News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Ekonomi Energi UGM Komentari Terkait Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi

Presiden Prabowo gencar membangun ekonomi Indonesia, yang menjadikan Indonesia Maju. Tak hanya membangun ekonomi dari UMKM saja, melainkan hilirisasi mineral.
Kamis, 19 Februari 2026 - 23:57 WIB
Pengamat Ekonomi Energi UGM Komentari Terkait Hilirisasi Mineral Jadi Kontributor Utama Investasi
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto gencar membangun ekonomi Indonesia, yang bertujuan menjadikan Indonesia Maju 2045. Tak hanya membangun ekonomi dari sector UMKM saja, melainkan hilirisasi mineral.

Berdasarkan data yang dihumpun, hilirisasi mineral kembali menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi nasional sepanjang 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dari total investasi nasional sebesar Rp1.931,2 triliun, sektor hilirisasi menyumbang 30,2 persen atau sekitar Rp584,1 triliun, menjadikannya pendorong utama pertumbuhan investasi Indonesia.

Kontribusi terbesar berasal dari sektor mineral, dengan total Rp373,1 triliun, yang terdiri dari Nikel Rp185,2 triliun, Tembaga Rp65,9 triliun, Bauksit Rp53,1 triliun, Besi baja Rp39,2 triliun, Timah Rp11,3 triliun, dan mineral lainnya sebesar Rp18,4 triliun.

Capaian ini jauh lebih tinggi dibandingkan sektor lain seperti perkebunan dan kehutanan Rp144,5 triliun, migas Rp60 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp6,4 triliun.

Seperti diketahui, bahwa data tersebut menegaskan bahwa hilirisasi mineral telah menjadi tulang punggung investasi nasional.

Kendati demikian hilirisasi dinilai masih perlu melangkah ke tahap industrialisasi. 

Walau capaian investasi tersebut sangat positif, para ekonom menilai Indonesia kini memasuki fase baru yang lebih menantang, yakni mengubah hilirisasi menjadi industrialisasi menyeluruh.

Pengamat Ekonomi Energi dari UGM, Fahmy Radhi menilai, hilirisasi saat ini masih didominasi oleh pembangunan smelter, sehingga nilai tambah lanjutan belum sepenuhnya tercapai.

“Pemerintah tidak cukup hanya mengejar besaran investasi. Yang lebih penting adalah memastikan investasi tersebut membangun ekosistem industrialisasi yang lengkap dari hulu hingga hilir,” jelas Fahmy, Kamis (19/2/2026).

Menurutnya, pemerintah masih memiliki ruang besar untuk meningkatkan kualitas investasi melalui penguatan rantai pasok, diversifikasi produk, dan peningkatan teknologi industri.

Fahmy juga mencontohkan proyek hilirisasi alumina–aluminium yang dikembangkan oleh anak usaha MIND ID: PT Inalum, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), sebagai contoh hilirisasi yang mulai mengarah pada industrialisasi yang lebih matang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia Harus Mampu Menciptakan Produk Akhir

Pengamat Ekonomi INDEF, Ahmad Heri Firdaus menegaskan bahwa tantangan besar berikutnya adalah membangun industri produk jadi (end products) agar nilai tambah hilirisasi dapat dinikmati di dalam negeri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skandal Korupsi Telkom Rp464,9 Miliar Memasuki Babak Akhir, 11 Terdakwa Siap Hadapi Vonis

Skandal Korupsi Telkom Rp464,9 Miliar Memasuki Babak Akhir, 11 Terdakwa Siap Hadapi Vonis

Sidang vonis 11 terdakwa korupsi Telkom Rp464,9 miliar digelar. Terungkap modus pembiayaan fiktif hingga dugaan window dressing Rp5 triliun.
Media Korea Bocorkan Tim yang Dipilih Megawati Hangestri Jika Resmi Main di Liga Voli Korea 2026-2027

Media Korea Bocorkan Tim yang Dipilih Megawati Hangestri Jika Resmi Main di Liga Voli Korea 2026-2027

Media Korea Selatan menyebutkan bahwa Megawati Hangestri sudah memiliki gambaran tim yang ingin ia bela jika benar-benar kembali bermain di Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Jangan sampai Terlewatkan, 3 Amalan Terakhir ini Menyempurnakan Ibadah di Bulan Syawal

Jangan sampai Terlewatkan, 3 Amalan Terakhir ini Menyempurnakan Ibadah di Bulan Syawal

Berikut ini amalan terakhir bulan Syawal dianjurkan agar menyempurnakan ibadah
Harga Emas Antam Hari Ini 7 April 2026 Terpantau Naik Rp19.000, Harganya Jadi Rp2.850.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 7 April 2026 Terpantau Naik Rp19.000, Harganya Jadi Rp2.850.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 7 April 2026 terpantau naik Rp19.000. Harga emas Antam hari ini berada di angka Rp2.850.000 per gram.
Jadwal Liga Champions Hari Ini, Selasa 7 April 2026: Real Madrid vs Bayern Munich Jadi Sajian Utama

Jadwal Liga Champions Hari Ini, Selasa 7 April 2026: Real Madrid vs Bayern Munich Jadi Sajian Utama

Jadwal Liga Champions hari ini, Selasa (7/04/2026), sejumlah pertandingan besar siap menyita perhatian. Salah satunya duel klasik Real Madrid vs Bayern Munich.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Ole Romeny Tak Masuk Skuad Oxford United Lagi, Suporter Timnas Indonesia 'Mention' Erick Thohir: Gimana Ini Pak?

Suporter Timnas Indonesia mengadu ke Erick Thohir setelah striker Timnas Indonesia Ole Romeny kembali tak masuk skuad Oxford United untuk yang ketujuh kalinya.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT