News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Tahan Gejolak Harga Pangan Jelang Lebaran, Stok Beras Disebut Masih Surplus 17 Juta Ton

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyampaikan pemerintah telah mengantisipasi potensi fluktuasi harga tersebut sejak awal Ramadan
Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:35 WIB
Ilustrasi - Beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah mengklaim stabilitas harga pangan tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Pasalnya, program stabilisasi pasokan dan distribusi pangan telah diperkuat sehingga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga dalam periode krusial menjelang Lebaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah antisipasi difokuskan pada periode satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Idul Fitri, yang selama ini kerap diwarnai dinamika harga di pasar.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menyampaikan pemerintah telah mengantisipasi potensi fluktuasi harga tersebut sejak awal.

"Kita lihat beberapa tahun terakhir, kalau kondisi di bulan Ramadan itu minus satu minggu dan plus satu minggu biasanya ada fluktuasi. Jadi seminggu sebelum dan seminggu setelah Lebaran pemerintah akan mengantisipasinya," kata Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

Bapanas memperkirakan gejolak harga pangan pokok kemungkinan terjadi pada rentang waktu tersebut, sebagaimana pola yang berulang setiap tahun.

Menurut Sarwo, tren tersebut sudah menjadi pola musiman. Karena itu pemerintah menyiapkan berbagai program intervensi pangan lebih awal guna meredam lonjakan harga dan menjaga stabilitas pasar.

Ia menegaskan, prioritas utama pemerintah adalah memastikan kecukupan produksi pangan nasional. Setelah itu, berbagai program intervensi akan digencarkan agar dapat langsung dirasakan masyarakat.

"Hal pertama yang dipastikan pemerintah adalah pemenuhan dari produksi dalam negeri. Kita lihat produksi dalam negeri masih sangat cukup. Sebagian besar ketersediaan pangan pokok strategis kita dapat dipenuhi dari hasil kerja keras petani-petani Indonesia sendiri," ujar dia.

Bapanas memperkirakan stok beras nasional hingga akhir April 2026 masih mencatat surplus sekitar 17,2 juta ton. Sementara itu, komoditas jagung diproyeksikan surplus 4,8 juta ton.

Untuk minyak goreng, ketersediaan nasional diperkirakan surplus 3,5 juta ton.

Komoditas protein hewani juga menunjukkan kondisi aman. Produksi daging ayam diproyeksikan surplus sekitar 727 ribu ton hingga April, sementara gula konsumsi diperkirakan surplus 595 ribu ton. Produksi telur ayam bahkan diprediksi berlebih sekitar 349 ribu ton.

Pada komoditas hortikultura, cabai rawit diperkirakan surplus 105 ribu ton, cabai besar 74 ribu ton, dan bawang merah sekitar 57 ribu ton. Kesembilan komoditas pangan tersebut sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri.

Selain memastikan ketersediaan produksi, pemerintah juga menyiapkan berbagai stimulus ekonomi untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026. Salah satunya melalui program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan melalui penugasan kepada Perum Bulog.

Sarwo menegaskan pemerintah telah siap menjalankan program bantuan tersebut. Bapanas juga telah meminta dukungan Kementerian Dalam Negeri agar pemerintah daerah hingga tingkat desa ikut mengawal distribusi bantuan.

"Kami juga sudah berkirim surat ke Kementerian Dalam Negeri untuk ikut mengawal bantuan pangan ini sampai ke tingkat desa. Artinya perangkat-perangkat desa pun ikut mengawal bantuan ini supaya tepat sasaran," ujar dia.

Program bantuan pangan beras dan minyak goreng pada awal 2026 ini dialokasikan untuk penyaluran Februari dan Maret. Namun, pelaksanaannya sempat menunggu penyelesaian prosedur penganggaran sehingga dana baru tersedia pada akhir Februari.

Bapanas kini terus mendorong Bulog agar segera menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat dengan target mencapai 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Kepala Bapanas yang juga menjabat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan seluruh persiapan program bantuan pangan telah rampung.

"Saya sudah tanda tangan untuk 33,2 juta orang. Ini perintah Bapak Presiden untuk meringankan beban saudara-saudara kita di bulan suci Ramadan. Pokoknya sudah beres. Semua kebutuhan rakyat tidak boleh tinggal bermalam di meja saya," kata Amran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan jumlah penerima mencapai 33.244.408 KPM, Bulog akan menyalurkan bantuan selama dua bulan sekaligus. Untuk memenuhi program tersebut, Bulog menyiapkan sekitar 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.

Data Bapanas menunjukkan hingga 5 Maret 2026, Bulog mengelola stok beras sekitar 3,7 juta ton dan minyak goreng sebanyak 25 ribu kiloliter. Stok tersebut dinilai cukup untuk mendukung program bantuan sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional menjelang Lebaran. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Sebanyak 3.500 pelari dari dalam dan luar negeri akan ambil bagian pada ajang Adhyaksa International Run 2026, yang digelar di Peninsula Nusa Dua, Bali
Jeritan Orang Tua di Balik Penggerebekan Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta: Tangan Anak Saya Diikat!

Jeritan Orang Tua di Balik Penggerebekan Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta: Tangan Anak Saya Diikat!

Penggerebekan daycare Little Aresha yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengungkap kondisi memprihatinkan sejumlah balita yang dititipkan dalam daycare tersebut. 
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Pahlawan Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Berdarah Manado Rp347 Miliar Jadi Pahlawan Lolosnya Lazio ke Final Coppa Italia

Kabar menarik datang yang bisa jadi angin segar bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Kenneth Taylor tampil krusial bersama Lazio di ajang Coppa Italia.
Pemprov DKI Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah yang Kian Mudah Diakses

Pemprov DKI Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak Daerah yang Kian Mudah Diakses

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadirkan beragam channel pembayaran Pajak Daerah untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakan.
Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, DPR Desak PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan UNIFIL

Praka Rico Pramudia menjadi personel TNI kedua yang gugur akibat serangan Israel terhadap posisi Pasukan Sementara PBB di Lebanon pada 29 Maret lalu.
Persib Harus Waspada! Borneo FC Punya 3 Senjata untuk Kejar Maung Bandung di Puncak Klasemen: Menang Malam Ini Langsung Sejajar

Persib Harus Waspada! Borneo FC Punya 3 Senjata untuk Kejar Maung Bandung di Puncak Klasemen: Menang Malam Ini Langsung Sejajar

Borneo FC memiliki tiga modal kuat untuk menyamai perolehan poin Persib di puncak klasemen Super League 2025/2026. Peluang itu bahkan bisa langsung terwujud.

Trending

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT