News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ekonom Desak Pemerintah Perkuat Insentif Kendaraan Listrik

Ekonom desak pemerintah perkuat insentif kendaraan listrik di tengah lonjakan harga minyak dunia dan gangguan pasokan global akibat konflik Timur Tengah.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:10 WIB
Ilustrasi Mobil Listrik
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik kembali memicu kekhawatiran terhadap ketahanan energi nasional. Dalam situasi ini, Kepala Ekonom Bank Permata, Joshua Pardede, menilai pemerintah perlu segera memperkuat insentif kendaraan listrik guna menekan ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Joshua, langkah ini menjadi semakin mendesak di tengah ketidakpastian pasokan energi global, terutama akibat konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak langsung pada distribusi minyak dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketergantungan BBM Jadi Sorotan di Tengah Krisis Energi

Joshua menegaskan bahwa Indonesia masih sangat bergantung pada BBM, sehingga gejolak harga minyak global berpotensi memberi tekanan besar terhadap ekonomi nasional.

“Dalam kondisi seperti ini, mengurangi ketergantungan pada BBM menjadi semakin mendesak. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memperkuat insentif pembelian kendaraan listrik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gangguan geopolitik di Timur Tengah membuat jalur distribusi energi global kembali terganggu, khususnya di Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital pengiriman minyak dunia.

Selat Hormuz Jadi Kunci, Pasokan Minyak Global Terganggu

Selat Hormuz memainkan peran penting dalam rantai pasok energi global. Pada 2024, aliran minyak melalui jalur tersebut mencapai sekitar 20 juta barel per hari atau setara 20% dari total konsumsi minyak dunia.

Namun, pada Maret 2026, kondisi berubah drastis. Gangguan geopolitik menyebabkan pasokan minyak global turun hingga sekitar 8 juta barel per hari.

Situasi ini turut mendorong harga minyak mentah dunia, di mana minyak Brent tercatat masih berada di kisaran 108 dolar AS per barel per 27 Maret 2026.

Kenaikan harga tersebut berpotensi meningkatkan beban subsidi energi serta memicu tekanan inflasi di dalam negeri.

Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Efektif

Joshua menilai kebijakan insentif kendaraan listrik yang telah diterapkan pemerintah sebelumnya terbukti efektif dalam mendorong pertumbuhan pasar.

Salah satu contohnya adalah kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah pada 2025 untuk mobil listrik roda empat tertentu dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) minimal 40%.

Kebijakan tersebut berlaku hingga Desember 2025 dan dinilai berhasil mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Insentif tersebut efektif dalam mendorong pembentukan pasar kendaraan listrik sekaligus mempercepat pengembangan industri,” jelasnya.

Penjualan Mobil Listrik Tumbuh di Tengah Pasar Lesu

Menariknya, pertumbuhan kendaraan listrik justru terjadi di tengah perlambatan pasar otomotif nasional.

Pada 2025, pasar otomotif Indonesia mengalami kontraksi sekitar 10%. Namun, penjualan kendaraan listrik justru menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer), penjualan mobil listrik mencapai:

  • 82.525 unit (Januari–November 2025)

  • Total pasar kendaraan nasional: 710.084 unit

  • Pangsa pasar kendaraan listrik: 11,62%

Data tersebut menunjukkan bahwa insentif pemerintah memiliki peran besar dalam mendorong minat masyarakat terhadap kendaraan listrik.

Risiko Melambat Tanpa Insentif Baru

Meski menunjukkan tren positif, Joshua mengingatkan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik berpotensi melambat jika tidak ada kebijakan lanjutan dari pemerintah.

Menurutnya, harga kendaraan listrik yang relatif tinggi masih menjadi kendala utama bagi konsumen, sehingga insentif tetap diperlukan, terutama pada tahap awal pengembangan pasar.

“Tanpa stimulus baru, pasar kendaraan listrik memang berisiko melambat,” ujarnya.

Usulan Insentif Lebih Tepat Sasaran

Joshua menegaskan bahwa solusi terbaik bukan kembali ke subsidi besar-besaran, melainkan merancang insentif yang lebih tepat sasaran.

Beberapa skema insentif yang dinilai efektif antara lain:

  • Insentif untuk kendaraan dengan TKDN tinggi

  • Dukungan bagi pembeli pertama kendaraan listrik

  • Stimulus untuk armada dengan penggunaan intensif (seperti transportasi umum atau logistik)

Pendekatan ini dinilai lebih efisien dalam mendorong pertumbuhan industri sekaligus menjaga beban fiskal tetap terkendali.

Momentum Percepat Transisi Energi

Kenaikan harga minyak dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat transisi energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan memperkuat insentif kendaraan listrik, pemerintah tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap BBM, tetapi juga mendorong kemandirian energi nasional dalam jangka panjang.

Selain itu, pengembangan kendaraan listrik juga berpotensi menciptakan ekosistem industri baru, mulai dari manufaktur hingga infrastruktur pengisian daya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun

ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun

ANTAM menyerap 9 ton emas dari Freeport Indonesia hingga Agustus 2026. Langkah ini memperkuat rantai pasok domestik di tengah kontribusi bisnis emas mencapai 80 persen penjualan.
Bocor Gaya Liburan Megawati Hangestri di Korea, Pevoli Asal Jember Ini Diam-Diam Lengket dengan Pemain Muda Hyundai Hillstate

Bocor Gaya Liburan Megawati Hangestri di Korea, Pevoli Asal Jember Ini Diam-Diam Lengket dengan Pemain Muda Hyundai Hillstate

Pevoli andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, membeberkan sisi unik kehidupannya di luar lapangan hijau selama meniti karier di Liga Voli Korea Selatan
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 27 September 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 27 September 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 27 September 2027: Rezeki datang dari arah tak terduga. Ada zodiakmu?
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Ferrari Belum Menyerah Kejar Gelar Juara F1 2026? Fred Vasseur Tegaskan Mereka Belum Kembangkan Mobil untuk Musim Depan

Ferrari Belum Menyerah Kejar Gelar Juara F1 2026? Fred Vasseur Tegaskan Mereka Belum Kembangkan Mobil untuk Musim Depan

Ferrari belum mengalihkan seluruh fokus pengembangan mobil Formula 1 mereka menuju musim 2027 meski peluang meraih gelar F1 2026 semakin berat.
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT