalau Lemah Pasti Kalah

Menteri Keuangan RI, Purbaya Sadewa, menyebut masalah APBN yang digugat ke MK belum tentu bakal berdampak signifikan pada kebijakan keuangan negara.
Rabu, 18 Februari 2026 - 19:27 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung DPR RI, Rabu (18/2/2026).
Sumber :
  • tvonenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah angkat bicara perihal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun, gugatan tersebut dilayangkan karena diduga anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) menyedot anggaran pendidikan.

Menteri Keuangan RI, Purbaya Sadewa, menilai gugatan tersebut belum tentu berdampak signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya biar aja kita lihat hasilnya seperti apa. Gugatan bisa kalah bisa menang kan. Saya rasa lemah, kalau lemah ya pasti kalah. Tapi nanti kita lihat hasilnya seperti apa,” ujar Purbaya di Gedung DPR RI, Rabu (18/2/2026).

APBN Digugat ke MK

Sebagai informasi, uji materi terhadap UU APBN Tahun Anggaran 2026 diajukan ke Mahkamah Konstitusi oleh lima orang pemohon.

Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari mahasiswa, guru honorer hingga pengurus yayasan sekolah.

Salah satu pemohon, mahasiswa bernama Dzakwan Fadhil Putra Kusuma, menegaskan gugatan ini bukan bentuk penolakan terhadap program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, menurutnya, ada persoalan dalam penempatan anggaran program tersebut.

Ia menilai anggaran pendidikan memiliki ruang lingkup yang jelas, seperti pembiayaan fasilitas sekolah, gaji tenaga pendidik, kegiatan belajar mengajar, hingga beasiswa.

Sementara MBG, kata dia, merupakan program pemenuhan kebutuhan dasar yang menyasar kelompok luas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Karena itu, menurutnya, pendanaan MBG seharusnya tidak dibebankan ke pos pendidikan.

Para pemohon berargumen, Pasal 31 ayat (4) UUD 1945 mewajibkan negara mengalokasikan minimal 20 persen APBN dan APBD untuk sektor pendidikan.

Namun mereka menilai ketentuan Pasal 22 ayat (3) UU APBN 2026 beserta penjelasannya memperluas makna pendanaan operasional pendidikan sehingga mencakup program MBG.

Akibatnya, alokasi 20 persen anggaran pendidikan dianggap tidak lagi utuh. Dari total anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp769,1 triliun, sekitar Rp223 triliun disebut dialihkan untuk mendukung MBG.

Dalam perhitungan pemerintah, pembiayaan MBG bersumber 83,4 persen dari anggaran pendidikan, 9,2 persen dari kesehatan, dan 7,4 persen dari sektor ekonomi.

Jika skema itu diterapkan, para pemohon menghitung porsi riil anggaran pendidikan tersisa sekitar 18 persen, atau di bawah batas minimal konstitusional.

Mereka juga menilai pengalihan anggaran tersebut berpotensi menggerus ruang fiskal untuk peningkatan kualitas guru, perbaikan sarana dan prasarana, bantuan pendidikan, hingga pemerataan akses sekolah.

Bahkan, disebut ada kekhawatiran calon peserta didik terhambat mengakses pendidikan dasar, sementara kebutuhan anggaran untuk menggratiskan SD dan SMP sesuai putusan MK mencapai Rp183,4 triliun.

Selain itu, para pemohon menyoroti nasib guru honorer yang masih menerima gaji Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan, yang dikhawatirkan terdampak efisiensi anggaran pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, mereka meminta Mahkamah Konstitusi menyatakan Pasal 22 ayat (3) UU APBN 2026 bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat sepanjang dimaknai memasukkan program MBG ke dalam anggaran pendidikan.

Intinya, mereka meminta agar pendanaan MBG dipisahkan, sehingga alokasi pendidikan tetap “steril” dan sesuai mandat konstitusi. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Vape Jadi Media Baru Peredaran Narkoba, BNN Ungkap Modus hingga Zat Berbahaya yang Ditemukan

Vape Jadi Media Baru Peredaran Narkoba, BNN Ungkap Modus hingga Zat Berbahaya yang Ditemukan

Fenomena ini meningkat seiring dengan banyaknya temuan cairan yang dicampur narkotika dalam cartridge vape yang beredar di masyarakat
AC Milan Gagal Kalahkan Como, Massimiliano Allegri Ribut Hebat dengan Cesc Fabregas

AC Milan Gagal Kalahkan Como, Massimiliano Allegri Ribut Hebat dengan Cesc Fabregas

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, dilaporkan ribut hebat dengan Cesc Fabregas setelah laga kontra Como. Duel tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1.
Sudah Masuk Subuh Belum Mandi Junub, Bagaimana Hukum Puasa Ramadhannya? Begini Penjelasannya

Sudah Masuk Subuh Belum Mandi Junub, Bagaimana Hukum Puasa Ramadhannya? Begini Penjelasannya

Buya Yahya sebut hukum puasa Ramadhan masih sah meski kondisi belum mandi junub usai waktu Subuh. Apalagi bagi suami istri lelah hubungan intim di malam hari.
Islam Makhachev Tak Akan Lawan Ilia Topuria di UFC White House, Siapa Petarung yang Dihadapi Anak Didik Khabib Nurmagomedov?

Islam Makhachev Tak Akan Lawan Ilia Topuria di UFC White House, Siapa Petarung yang Dihadapi Anak Didik Khabib Nurmagomedov?

Anak didik Khabib Nurmagomedov yakni Islam Makhachev dikabarkan tidak akan bertarung melawan Ilia Topuria di UFC White House. Jawara kelas ringan itu dirumorkan sudah punya calon lawan lain.
Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Siap Buka-bukaan soal Produk Kecantikan yang Dijual

Richard Lee Diperiksa Polda Metro Jaya, Siap Buka-bukaan soal Produk Kecantikan yang Dijual

Dokter Richard Lee kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan treatment kecantikan di Polda Metro Jaya, Kamis (19/2/2026).
Prabowo Akui Korupsi dan Ekonomi Ilegal Jadi Tantangan Pemerintah: Ini Masalah Lama tapi Harus Saya Hadapi

Prabowo Akui Korupsi dan Ekonomi Ilegal Jadi Tantangan Pemerintah: Ini Masalah Lama tapi Harus Saya Hadapi

Di depan para pelaku usaha Amerika Serikat, Prabowo menegaskan pemerintah ingin memastikan pembangunan ekonomi langsung dirasakan masyarakat

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT