Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!
- Reuters
Jakarta,tvOnenews.com - Persaingan kakak-beradik di lintasan MotoGP kembali jadi sorotan. Jika banyak orang melihat dominasi Marc Marquez dari luar, Alex Marquez justru merasakannya secara langsung baik saat latihan bersama maupun ketika bertarung sengit di atas motor.
Pembalap Gresini itu menilai musim 2026 berpotensi kembali menjadi panggung dominasi sang kakak.

- Instagram/Alex Marquez
Pengalamannya berduel sepanjang 2025 membuatnya semakin sadar bahwa Marc masih berada di level berbeda. Meski menjadi rival paling konsisten musim lalu, Alex tetap harus mengakui jarak performa mereka.
Sepanjang karier, nama Alex kerap berada di bawah bayang-bayang Marc yang sudah mengoleksi banyak gelar dunia.
Namun pada 2025, ia setidaknya mampu menjadi penantang paling stabil dalam perebutan gelar.
Sayangnya, upayanya hanya berbuah status runner-up, dengan selisih poin yang terpaut jauh78 angka dari sang kakak.
Bagi Alex, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan bukti betapa sulitnya menumbangkan Marc. Ia merasa tidak banyak orang yang benar-benar memahami tantangan tersebut.
"Banyak dari kita yang tak tahu (cara mengalahkan Marc)," ujar Alex dilansir dari laman Speedweek.
Sebagai sosok yang tumbuh dan berkembang bersama Marc sejak kecil, Alex merasa dirinya mungkin termasuk orang yang paling mengerti kompleksitas itu.
"Mungkin saya yang paling tahu betapa sulit mengalahkannya. Orang lain mungkin berpikir ada cara, satu atau lain cara. Saya tahu betapa rumitnya, tapi saya akan coba seperti orang lain, meski sangat sulit," lanjutnya.
Menurut Alex, kekuatan Marc bukan hanya soal kecepatan, tetapi kelengkapan kemampuan.
Setelah pulih sepenuhnya dari cedera lengan kanan, Marc tampil nyaris tanpa cela pada 2025 dan kembali menunjukkan mental juara.
"Dia rider yang sangat komplet di banyak aspek. Kita melihatnya tahun lalu, dimulai seperti ini dan seterusnya, lalu menang tujuh balapan sprint, balapan, sprint, balapan, sprint, balapan... lalu dia bilang 'Ciao'," tutur Alex.
Dominasi tersebut bahkan membuat perebutan gelar terasa selesai jauh sebelum musim benar-benar berakhir.
Load more