GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Menguat Pagi Ini ke Rp16.886 per Dolar AS, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia?

Rupiah menguat pagi ini ke Rp16.886 per dolar AS. Apakah penguatan rupiah menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia? Ini analisisnya.
Selasa, 10 Maret 2026 - 09:50 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar AS.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah menguat pagi ini pada pembukaan perdagangan Selasa (10/3/2026). Mata uang Garuda tercatat menguat 63 poin atau 0,37 persen menjadi Rp16.886 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp16.949 per dolar AS.

Penguatan rupiah menguat pagi ini juga tercermin dari data pasar yang menunjukkan rupiah dibuka di sekitar Rp16.830 per dolar AS, atau terapresiasi sekitar 0,62 persen. Pergerakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena sehari sebelumnya rupiah sempat mengalami tekanan cukup kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada perdagangan Senin (9/3/2026), rupiah bahkan sempat melemah hingga Rp16.990 per dolar AS, mendekati level psikologis Rp17.000 per dolar AS. Namun pada penutupan perdagangan, rupiah berhasil memangkas pelemahan dan berakhir di Rp16.935 per dolar AS.

Dengan kondisi rupiah menguat pagi ini, pelaku pasar mulai melihat adanya peluang stabilisasi mata uang nasional setelah sempat tertekan oleh sentimen global.

Pelemahan Dolar AS Dorong Rupiah Menguat

Salah satu faktor utama yang mendorong rupiah menguat pagi ini adalah melemahnya indeks dolar Amerika Serikat.

Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, tercatat berada di level 98,860 pada pukul 09.00 WIB atau turun sekitar 0,32 persen.

Pelemahan dolar AS ini memberikan ruang bagi penguatan berbagai mata uang dunia, termasuk rupiah. Ketika dolar melemah, mata uang negara berkembang biasanya memiliki peluang untuk menguat karena tekanan terhadap pasar keuangan global berkurang.

Bagi Indonesia, kondisi rupiah menguat pagi ini menjadi perkembangan positif di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

Ketegangan Global Mulai Mereda

Faktor lain yang turut mempengaruhi rupiah menguat pagi ini adalah meredanya kekhawatiran investor terhadap konflik geopolitik di Timur Tengah.

Sebelumnya, pasar global sempat diguncang oleh meningkatnya ketegangan perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Konflik tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia serta mendorong investor beralih ke aset yang dianggap aman, seperti dolar AS.

Namun kekhawatiran tersebut mulai mereda setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dalam wawancara dengan media internasional bahwa perang melawan Iran dinilai sudah “sangat tuntas”.

Pernyataan tersebut sedikit menenangkan pasar global dan membuat investor mulai mengurangi kepemilikan dolar AS. Kondisi ini ikut membuka peluang bagi mata uang lain untuk menguat, termasuk rupiah.

Karena itu, penguatan rupiah menguat pagi ini juga dipengaruhi oleh perubahan sentimen global yang mulai membaik.

Apakah Rupiah Menguat Pagi Ini Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat?

Penguatan rupiah menguat pagi ini sering kali dianggap sebagai indikator positif bagi ekonomi suatu negara. Nilai tukar yang stabil atau menguat dapat mencerminkan kepercayaan investor terhadap kondisi ekonomi dan stabilitas keuangan domestik.

Namun para pelaku pasar menilai penguatan rupiah menguat pagi ini belum tentu menjadi sinyal kuat pertumbuhan ekonomi jika tidak diikuti oleh data fundamental yang solid.

Saat ini investor masih menunggu sejumlah indikator ekonomi domestik untuk melihat arah perekonomian Indonesia, terutama data konsumsi masyarakat.

Investor Menunggu Data Penjualan Ritel Indonesia

Salah satu data yang dinanti pasar adalah Indeks Penjualan Riil (IPR) Indonesia untuk periode Januari 2026. Data ini penting karena mencerminkan kekuatan daya beli masyarakat, yang merupakan salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Bank Indonesia sebelumnya mencatat IPR tumbuh 3,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Desember 2025. Capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor ritel masih mengalami ekspansi selama delapan bulan berturut-turut.

Pertumbuhan tersebut antara lain didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan menjaga konsumsi domestik tetap kuat.

Namun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, pertumbuhan tersebut sebenarnya mengalami perlambatan. Pada November 2025, Indeks Penjualan Riil tercatat tumbuh 6,3 persen yoy, jauh lebih tinggi dibandingkan Desember.

Perlambatan tersebut menjadi sinyal bahwa meski konsumsi masyarakat masih tumbuh, kecepatannya mulai melandai.

Rupiah Menguat Pagi Ini Masih Bergantung pada Sentimen Pasar

Dengan kondisi rupiah menguat pagi ini, pasar keuangan Indonesia mendapat sentimen positif dalam jangka pendek. Namun arah pergerakan rupiah ke depan masih sangat dipengaruhi oleh dinamika global dan data ekonomi domestik.

Jika data konsumsi dan indikator ekonomi lain menunjukkan hasil yang kuat, maka penguatan rupiah menguat pagi ini dapat berlanjut dan menjadi sinyal kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan perlambatan, rupiah berpotensi kembali mengalami tekanan.

Karena itu, penguatan rupiah menguat pagi ini masih perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas, baik dari sisi kondisi global maupun fundamental ekonomi Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Minyak Tembus US$100, Menkeu Purbaya Tahan Rem Revisi APBN: Kalau Belum Pasti, Jangan Ubah Anggaran

Harga Minyak Tembus US$100, Menkeu Purbaya Tahan Rem Revisi APBN: Kalau Belum Pasti, Jangan Ubah Anggaran

Menkeu Purbaya menyampaikan pemerintah masih perlu memastikan arah pergerakan harga minyak global sebelum mengambil keputusan strategis yang berdampak besar pada APBN.
Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara, Dalami Soal Ini

Ketum PP Japto Soerjosoemarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi Batu Bara, Dalami Soal Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno, Selasa (10/3/2026) terkait kasus Rita Widyasari.
Dua Kargo Pertamina Terjebak di Teluk Arab, Menteri ESDM Bahlil: Negosiasi Hampir Tuntas

Dua Kargo Pertamina Terjebak di Teluk Arab, Menteri ESDM Bahlil: Negosiasi Hampir Tuntas

Dua kapal tanker yang membawa kargo terkait Pertamina dilaporkan masih tertahan di kawasan Teluk Arab setelah situasi keamanan di sekitar Selat Hormuz memanas.
3 Pemain Keturunan Grade A Ini Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Ronald Koeman Siap Bajak ke Timnas Belanda?

3 Pemain Keturunan Grade A Ini Tak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series, Ronald Koeman Siap Bajak ke Timnas Belanda?

3 pemain keturunan ini berpotensi direbut Timnas Belanda dari Timnas Indonesia usai tak dipanggil John Herdman di FIFA Series. Ronald Koeman siap memanggil?
Kasalahan Strategi Disebut-sebut jadi Biang Kerok Ferrari Gagal Menangkan F1 GP 2026, Fred Vasseur Langsung Beri Pembelaan

Kasalahan Strategi Disebut-sebut jadi Biang Kerok Ferrari Gagal Menangkan F1 GP 2026, Fred Vasseur Langsung Beri Pembelaan

Tim asal Italia, Ferrari, mendapat sorotan setelah gagal meraih kemenangan pada balapan utama F1 GP Australia 2026 yang berlangsung pada akhir pekan kemarin.
Pemerintah Pastikan Subsidi BBM Aman Jelang Idulfitri Meski Harga Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel

Pemerintah Pastikan Subsidi BBM Aman Jelang Idulfitri Meski Harga Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel

Pemerintah pastikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) tetap aman jelang Idulfitri meski harga minyak dunia melonjak akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Trending

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Gara-gara Jay Idzes dan Emil Audero, Garuda Calling Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia

Pemanggilan Jay Idzes dan Emil Audero ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menarik perhatian media Italia. Simak selengkapnya.
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Trump Klaim Perang dengan Iran Segera Berakhir: Kami Menang Telak

Trump Klaim Perang dengan Iran Segera Berakhir: Kami Menang Telak

Trump menyatakan pihaknya merasa unggul dalam operasi militer yang sedang berlangsung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT