BI Kucurkan Insentif Likuiditas Rp427,5 Triliun ke Perbankan, Dorong Kredit dan Tekan Bunga untuk Dongkrak Ekonomi 2026
- Antara
“Jadi kami akan terus mendorong bank-bank untuk bisa dan terus menyalurkan kepada sektor-sektor prioritas seperti sektor padat karya, sektor hilirisasi, perumahan, dan seterusnya. Atau juga kepada penurunan dari lending rate itu sendiri,” kata Destry.
Dari sisi permintaan, kinerja korporasi yang terus membaik diharapkan mendorong kebutuhan pembiayaan. Per Januari 2026, kredit perbankan tumbuh 9,96 persen secara tahunan (year on year/yoy), sedikit lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya.
Sementara dari sisi penawaran, likuiditas perbankan dinilai tetap kuat. Rasio alat likuid terhadap DPK (AL/DPK) tercatat 27,54 persen per Januari 2026, sedangkan DPK tumbuh 13,48 persen (yoy).
“Ada undisbursed loan sekitar Rp2.500 triliun yang tentunya ini menunggu waktunya untuk di-disbursed pada saat ada permintaan muncul,” kata Destry. (ant/rpi)
Load more