News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perang Meletup di Timur Tengah, Harga Crude Oil Tembus 110 Dolar: Pasar Global Panik, Selat Hormuz Hampir Lumpuh

Harga crude oil melonjak di atas 110 dolar per barel akibat perang Iran, AS, dan Israel. Pasar global panik karena Selat Hormuz hampir lumpuh.
Senin, 9 Maret 2026 - 12:25 WIB
Ilustrasi harga minyak dunia
Sumber :
  • ANTARA

Iran, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mengguncang pasar energi global. Harga crude oil melonjak tajam hingga menembus level 110 dolar per barel setelah konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran semakin memanas.

Lonjakan harga crude oil ini dipicu oleh kekhawatiran gangguan besar terhadap jalur distribusi energi dunia, terutama di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur paling vital bagi perdagangan minyak global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut langsung memicu gejolak di pasar keuangan dunia. Bursa saham di berbagai negara Asia anjlok tajam pada perdagangan awal pekan, sementara pelaku pasar berbondong-bondong mengantisipasi potensi krisis energi yang lebih besar.

Harga Crude Oil Melonjak Tajam

Melansir dari BBC, pada perdagangan awal pekan di Asia, harga minyak dunia melonjak drastis hanya dalam hitungan menit setelah pasar dibuka.

Data perdagangan menunjukkan:

  • Brent crude naik hampir 24 persen menjadi sekitar 114,74 dolar per barel

  • Nymex light sweet crude melonjak lebih dari 26 persen menjadi 114,78 dolar per barel

Kenaikan tersebut terjadi sangat cepat. Dalam waktu sekitar satu menit, harga minyak langsung melonjak lebih dari 10 persen, kemudian kembali naik 10 persen hanya dalam waktu 15 menit.

Lonjakan harga crude oil ini menjadi salah satu pergerakan paling agresif dalam beberapa waktu terakhir dan mencerminkan kekhawatiran serius pelaku pasar terhadap stabilitas pasokan energi global.

Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

Ketegangan militer di kawasan Teluk Persia membuat aktivitas pelayaran energi di Selat Hormuz hampir terhenti.

Padahal, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia biasanya dikirim melalui jalur sempit tersebut.

Sejak konflik meningkat satu pekan terakhir, banyak kapal tanker minyak memilih menunda atau bahkan membatalkan perjalanan mereka melalui selat tersebut karena risiko keamanan yang tinggi.

Gangguan di jalur ini otomatis memperketat pasokan minyak global, sehingga harga crude oil melonjak tajam di pasar internasional.

Jika situasi ini terus berlangsung, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh konsumen di berbagai negara melalui kenaikan harga energi.

Serangan Udara Picu Kekhawatiran Pasar

Situasi semakin memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan gelombang serangan udara baru ke sejumlah wilayah di Iran selama akhir pekan.

Beberapa target yang dilaporkan terkena serangan termasuk fasilitas energi dan depot minyak di sekitar Teheran.

Serangan terhadap infrastruktur energi ini memicu kekhawatiran bahwa produksi dan distribusi minyak dari kawasan Teluk bisa terganggu dalam jangka panjang.

Pasar yang sebelumnya relatif tenang terhadap potensi konflik kini mulai menunjukkan reaksi keras. Pelaku pasar menyadari bahwa gangguan terhadap energi global bisa berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan.

Bursa Asia Anjlok Tajam

Lonjakan harga crude oil dan meningkatnya ketegangan geopolitik juga berdampak langsung pada pasar saham Asia.

Sejumlah indeks utama mengalami penurunan tajam:

  • Nikkei 225 Jepang turun lebih dari 7 persen

  • Hang Seng Hong Kong melemah lebih dari 3 persen

  • ASX 200 Australia turun lebih dari 4 persen

  • Kospi Korea Selatan jatuh lebih dari 8 persen

Penurunan tajam di Korea Selatan bahkan memicu aktivasi circuit breaker, yaitu mekanisme penghentian sementara perdagangan selama 20 menit untuk mencegah kepanikan pasar.

Langkah serupa sebelumnya juga terjadi ketika indeks Kospi sempat merosot hingga 12 persen beberapa hari lalu.

Harga Minyak Berpotensi Tembus 150 Dolar

Sejumlah analis memperkirakan harga crude oil bisa melonjak lebih tinggi lagi jika gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut.

Beberapa proyeksi menyebut harga minyak dunia berpotensi melampaui 150 dolar per barel apabila jalur distribusi energi tersebut tetap terhambat hingga akhir Maret.

Ekonom dari Peterson Institute for International Economics, Adnan Mazarei, mengatakan lonjakan harga crude oil saat ini memang sudah diperkirakan oleh banyak pelaku pasar.

Menurutnya, penghentian produksi di beberapa negara Teluk serta indikasi konflik berkepanjangan menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak.

Ia juga menilai pasar mulai menyadari bahwa konflik di kawasan tersebut tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

Dampak Langsung ke Harga Energi Dunia

Kenaikan harga crude oil tidak hanya berdampak pada pasar energi, tetapi juga memengaruhi berbagai sektor ekonomi lainnya.

Harga minyak mentah menjadi bahan dasar bagi berbagai produk penting seperti:

  • Bahan bakar pesawat

  • Solar dan bensin

  • Bahan baku pupuk

  • Produk petrokimia

Jika harga crude oil terus naik, biaya produksi dan transportasi di berbagai sektor juga berpotensi meningkat, yang pada akhirnya bisa memicu tekanan inflasi di banyak negara.

Kondisi ini membuat negara-negara konsumen energi, terutama di Asia, mulai berlomba mengamankan pasokan energi alternatif.

Bahkan, sejumlah kapal pengangkut gas alam cair yang sebelumnya menuju Eropa dilaporkan mulai berbalik arah menuju pasar Asia karena permintaan yang meningkat.

Respons Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi lonjakan harga minyak dengan mengatakan bahwa kenaikan harga jangka pendek merupakan konsekuensi dari upaya menekan ancaman nuklir Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kenaikan harga energi tersebut merupakan “harga kecil yang harus dibayar” untuk memastikan stabilitas keamanan jangka panjang.

Namun di dalam negeri Amerika Serikat, kenaikan harga crude oil juga menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga bahan bakar bagi masyarakat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putri: Duo Megawati Hangestri dan Irina Voronkova Tak Terbendung!

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026, Putri: Duo Megawati Hangestri dan Irina Voronkova Tak Terbendung!

Top Skor Pertandingan Grand Final Proliga 2026 laga kedua dari sektor putri yang kembali mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska Plus Indonesia
KPK Soroti Lemahnya Penegakan Hukum atas Pelanggaran Pemilu, Potensi Suap Jadi Alarm Keras

KPK Soroti Lemahnya Penegakan Hukum atas Pelanggaran Pemilu, Potensi Suap Jadi Alarm Keras

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penegakan hukum atas pelanggaran yang terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu masih lemah dan belum optimal.
Kadis LH Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Sampah TPST Bantar Gebang, DPRD: Tidak Boleh Berhenti di Proses Hukum

Kadis LH Ditetapkan Tersangka Kasus Longsor Sampah TPST Bantar Gebang, DPRD: Tidak Boleh Berhenti di Proses Hukum

Anggota DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak merespons kelanjutan longsor sampah di TPST Bantar Gebang, yang saat ini sudah ke tahap penetapan tersangka.
Eks Pelatih Timnas Putri Indonesia Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi

Eks Pelatih Timnas Putri Indonesia Bawa Al Nassr Juara Liga Arab Saudi

Rudy Eka Priyambada, eks pelatih Timnas Putri Indonesia, bawa Al Nassr Putri juara Saudi Women's Premier League 2025-2026 untuk keempat kalinya secara beruntun.
Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Ini Debut di Timnas Indonesia saat AFF 2026

Bung Ropan Mulai Curiga, Jangan-jangan John Herdman akan Panggil Striker Ini Debut di Timnas Indonesia saat AFF 2026

Bung Ropan mulai mencurigai John Herdman akan memanggil striker ini ke Timnas Indonesia. Jika benar, maka akan menjadi debut bagi striker tersebut di Timnas.
Tak Cuma Dean Zandbergen, VVV-Venlo Punya 1 Lagi Pemain Keturunan yang Siap Bela Timnas Indonesia: Garuda OWT Dapat Professor Baru

Tak Cuma Dean Zandbergen, VVV-Venlo Punya 1 Lagi Pemain Keturunan yang Siap Bela Timnas Indonesia: Garuda OWT Dapat Professor Baru

VVV-Venlo ternyata tidak hanya memiliki Dean Zandbergen sebagai pemain keturunan. Klub Belanda itu juga punya satu nama lain buat jadi pilar Timnas Indonesia.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT